.....apa saja yang terpikirkan,yang jadi perhatianku, kehidupanku, pengalaman(ku dan orang lain), apa yang kusukai, apa yang tidak kusuka,apa yang ingin kubagikan, apa yang menyentuhku,apa yang tidak ingin aku lupakan, yang menginspirasiku, yang menolongku, menguatkanku, dan berarti buatku.

Dan di atas segalanya, perjalananku bersama Yesusku, saat-saat aku belajar berjalan bersama-Nya, bergantung sepenuhnya kepada-Nya,menikmati pemeliharaan dan kasih-Nya yang sempurna atas hidupku.

Wednesday, January 11, 2012

Hari Ke-15:Bersihkan Dapur Anda dari Bahaya

Ayat Hapalan:
Ia serupa kapal-kapal saudagar, dari jauh ia mendatangkan makanannya.
Ia bangun kalau masih malam, lalu menyediakan makanan untuk seisi rumahnya, dan membagi-bagikan tugas kepada pelayan-pelayannya perempuan.
Amsal 31:14-15

Bacaan Alkitab: Amsal 31:14-15

Bacaan Alk itab hari ini sama dengan ayat hapalan untuk seminggu ini ^^
Entah kenapa judul renungan hari ini Bersihkan Dapur Anda dari Bahaya, menurutku rada gak nyambung. Iya sih, ngerti maksudnya Donna (pengarang buku ini), kalo seorang istri yang cakap menyediakan makanan yang berkualitas buat keluarganya, bukan sembarangan makanan, mis:makanan instant yang kita tahu lebih banyak bahayanya. Walopun dengan susah payah dan pengorbanan, dia mengusahakan yang terbaik bagi keluarganya.

Tapi, saat membaca ayat-ayat di atas, kesan pertama yang kudapat, istri yang cakap IS A GOOD MANAGER, hahahahahaha ^^ *aneh kamu Meg*

Serius nih, jadi teringat pelajaran zaman kuliah dulu. Seorang manajer di perusahaan ato kepala produksi tuh kan tugasnya mengatur segala yang berkaitan dengan bidangnya. Dan mereka gak bisa lepas dari yang namanya penjadwalan. Dan kalo bacaan hari  ini mengenai bagaimana si istri yang cakap menyediakan makanan bagi seisi rumahnya, pastinya dia manajer yang baik, liat aja gimana dikatakan dia bangun kalau masih malam. Wah, harus bisa ngatur waktu tuh dia kapan menyiapkan masakannya, kapan memasaknya, supaya keluarganya bisa menikmati masakannya. Belum lagi gimana dibilang dia membagikan tugas kepada pelayan-pelayannya. Bukankah manajer juga seperti ini ^^’ Jadi, kalo mau jadi wanita yang cakap, aku harus berlatih menjadi manajer dunk, gkgkgkgkgk.

Review zaman kuliah dulu, manajer adalah seseorang yang memiliki kemampuan memanajemen. Nah, manajemen ni (kalo kagak salah) berkaitan dengan MANAGE alias mengatur. Apa aja yang diatur? Apa tugas seorang manajer? Seenggaknya ada 4 metode yang harus diperhatikan, dikenal sebagai siklus PDCA.

P-Plan (Perencanaan)
Apa yang perlu dilakukan? Apa yang harus dilakukan? Buatlah skala prioritas, supaya kita tidak melewatkan hal-hal yang gak penting. Pertanyaan 5 W 1 H, gak Cuma menolong kita dalam pemahaman Alkitab. Tapi juga dalam hal perencanaan. Tanyakan pada diri sendiri:
What-Apa saja yang harus dikerjakan. Buatlah daftar. Ini menolong banget, supaya tidak ada tugas dan tanggung jawab yang terlewatkan. Seringkali urusan yang penting kita lupakan karena ada urusan yang terlihat genting.
Why-Alasan mengapa kita mengerjakan sesuatu akan menolong kita menentukan skala prioritas dalam setiap area yang harus kita kerjakan.
When-Setelah tahu skala prioritas, tentunya kita tau hal mana yang perlu dikerjakanlebih dulu, mana yang belakangan.
Who-Siapa yang harus mengerjakannya. Terkadang ada hal-hal yang dapat kita delegasikan ke orang lain, ada kebutuhan-kebutuhan yang memerlukan kerjasama dari orang lain untuk menyelesaikannya.
Where-Dimana kita mengerjakan hal tersebut atau kemana kita menyelesaikan urusan tersebut perlu kita rencanakan.
How-Bagaimana kita mengerjakannya

D-Do (Lakukan)
Segala perencanaan tinggal rencana kalo gak dilakukan, gak ada gunanya. Makanya kalo dah buat rencana, lakukan! Jangan menunda-nunda. At least, kalo dah dilakukan, kita akan melihat hasilnya.

C-Check (Evaluasi)
Hasil dari apa yang telah kita lakukan perlu dievaluasi, apakah hasilnya sudah sesuai dengan yang diharapkan.

A-Act(Tindaklanjuti)
Hasil evaluasi akan membawa kita kembali pada perencanaan. Apabila hasil dirasa sudah baik, kita kemungkinan merencanakan akan melakukan hal yang sama. Namun bila hasil kurang memuaskan, tentunya kita akan membuat perencanaan yang berbeda. Nah, kalo kita ingin meningkatkan hasil, tentunya kita akan membuat perencanaan lain. Saat rencana dibuat lagi, maka siklus di atas akan berulang.




Huahahahahaha, aneh juga kalo dipikir, baca ayat Alkitab jadi ingat sama pelajaran kuliah ^^’

Kalo di tuh buku sih, tindakan praktisnya adalah membersihkan dapur, membuang bahan-bahan di dapur dan barang-barang di dapur yang sudah gak digunakan dalam waktu lama. Dan, aku tidak bisa melakukannya, ya iya lah....wong aku tinggal bareng tanteku, masa aku mau membuang barang-barangnya. Mau minta diusir apa aku? :p

Kasongan,  11 Januari 2012
-Mega Menulis-


No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah mampir, silakan tinggalkan komentar ya.

Mazmur 13

Mazmur 13 Scripture Mazmur 13:6 (TB)  (13-6b) Aku mau menyanyi untuk TUHAN, karena Ia telah berbuat baik kepadaku.  Observation Ya. Tuhan ga...