.....apa saja yang terpikirkan,yang jadi perhatianku, kehidupanku, pengalaman(ku dan orang lain), apa yang kusukai, apa yang tidak kusuka,apa yang ingin kubagikan, apa yang menyentuhku,apa yang tidak ingin aku lupakan, yang menginspirasiku, yang menolongku, menguatkanku, dan berarti buatku.

Dan di atas segalanya, perjalananku bersama Yesusku, saat-saat aku belajar berjalan bersama-Nya, bergantung sepenuhnya kepada-Nya,menikmati pemeliharaan dan kasih-Nya yang sempurna atas hidupku.

Thursday, June 7, 2012

Mendoakan Mereka yang Bekerja di Pemerintahan


“Jadi PNS enak ya, magabut”.
“PNS tu kerjaannya Cuma datang, duduk, ngobrol-ngobrol, nonton TV, pulang deh...”
“PNS kan kerjaannya nyantai aja ya, ga kayak swasta”.
“Banyak tuh PNS pas jam kerja malah keliaran di luar kantor”.
“PNS ma gak bisa kerjaaaa...”

Buanyak suara miring tentang PNS yang aku dengar, dan sebagai PNS, awalnya aku cuek aja, toh aku gak gitu, pikirku (serius Meg? Hahahahaha ^^’). Tapi beberapa hari lalu mendengar seorang kawanku mengucapkan hal itu LANGSUNG ke aku ternyata menyakitkan juga ya, agak-agak perih gimanaaaaa...gituuuu....T_T Aku tahu dia bercanda, tapi kok tetep aja rasanya ‘deg’ gitu, pengen banget rasanya teriak,”Aku gak gituuuuuuu....!!!”.

Dan saat aku nulis alinea di atas, ada suara nurani yang bertanya:
Serius Meg? Kok jam kerja ini kamu malah nulis...? Sama aja kamu korupsi waktu.
*sigh* Iya ya...Tapi kan aku gak selalu gitu, terkadang aja, kalo pas gak ada kerjaan. Orang lain lebih parah tuh. Aku gak salah kan?
Gak ada suara lagi. Tapi aku jadi merasa bersalah banget. Ternyata aku sama aja yaaa..... T_T Emang sih, gak selalu gitu, tapi ternyata sama aja ya....Hiks. Tobat Meg....!

Well, actually, waktu itu aku beneran ngomong,”Aku gak gituuuuuuu....!!!” sama kawanku, tapi gak dengan teriak :p Trus langsung deh tuh kawan meralat dan bilang,”Iyaaaa....kecuali Mega”, dan aku ngakak, rupanya kawanku masih ingin memiliki bagian tubuh yang lengkap, hohohohohoho, sadisssss...^^V Dan  sewaktu dia ngomong gitu, aku mulai khotbah, ngeluarin apa yang aku rasain.

Iyo, emang banyak sih PNS yang gitu, aku akui itu, kadang juga aku nyantai pas gak ada yang dikerjain. Tapi ada lah PNS yang ngga gitu, biarpun jumlahnya pasti jauh lebih sedikit daripada yang kayak gitu. Masi ada kok yang bekerja ^^ Sebagai orang yang kerja di pemerintahan, I know lah kalo PNS tu lebih paraaaahhhhhh dari yang dibilang orang-orang. Tapi blom bisa cerita buanyak sih tentang kehidupan per-PNS-an T_T But, we really need ur prays guys, please pray for us.

Sedikit cerita. Aku dua kali ikut tes CPNS dan GAGAL. Dulu sewaktu jaman kul, dunno why, Tuhan taruhkan kerinduan buat jadi berkat di pemerintahan. Karena melihat suatu kasus yang terjadi di jaman kuliah, seorang kenalanku yang Kristiani dan bekerja di pemerintahan tapi terlibat KKN, masuk bui pula. Hatiku terbakaarrrr, cieeeee....^^ Pengen banget kerja di pemerintahan, melakukan hal yang berbeda dengan mereka yang gak kenal Kristus, jadi kesaksian yang benar, dan someday suatu hari orang bakal tanya,”Kok kamu beda ya?”, then I will answer,”Coz I have Jesus in my life.”

Setelah dua kali gagal ikut tes, aku ditawari menjadi tenaga honor di sebuah dinas di kabupaten.Plus diiming-imingi, ntar kalo ada tes CPNS, bakal ada formasi yang disediakan buatku. Aku gak mengiyakan, karena dalam hati aku bergumul luar biasa. Gimana aku bisa jadi PNS yang bener kalo aku memulai dengan cara yang gak bener? Tawaran itu gak kujawab. Aku malah memutuskan mengikuti tes CPNS di kabupaten lain.Sewaktu itu rame terdengar isu kalo pasaran ‘harga’ dapat tes itu 60 juta. Gile ajeeee.....! Mending kalo ada duit segitu aku usaha apa kek, daripada jadi PNS, hahahahahahaha. Dan Puji Tuhan, aku dapat CPNS murni. Gak pake suap-menyuap, apalagi acara disuapin :p

Setelah jadi PNS aku melihat dan mengalami langsung kehidupan PNS tu piye...I can’t tell you everything here guys, but serious we are really need ur prays, khususnya anak-anak Tuhan yang bekerja di ladang ini. Saat kami mau melakukan hal yang benar, kami sering kali bersinggungan dengan yang namanya orang lain, pimpinan, kebiasaan dan sistem yang ada. Terkadang kalo dah gini, aku jadi super salut sama kehidupan Daniel yang berani gila-gilaan hidup kudus, apapun resikonya. Kalo diberhentikan ma aku siap, siap-siap cari kerjaan lain maksudnya. Hahahahhaha ^^V

Aku share dengan seorang kawan dan dia bilang,”Jangan bodoh Meg, kamu dah dapat kesempatan bekerja gini di pemerintahan, bersabarlah, turutin aja, gak selamanya posisimu di bawah, nanti waktu kamu di atas dan punya kuasa, barulah kamu bisa mulai menunjukkan kalo kamu mau melakukan yang benar.” Dan lagi-lagi aku mikir, jadiiii.....gimana kesaksianku bisa efektif kalo sekarang-sekarang aku melakukan yang gak benar, trus baru pas punya jabatan aku berlaku yang benar? Bah!! Bukannya aku malah jadi diketawain doang sama orang lain,”Munafik banget gak sih!”

Dan aku bingung.

O, iya....BENAR yang aku maksud di sini adalah hidup kudus yang sesuai FirTu ya....Bukan yang sekedar benar karena nurutin Panca Prasetya KORPRI ato benar karena tunduk pada kata pimpinan ato tunduk pada sistem dan kebiasaan yang salah!

Hmm.....sepertinya harus aku ganti kata yang tepat ya, mungkin lebih tepat aku pakai kata HIDUP KUDUS dibanding HIDUP BENAR ^^

Believe me, hidup kudus saat bekerja di pemerintahan ini gak gampang. Ralat, dimanapun gak gampang hidup kudus. Tapi kalo kita bekerja sendiri, pilihan untuk hidup kudus ato gak pun resikonya tanggung sendiri. Nah, kalo di pemerintahan, banyak lagi kaitannya, gak Cuma tentang kita. Tapi juga seringkali menyangkut orang lain. Sampai hari ini, aku mengakui aku hidup kudis, blom kudus. Seringkali menghibur diri dan bilang,”Semua orang melakukannya Meg. Ini bukan salahmu.”

Tapi tetap aja gak terhibur. Ingat banget pernah dapat kalimat gini, aku lupa persisnya:
Kebenaran adalah tetap kebenaran meskipun tidak ada seorang pun yang melakukan hal itu, dan suatu hal yang salah adalah tetap salah, meskipun semua orang melakukan hal itu.

Dipandang secara manusia sih, ada bagian yang sepertinya ‘sah-sah’ aja, tapi waktu aku melihat melalui kacamata Yesus (kalo Yesus punya kacamata ^^), aku tahu aku banyak melakukan kesalahan, aku banyak berbuat dosa. Saat aku datang dan mengaku dosa itu, Dia mengampuni, tapi kalo bolak-balik kayak penjahat kambuhan yang gak tobat-tobat, haissss......capek juga, malu pulak. Tapi kalo aku gak datang padaNya, aku gak tau lagi harus datang ke siapa untuk mendapatkan kelegaan. Gak ngerti lagi gimana. Jujur aja, aku takut, kalo suatu hari, aku dah terlalu terbiasa melakukan hal yang salah, aku dah gak merasakan apa-apa lagi, aku jadi mati rasa dan gak merasakan apapun. Aku gak mau.....T_T

Aku menuliskan ini bukan karena aku udah bener ato hidup kudus dalam dunia kerja. Boro-boro......Aku bergumul tiap harinya, sering kali kalah pula T_T Aku lemah. Terkadang ingin menyerah and quit. Jujur, pernah aku berdoa,”Please GOD,let someone take me out from here and marry me, jadi aku bisa kabur dari tempat ini...”. Hahahahaha, saking frustasinya coba....

So, pleaseeee......buat kawan-kawan yang bilang PNS gini-gitu, please pray  for us, para PNS ini, orang-orang yang bekerja di pemerintahan ini sangat membutuhkan doa kalian. Kalo selama ini kasus KKN merajalela, kalo banyak PNS yang kerjanya gak bener dan seenaknya, dan cuma makan gaji buta, kalo banyak anak Tuhan yang di pemerintahan gak jadi kesaksian, yang hidup gak kudus, mungkin karena kita gak pernah mendoakan mereka. Seandainya kawan-kawan punya waktu menudingkan jari ke PNS-PNS yang ada dan ngata-ngatain mereka, plissss.....berikan juga sedikit waktu kalian berdoa bagi kami.

Jujurlah.....Emang berapa banyak sih di antara kita yang dengan setia mendoakan orang-orang yang bekerja di pemerintahan?


Kasongan, 7 Juni 2012
-Mega Menulis-





Mazmur 13

Mazmur 13 Scripture Mazmur 13:6 (TB)  (13-6b) Aku mau menyanyi untuk TUHAN, karena Ia telah berbuat baik kepadaku.  Observation Ya. Tuhan ga...