.....apa saja yang terpikirkan,yang jadi perhatianku, kehidupanku, pengalaman(ku dan orang lain), apa yang kusukai, apa yang tidak kusuka,apa yang ingin kubagikan, apa yang menyentuhku,apa yang tidak ingin aku lupakan, yang menginspirasiku, yang menolongku, menguatkanku, dan berarti buatku.

Dan di atas segalanya, perjalananku bersama Yesusku, saat-saat aku belajar berjalan bersama-Nya, bergantung sepenuhnya kepada-Nya,menikmati pemeliharaan dan kasih-Nya yang sempurna atas hidupku.

Tuesday, August 14, 2012

Ini Rahasia Yaaaa.......



Hal-hal yang tersembunyi ialah bagi TUHAN, Allah kita, tetapi hal-hal yang dinyatakan ialah bagi kita dan bagi anak-anak kita sampai selama-lamanya, supaya kita melakukan segala perkataan hukum Taurat  ini.Ulangan 29:29


Hehehehe, baca  ayat itu, aku jadi ingat Raditya Dika. Tau Raditya Dika kan? Aku follow dia di twitternya, lumayanlah twitnya bikin senyum-senyum gak jelas terkadang. Dunno why, aku teringat seorang followernya yang ngetwit dan bilang gini ke Radit:Bang saya penggemar rahasiamu looo...
Dan dibalas gini sama Radit:Rupanya kamu belum tahu ya konsep rahasia yaa....
Hahahahaha, iya...ya...namanya rahasia, mosok ditwitkan gitu, seantero jagad tau dunk? *sigh*

Eniwei, gak Cuma kita lo yang punya rahasia,TUHAN punya juga rahasia looooo......
Kagak percaya?
Kadang aku tanya tentang sesuatu, kayak gini:
“Tuhan, apa sih maksudnya ayat ini,trus ayat itu, kok aku bingung yaaa...? Kok aku gak ngerti-ngerti yaaaa...???”
“Tuhan Yesus, kapan Kau datang lagi untuk kedua kalinya?”
 ”Tuhan, si XXXX (sensor :p) tu pasangan hidupku bukan yaaaa..?”
“Tuhan, Kau mau aku kerja di mana sih? Kok kadang aku merasa ini bukan tempatku?”
Atau.... “Tuhan, teman-teman dah pada merit nih, kok aku belum, kapan giliranku?Kapannn Tuhannnn....??? T_T ” (dengan agak drama gitu)
Bukan baru-baru aja lo aku tanya kayak gini, sudah dari zaman Adam (lebayyyy...) ^^’
Dan Tuhan gak langsung jawab pertanyaan-pertanyaanku itu, seringkali aku berharap Tuhan langsung menjawab setiap yang kutanyakan, ahhhh....seandainya demikian,nampaknya hidup jadi lebih mudah. Kenapa sih harus nanti-nanti Tuhan beri jawabanNya, kenapa gak sekarang aja to? Kalau aku tahu dari sekarang kan hidupku jadi lebih mudah *gak sabaran*

Kalo aku tahu kapan aku menikah, naaahhh...aku kan bisa mempersiapkan diri Tuhan. Begitu juga  kalau aku tahu siapa yang bakal jadi pasangan hidupku dari dulu, kan aku bisa menjaga diriku sejak sekarang dari godaan pria-pria yang bukan Kau maksudkan untukku (halaaaahhh...moksoooo.....)

Eh, Tuhan diem aja...Gak langsung jawab. Seolah-olah Dia merahasiakannya *sigh* Dulu aku pikir hal ini karena Tuhan belum berikan jawabannya aja, tapi pas ngebaca ayat di atas tadi, oh....rupanya emang ada yang Tuhan sembunyikan DENGAN SENGAJA, aihhhh...Kok gitu sih Tuhan? ^^’
Kenapa sih Tuhan, harus ada rahasia di antara kita?
Kenapa tidak Kau jawab apa yang aku tanyakan padaMu segera saat ini.
Whhyyyyy??? Whyyyy...???

Dan saat aku menanyakan ini sambil mokso, pengertian ini timbul....
Untuk segala sesuatu ada waktunya Meg, ada waktu untuk berdiam dan ada waktunya berbicara. Kalau sesuatu masih tersembunyi bagimu, berarti itu masih menjadi rahasia Tuhan, belum saatnya kamu tahu. Tuhan mau membuat kejutan buatmu Meg.Tuhan mau memberikan sesuatu yang baru buatmu, spesial buatmu, bukan seperti yang dimiliki orang lain. Kalo Tuhan gak merahasiakannya dulu darimu, gimana bisa Dia memenuhi janjiNya untuk memberikan apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: dan semua yang telah disediakan Allah untuk  yang mengasihi Dia. Bagaimana mungkin yang “TIDAK PERNAH” ini jadi milikmu kalau Tuhan gak merahasiakannya lebih dulu?

Tenang saja Meg, jangan tergesa-gesa, ada saatnya Tuhan akan menyatakan jawabanNya atas pertanyaan-pertanyaanmu. Mungkin tidak sekarang. Besok. Bulan depan. Tahun depan. Siapa yang tahu? Dan bahkan jika Dia tidak menyatakan jawabanNya bagimu, mungkin karena kamu tidak perlu mengetahuinya. Itu rahasiaNya. Itu milikNya, bukan dimaksudkan untuk kau ketahui ^^

Seorang sahabatku tahun lalu menikah dengan kawan sekelas kami sewaktu SMA. Well, aku berani bertaruh, sewaktu SMA dia tidak pernah membayangkan akan menikahi pria ini. Mereka berteman biasa, tidak akrab sama sekali, jarang ngobrol pula, hobi berbeda, lingkaran pergaulan yang berbeda. Dannnn....apa yang TIDAK PERNAH timbul dalam hatinya ini diberikan Tuhan padanya, pria ini menjadi suaminya \(“,)/

Baiklah, TUHAN, silahkan saja Tuhan merahasiakan yang perlu Kau rahasiakan dariku, aku relaaaa........ \(“,)/ *emang kalo gak rela kamu mau ngapain Meg? :p*


Kasongan, 14 Agustus 2012
-Mega Menulis-

Yeremia 26

Yesaya 26:1-13 Scripture Yesaya 26:12 (TB)  Ya TUHAN, Engkau akan menyediakan damai sejahtera bagi kami, sebab segala sesuatu yang kami kerj...