.....apa saja yang terpikirkan,yang jadi perhatianku, kehidupanku, pengalaman(ku dan orang lain), apa yang kusukai, apa yang tidak kusuka,apa yang ingin kubagikan, apa yang menyentuhku,apa yang tidak ingin aku lupakan, yang menginspirasiku, yang menolongku, menguatkanku, dan berarti buatku.

Dan di atas segalanya, perjalananku bersama Yesusku, saat-saat aku belajar berjalan bersama-Nya, bergantung sepenuhnya kepada-Nya,menikmati pemeliharaan dan kasih-Nya yang sempurna atas hidupku.

Wednesday, December 13, 2017

Amsal 12, Yeremia 39

Yeremia 39:4 (TB)  Melihat mereka semuanya maka Zedekia, raja Yehuda, dengan semua tentara melarikan diri, meninggalkan kota itu pada waktu malam dengan mengambil jalan taman raja, dengan melalui pintu gerbang antara kedua tembok; kemudian mereka berjalan menuju Araba-Yordan.

Yeremia sudah menubuatkan apa yang terjadi dan meminta Zedekia menyerahkan diri kepada Nebukadnezar tapi Zedekia malah kabur. Well, manusiawi sih ya, secara, musuh datang, siapa sih yang gak kabur. Tapiiii.... Tuhan sudah kasih tahu lo melalui Yeremia apa yang akan terjadi, kok Zedekia gak mau nurut Tuhan sih.

Seringkali kita gak percaya sama Tuhan dan mengandalkan kekuatan sendiri sama seperti Zedekia. Kita dah tahu nih Tuhan maunya apa, Tuhan dah bilang maunya apa, tapi ya tetap aja ujung-ujungnya memilih melakukan maunya kita. Padahal dah dikasih tahu akibatnya apa.Ya ga papa sih, tapi tanggung sendiri akibatnya.

Jadi ingat kutipan seperti ini:
Ada dua macam orang, yang pertama berkata adalah orang yang berkata sama Tuhan, "Jadilah kehendakMu" dan orang kedua adalah orang yang kepadanya Uhan berkata, "Kalau begitu, jadilah kehendakmu".
Mau pilih yang mana Meg?

🙏Tuhan, aku mau melakukan kehendakMu, jadilah kehendakMu. Amin

Amsal 12:18 (TB)  Ada orang yang lancang mulutnya seperti tikaman pedang, tetapi lidah orang bijak mendatangkan kesembuhan.

Tikaman pedang akan melukai, menyakiti, bahkan meninggalkan bekas kalau ditusuk semakin dalam. Setiap hari aku dihadapkan pada kesempatan mau menggunakan mulutku untuk melukai atau memberi kesembuhan. Aku memilih memberikan kesembuhan.

Kemarin aku mengajukan cuti tahunan, ternyata gara-gara siang hari staf yang mengurus cutiku gak masuk, cutiku tertunda. Lah, aneh aja, dah tahu ada orang berurusan masa dia seenaknya gak masuk, surat cutiku di dia pula. Masa dia gak lihat kalau tanggalnya dah mepet. Aku ada keperluan makanya mengurus cuti. Aku sudah mau marah-marah dan komplain ke bosnya, tapi aku belajar menahan mulutku. Hari ini aku akan bertemu staf itu, dah berencana mau negur (baca:ngomel) tapi dah diingatkan duluan sama Tuhan pakai ayat ini. Lol. Aku mau menegur dengan kasih, bukan untuk melukai.

Kasongan,  12 Desember 2017
-Mega Menulis-

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah mampir, silakan tinggalkan komentar ya.

2 Raja-Raja 13-14

2 Raja-raja 13 Scripture 2 Raja-raja 13:11 (TB)  Ia melakukan apa yang jahat di mata TUHAN. Ia tidak menjauh dari segala dosa yang disuru...