.....apa saja yang terpikirkan,yang jadi perhatianku, kehidupanku, pengalaman(ku dan orang lain), apa yang kusukai, apa yang tidak kusuka,apa yang ingin kubagikan, apa yang menyentuhku,apa yang tidak ingin aku lupakan, yang menginspirasiku, yang menolongku, menguatkanku, dan berarti buatku.

Dan di atas segalanya, perjalananku bersama Yesusku, saat-saat aku belajar berjalan bersama-Nya, bergantung sepenuhnya kepada-Nya,menikmati pemeliharaan dan kasih-Nya yang sempurna atas hidupku.

Friday, December 15, 2017

Amsal 15, Yeremia 42

Amsal 15:33 (TB)  Takut akan TUHAN adalah didikan yang mendatangkan hikmat, dan kerendahan hati mendahului kehormatan.

Kemaren ngepoin IGnya ci Lia, khususnya yang berhastag #jurnalbermaindanbelajar,  senang banget melihat bagaimana Ci Lia mendidik anaknya dalam berbagai hal, dari ketaatan, mengasihi, menghargai uang,  homeschoolingnya, dll. Benar-benar terinspirasi deh. Sampai-sampai aku mikir, pengen deh ngerasain jadi anaknya Ci Lia supaya dapat teladannya langsung.Lol. Lalu aku mikir, darimana ya Ci Lia terinspirasi melakukan berbagai hal kayak gini terlintas banyak hal dari teman-teman atau komunitasnya,  dari belajar,  membaca buku, cari pengetahuan di internet dll. Nah, hari ini Tuhan bukakan kalau takut akan Tuhan adalah kuncinya.

Takut akan Tuhan adalah didikan yang mendatangkan hikmat. Dibanding hal-hal teknis yang bisa dilihat dan ditiru, jauh lebih penting menjadi orang tua yang takut akan Tuhan, dari sini Tuhan yang akan berikan didikan dan hikmat ke kita bagaimana mengasihi anak, menghadapi dan mengajar mereka. Bagaimana bisa hidup dalam takut akan Tuhan kalau ga punya hubungan yang dekat sama Tuhan. Menjadi orang tua harusnya membuat kita makin mendekat sama Tuhan karena tanpa Tuhan kita gak akan bisa memberikan yang terbaik bagi anak-anak kita. Didikan yang mendatangkan hikmat datangnya hanya dari Tuhan.

Yeremia 42:13 (TB)  Tetapi jika kamu tidak mau mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dengan mengatakan: Kami tidak mau tinggal di negeri ini!,

Lebih baik tinggal di tempat yang Tuhan inginkan kita berada sesulit apapun keadaannya, seburuk apapun yang harus kita alami daripada pergi ke tempat lain. Terkadang kita mokso pengen ke sana dan ke sini tanpa mau tahu Tuhan maunya apa, atau dalam bacaan hari ini, yang dilakukan orang Israel dan Yehuda yang meminta Yeremia tanya Tuhan maunya apa eh begitu dah tahu dilakukan pun ngga. Duh. Emang mereka gak ingat ya kalau Tuhan tahu dan selalu tahu apa yang ada di hati mereka. Apa mereka gak ngeri ya kalau Tuhan murka. Lebih baik hanya tahu satu kehendak Tuhan dan taat dibandingkan tahu banyak tapi ga pernah taat.

👉 Tuhan, jangan biarkan aku hanya ingin tahu kehendakMu apa dalam hidupku tanpa disertai keinginan menaatiMu. Amin.

Kasongan,  15 Desember 2017
-Mega Menulis-

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah mampir, silakan tinggalkan komentar ya.

2 Raja-Raja 13-14

2 Raja-raja 13 Scripture 2 Raja-raja 13:11 (TB)  Ia melakukan apa yang jahat di mata TUHAN. Ia tidak menjauh dari segala dosa yang disuru...