.....apa saja yang terpikirkan,yang jadi perhatianku, kehidupanku, pengalaman(ku dan orang lain), apa yang kusukai, apa yang tidak kusuka,apa yang ingin kubagikan, apa yang menyentuhku,apa yang tidak ingin aku lupakan, yang menginspirasiku, yang menolongku, menguatkanku, dan berarti buatku.

Dan di atas segalanya, perjalananku bersama Yesusku, saat-saat aku belajar berjalan bersama-Nya, bergantung sepenuhnya kepada-Nya,menikmati pemeliharaan dan kasih-Nya yang sempurna atas hidupku.

Wednesday, February 14, 2018

Amsal 14, Kisah Para Rasul 14

Kisah Para Rasul 14:3 (TB)  Paulus dan Barnabas tinggal beberapa waktu lamanya di situ. Mereka mengajar dengan berani, karena mereka percaya kepada Tuhan. Dan Tuhan menguatkan berita tentang kasih karunia-Nya dengan mengaruniakan kepada mereka kuasa untuk mengadakan tanda-tanda dan mujizat-mujizat.

Alasan Paulus dan Barnabas mengajar dengan berani adalah karena mereka PERCAYA KEPADA TUHAN.  Padahal sebenarnya mereka punya alasan untuk takut, bayangkan saja, mereka harus mengajar di depan orang-orang yang gak mengenal Tuhan, bahkan di antaranya ada orang-orang Yahudi yang sejak awal menolak mereka. Mereka bisa saja dibunuh. Tapi nyatanya kepercayaan mereka kepada TUHAN membuat mereka tetap berani. Mereka tidak mundur. Mereka tidak melewatkan tempat itu dari memberitakan injil. Mungkin pengalamannya memberitakan Injil di berbagai tempat yang dipenuhi orang yang menolak dia yang bisa membuat Paulus nantinya berkata kalau baginya hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan. Bahkan kematian pun gak menakutkan lagi baginya.

Dari kisah ini aku belajar kalau saat-saat kita takut seharusnya menjadi saat kita semakin menguatkan kepercayaan kita kepada Tuhan. Percaya kepada Tuhan seharusnya memberikan keberanian kepada kita. Kenapa? Karena kita tahu kepada siapa kita percaya! Tuhan adalah Allah yang dapat dipercaya. Sekalipun terjadi hal yang tak kita inginkan, kita tahu kalau gak ada yang di luar izin Tuhan. Apapun yang terjadi pada kita, kita percaya rancangan Tuhan gak pernah gagal.

Saat ini aku mengakui masih takut, mendekati hari kelahiran aku belum juga pindah kantor. Rumah belum dapat. Padahal waktunya semakin dekat. Perut semakin besar dan mulai sering terasa kencang, urusan kepindahan tergantung orang lain. Duh, gak terbayangkan masih harus bolak-balik Palangka-Kasongan, lapor sana lapor sini,melengkapi ini itu dalam keadaan perut yang kencang. Fiuh.... Tapiiiii...Walaupun aku punya banyak alasan untuk takut, aku mau  memilih percaya sama Tuhan. Tuhanku bisa dipercaya. Dalam kelemahanku, kuasa Tuhan akan terasa sempurna. Aku percaya ya Tuhan. Amin.

Amsal 14:26 (TB)  Dalam takut akan TUHAN ada ketenteraman yang besar, bahkan ada perlindungan bagi anak-anak-Nya.

🙏 Tuhan, berikan aku roh yang tenteram sekalipun aku punya banyak alasan untuk kuatir. Aku mau tetap tenang walaupun ada hal yang gak terduga terjadi. Daripada menakutkan hal-hal yang belum terjadi, ajari aku untuk hidup dalam takut akan Engkau ya Tuhan. Aku percaya perlindunganMu sempurna. Amin.

Kasongan, 14 Februari 2018
-Mega Menulis-

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah mampir, silakan tinggalkan komentar ya.

2 Raja-Raja 13-14

2 Raja-raja 13 Scripture 2 Raja-raja 13:11 (TB)  Ia melakukan apa yang jahat di mata TUHAN. Ia tidak menjauh dari segala dosa yang disuru...