.....apa saja yang terpikirkan,yang jadi perhatianku, kehidupanku, pengalaman(ku dan orang lain), apa yang kusukai, apa yang tidak kusuka,apa yang ingin kubagikan, apa yang menyentuhku,apa yang tidak ingin aku lupakan, yang menginspirasiku, yang menolongku, menguatkanku, dan berarti buatku.

Dan di atas segalanya, perjalananku bersama Yesusku, saat-saat aku belajar berjalan bersama-Nya, bergantung sepenuhnya kepada-Nya,menikmati pemeliharaan dan kasih-Nya yang sempurna atas hidupku.

Wednesday, February 7, 2018

Amsal 7, Kisah Para Rasul 7

Amsal 7:10 (TB)  Maka datanglah menyongsong dia seorang perempuan, berpakaian sundal dengan hati licik;

Di ayat ini dikatakan ada seorang perempuan berpakaian sundal dan berhati licik. Aku diingatkan untuk memperhatikan dua hal :
👉 penampilan luar
Meskipun ada yang berkata "Don' t judge the book by its cover" tapi bagaimana penampilan kita dapat memberkati dan menjatuhkan orang lain. Kita bisa memilih mau jadi berkat atau tidak melalui penampilan kita. Seseorang yang memiliki hikmat akan mempertimbangkan bagaimana ia tampil, ia melihat situasi dan tahu membawa diri. Dia berpakaian tidak sekedar untuk menarik mata lelaki, dia berpakaian dan menjaga kehormatannya.
👉 hati
Hati kita akan mempengaruhi hidup kita, bahkan kehidupan kita memancarkan hati kita. Seseorang yang hatinya pahit maka kemungkinan hidupnya dipenuhi kemarahan dan kekecewaan kepada orang lain. Aku mau jaga hati dengan mengenali kondisi hatiku, berdoa dan minta Tuhan yang selidiki supaya aku bisa mengantisipasi apa yang keluar dari hidupku. Kalau hatiku gak sehat/baik maka harus segera dipulihkan.

Kisah Para Rasul 7:53 (TB)  Kamu telah menerima hukum Taurat yang disampaikan oleh malaikat-malaikat, akan tetapi kamu tidak menurutinya."

Selama ini membaca firman TUHAN dan mengetahui perintah-perintah-Nya, masalahNya, apakah aku sudah menuruti-Nya? Jangan-jangan aku sama seperti orang Israel yang cuma tahu tapi tidak hidup di dalam perintahNya.

Tuhan ingin kita jadi pelaku firman, bukan sarjana firman. Di Amsal berulang kali aku baca tentang kemalasan dan tertegur, tapi dengan berat hati aku harus mengakui kalau aku masih malas, belum menjadi rajin. Seharusnya firman Tuhan mengoreksi dan mengubahkan hidup kita. Kalau hidup kita gak berubah padahal dah baca firman terus-menerus berarti kita mengeraskan hati dan gak mau diubahkan.

👉 Setiap Tuhan ingatkan firmanNya, aku harus taat saat itu juga dan gak menunda-nunda atau mencari alasan.

Palangka Raya, 7 Februari 2018
-Mega Menulis-

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah mampir, silakan tinggalkan komentar ya.

2 Raja-Raja 21-22

2 Raja-Raja 21 Scripture        2 Raja-raja 21:3 (TB)  Ia (Manasye) mendirikan kembali bukit-bukit pengorbanan yang telah dimusnahkan ole...