.....apa saja yang terpikirkan,yang jadi perhatianku, kehidupanku, pengalaman(ku dan orang lain), apa yang kusukai, apa yang tidak kusuka,apa yang ingin kubagikan, apa yang menyentuhku,apa yang tidak ingin aku lupakan, yang menginspirasiku, yang menolongku, menguatkanku, dan berarti buatku.

Dan di atas segalanya, perjalananku bersama Yesusku, saat-saat aku belajar berjalan bersama-Nya, bergantung sepenuhnya kepada-Nya,menikmati pemeliharaan dan kasih-Nya yang sempurna atas hidupku.

Saturday, March 3, 2018

Amsal 2, Yohanes 2

Yohanes 2:5 (TB)  Tetapi ibu Yesus berkata kepada pelayan-pelayan: "Apa yang dikatakan kepadamu, buatlah itu!"

Pelayan Tuhan atau hamba Tuhan, siapa yang kita pikirkan waktu mendengarnya? Pendeta? Pastor? Misionaris? Suster? Gembala? Dulu aku berpikir bahwa  pelayan Tuhan atau hamba Tuhan adalah mereka yang melayani Tuhan full timer. Padahal, aku ini juga pelayannya Tuhan. Tuhan adalah Bapaku. Tapi Dia adalah Rajaku juga. Melayani Dia seharusnya menjadi sukacitaku.

Bacaan hari ini mengingatkanku :
"Apa yang dikatakan kepadamu, buatlah itu!"
Saat Tuhan ingin aku melakukan sesuatu, buatlah itu!
Saat aku tahu apa yang menyenangkan hatiNya, lakukan!
Terkadang aku kebanyakan mikir, terkadang aku berkata 'tapi Tuhan',  terkadang aku mencari alasan.
Tapi benar nasehat ibu Yesus: Lakukan saja!

Amsal 2:21 (TB)  Karena orang jujurlah akan mendiami tanah, dan orang yang tak bercelalah yang akan tetap tinggal di situ,

Hanya orang yang jujur (tulus hati) dan tak bercela (hidup kudus) yang akan tinggal di negeri yang dijanjikan Tuhan. Negeri yang dijanjikan Tuhan berbicara tentang tempat yang telah disiapkan Tuhan dan penuh berkat.

Saat menyadari ini, di pikiranku adalah mungkinkah bagi manusia untuk SELALU hidup kudus?
Pasti ada dong saatnya kita jatuh, kita gagal. Bahkan Daud yang dibilang sebagai pria yang berkenan di hatiNya pun pernah gagal, apalagi aku?
Tapiiii.... Aku teringat ilustrasi yang pernah kubaca,tentang bagaimana seseorang berada di medan perang setiap hari, ada kemungkinan dia tertembak atau terluka setiap harinya tapi tidak pernah dia bangun pagi dengan tujuan ingin terluka dalam pertempurannya, bagaimana pun dia akan berusaha supaya untuk gak terluka. Demikian juga dengan kita, setiap hari tentunya kita harus mengalami hidup berkemenangan di dalam Tuhan, hidup dalam kekudusan dan berkenan padaNya. Kalau hari ini aku jatuh dalam dosa, besok-besok aku harus berusaha untuk gak mengulanginya lagi.

Jadi, ya, kita bisa hidup kudus dengan pertolongan Tuhan dan saat kita memilih lebih menaati Dia dibandingkan menyenangkan diri sendiri.

Palangka Raya, 2 Maret 2018
-Mega Menulis-

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah mampir, silakan tinggalkan komentar ya.

2 Raja-Raja 13-14

2 Raja-raja 13 Scripture 2 Raja-raja 13:11 (TB)  Ia melakukan apa yang jahat di mata TUHAN. Ia tidak menjauh dari segala dosa yang disuru...