.....apa saja yang terpikirkan,yang jadi perhatianku, kehidupanku, pengalaman(ku dan orang lain), apa yang kusukai, apa yang tidak kusuka,apa yang ingin kubagikan, apa yang menyentuhku,apa yang tidak ingin aku lupakan, yang menginspirasiku, yang menolongku, menguatkanku, dan berarti buatku.

Dan di atas segalanya, perjalananku bersama Yesusku, saat-saat aku belajar berjalan bersama-Nya, bergantung sepenuhnya kepada-Nya,menikmati pemeliharaan dan kasih-Nya yang sempurna atas hidupku.

Sunday, April 29, 2018

Amsal 28, 2 Korintus 12

Amsal 28:13 (TB)  Siapa menyembunyikan pelanggarannya tidak akan beruntung, tetapi siapa mengakuinya dan meninggalkannya akan disayangi.

Bagaimana jika melakukan pelanggaran/kesalahan? Akui dan tinggalkan.
👉 Supaya disayangi.
Bagi yang sudah menikah pasti pernah dong bertengkar dengan pasangan? Fenomena aneh yang aku rasakan setelah menikah, kalau bertengkar dengan suami, saat yang salah minta maaf untuk kesalahannya, setelah berbaikan....berasa makin sayang sama deh sama pasangan. Lol. Padahal sebelumnya sebel banget. Apalagi kalau setelahnya kesalahan tersebut gak diulang lagi. Nah, tambah sayang tuh. Hehehe. Beda cerita kalau pas dah salah, yang salah malah ngeles dan bikin alasan ini itu, bukannya minta maaf tapi malah cari pembenaran diri, boro-boro makin sayang, yang ada malah tambah jengkel deh.

Aku diingatkan untuk belajar selalu koreksi diri kalau ditegur suami, gak perlu defense, cari pembenaran, ngasih alasan ini itu. Kalau salah, akui kesalahan, minta maaf, jangan diulangi lagi. Minta maaf bukan sekedar lip service tapi benar-benar mengakui kesalahan dan berubah.

2 Korintus 12:7 (TB)  Dan supaya aku jangan meninggikan diri karena penyataan-penyataan yang luar biasa itu, maka aku diberi suatu duri di dalam dagingku, yaitu seorang utusan Iblis untuk menggocoh aku, supaya aku jangan meninggikan diri.

Paulus memiliki penyakit yang diizinkan Allah ada supaya dia tidak meninggikan diri.
Apakah duri dalam dagingku?
Adakah kelemahan/penyakit yang jadi pergumulanku?
Semuanya ada SUPAYA AKU TIDAK MENINGGIKAN DIRI.
Kebayang dong kalau aku selalu sehat, hidupku baik-baik saja,  segala yang aku inginkan kudapat, jangan-jangan aku menjadi sombong. Semenjak kehamilan pertamaku aku tahu ada miom dan kehamilanku beresiko, selama kehamilan aku benar-benar menyadari di luar Tuhan aku gak bisa berbuat apa-apa. Bahkan kehamilanku pun terjadi karena kebaikan Tuhan semata,ada beberapa kenalanku yang sampai sekarang belum hamil dan dia juga punya miom seperti aku. Setiap selesai lahiran, kalau melihat ke belakang ke masa-masa kehamilan, benar-benar deh semua bisa lancar karena kebaikan Tuhan semata.

👉 Gak ada alasan untuk meninggikan diri, ngapain meninggikan diri? Hanya Tuhan yang layak ditinggikan.

Palangka Raya, 28 April 2018
-Mega Menulis-

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah mampir, silakan tinggalkan komentar ya.

Mazmur 13

Mazmur 13 Scripture Mazmur 13:6 (TB)  (13-6b) Aku mau menyanyi untuk TUHAN, karena Ia telah berbuat baik kepadaku.  Observation Ya. Tuhan ga...