.....apa saja yang terpikirkan,yang jadi perhatianku, kehidupanku, pengalaman(ku dan orang lain), apa yang kusukai, apa yang tidak kusuka,apa yang ingin kubagikan, apa yang menyentuhku,apa yang tidak ingin aku lupakan, yang menginspirasiku, yang menolongku, menguatkanku, dan berarti buatku.

Dan di atas segalanya, perjalananku bersama Yesusku, saat-saat aku belajar berjalan bersama-Nya, bergantung sepenuhnya kepada-Nya,menikmati pemeliharaan dan kasih-Nya yang sempurna atas hidupku.

Monday, April 30, 2018

Amsal 30, 31

Amsal 30:11 (TB)  Ada keturunan yang mengutuki ayahnya dan tidak memberkati ibunya.

Bahkan di masa tuanya, seorang mama masih memberkati dengan kehadirannya. Kalau dipikir-pikir, terkadang gak enak juga rasanya, dulu aku dari kecil diurus mama. Lah giliran dah tua, malah ngurusin cucunya.  Apalagi Sara lagi aktif-aktifnya nih. Makanya aku dan suami berpikir pengen banget cepat punya rumah sendiri, kasihan mama jadi ikut direpotin ngurus Sara.

Baca ayat ini diingatkan kalau selain berpikir 'ga mau merepotkan orang tua', aku juga harus berpikir bagaimana caranya supaya kehadiran kami yang masih serumah sama ortu bisa memberkati mereka. Ini bukan hanya tentang memberi berkat materi tapi bagaimana supaya kehadiran kami bisa menyenangkan hati ortu. Aku bergumul terutama tentang bagaimana supaya perkataanku memberkati dan menyenangkan mama, aku perlu belajar mengendalikan lidahku dalam berkata-kata, kalau ada yang gak pas belajar menyampaikan dengan cara yang sopan.   Karena selama ini kami sering berbeda pandangan bagaimana melakukan suatu hal.

👉  Aku mau berpikir sebelum berbicara sama mama supaya berkata dengan penuh hormat walaupun berbeda pendapat. Biasanya asal nyablak, karena begitulah gaya kami. Tapi gak boleh gitu. Tetap harus menaruh hormat sama mama dengan bicara dengan sopan dan menyenangkan.

Amsal 31:17 (TB)  Ia mengikat pinggangnya dengan kekuatan, ia menguatkan lengannya.

Istri yang cakap adalah pekerja keras!
Dia bukan istri yang pemalas!
Istri yang cakap kemungkinan menghidupi ayat yang berbunyi segala sesuatu yang dijumpai tanganmu untuk dikerjakan, kerjakan itu sekuat tenaga 😁

Sejujurnya, selama kehamilan aku 'dimanja'  sama suami, apalagi karena kehamilanku yang beresiko (karena ada miom yang cukup besar). Banyak pekerjaan rumah tangga yang dihandle suami karena takut kalau aku kecapean bisa kontraksi. Nah, jadinya aku keenakan dong, hehehe. Pelan-pelan aku harus belajar lagi mengambil alih pekerjaan rumah tangga yang dihandle suami. Jangan nurutin daging yang bawaannya capek mulu. Gak boleh cari-cari alasan. Gak boleh malas!

Palangka Raya,  30 April 2018
-Mega Menulis-

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah mampir, silakan tinggalkan komentar ya.

Lukas 19

Lukas 19 Scripture        Lukas 19:8 (TB)  Tetapi Zakheus berdiri dan berkata kepada Tuhan: "Tuhan, setengah dari milikku akan kuberika...