.....apa saja yang terpikirkan,yang jadi perhatianku, kehidupanku, pengalaman(ku dan orang lain), apa yang kusukai, apa yang tidak kusuka,apa yang ingin kubagikan, apa yang menyentuhku,apa yang tidak ingin aku lupakan, yang menginspirasiku, yang menolongku, menguatkanku, dan berarti buatku.

Dan di atas segalanya, perjalananku bersama Yesusku, saat-saat aku belajar berjalan bersama-Nya, bergantung sepenuhnya kepada-Nya,menikmati pemeliharaan dan kasih-Nya yang sempurna atas hidupku.
google.com, pub-1767695080484840, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Monday, April 9, 2018

Amsal 8, 1 Korintus 8

Amsal 8:5 (BIMK)  Kamu yang belum berpengalaman, belajarlah mempunyai pikiran yang tajam; kamu yang bebal, belajarlah menjadi insaf.

Tuhan mau kita  berhikmat karena Dia gak mau kita termasuk dalam golongan dua jenis orang ini:
1. Orang yang belum berpengalaman
Orang yang gak mau belajar dari pengalaman  orang lain sehingga melakukan hal bodoh.
2. Orang yang bebal
Orang yang bahkan setelah mengalami sendiri pun masih saja mengulangi kesalahan yang lalu, boro-boro belajar dari pengalaman orang lain, dari pengalaman sendiri pun ia gak mau belajar.
Kita termasuk yang mana?

Kalau kita masuk salah satu di antara keduanya, Tuhan dah kasih saran. Kalau belum berpengalaman ya belajar punya pikiran tajam. Kalau masih bebal, woiiii...tobat!!! Belajar insaf dan jangan ulangi kesalahan yang sama. Dua kali kata BELAJAR diulangi. Jadi,  aku diingatkan kalau BELAJAR ITU PENTING, dan PUNYA HATI YANG MAU DIAJAR tu penting banget.

👉 Aku mau selalu belajar dan punya hati yang mau diajar. Kalau dikasih tahu orang lain mau mendengarkan dan gak sok pintar.

🙏 Tuhan, berikan aku hati yang mau diajar supaya aku gak jadi bebal dan gak berpengalaman.

1 Korintus 8:8 (TB)  "Makanan tidak membawa kita lebih dekat kepada Allah. Kita tidak rugi apa-apa, kalau tidak kita makan dan kita tidak untung apa-apa, kalau kita makan."

Kemarin dah ke dokter penyakit dalam untuk konsultasi hasil labku kemarin sebelum operasi dan dokternya minta cek ulang lagi hari Senin. Jadi dah dari hari Jumat, orang serumah dah wanti-wanti untuk jaga makanan dan sejujurnya aku kesel awalnya, mau makan ini itu dilarang, jadi bingung kan. Akhirnya dengan berat hati banyakin ngejus dan makan buah. Nah, baca ayat ini aku jadi angguk-angguk. Sebenarnya kalau aku menahan diri untuk gak makan atau mendisiplin diri untuk makan sesuatu gak membuatku lebih dekat atau lebih jauh dari Tuhan. Tapiiii..... Demi kesehatan emang aku harus terus belajar mendisiplin diri dalam hal makan, bukan cuma nurutin nafsu doang.

👉 Belajar mengucap syukur dan menikmati apapun yang aku makan. Yang penting sehat,bukan yang penting sesuai selera.

Palangka Raya, 8 April 2018
-Mega Menulis-

No comments:

Kisah Para Rasul 28, Amsal 27

Kisah Para Rasul 28 Scripture        Kisah Para Rasul 28:24 (TB)  Ada yang dapat diyakinkan oleh perkataannya, ada yang tetap tidak percaya....