.....apa saja yang terpikirkan,yang jadi perhatianku, kehidupanku, pengalaman(ku dan orang lain), apa yang kusukai, apa yang tidak kusuka,apa yang ingin kubagikan, apa yang menyentuhku,apa yang tidak ingin aku lupakan, yang menginspirasiku, yang menolongku, menguatkanku, dan berarti buatku.

Dan di atas segalanya, perjalananku bersama Yesusku, saat-saat aku belajar berjalan bersama-Nya, bergantung sepenuhnya kepada-Nya,menikmati pemeliharaan dan kasih-Nya yang sempurna atas hidupku.

Friday, June 15, 2018

Mazmur 14, 2 Samuel 14

2 Samuel 14

Bertahun-tahun lamanya Daud membiarkan Absalom kabur dan gak menegurnya, bahkan setelah Absalom pulang pun Daud malah gak mau ketemu. Mungkin dia gak tahu harus berkata apa dalam mendidik anaknya, mungkin  ya... Tapi aku menemukan sesuatu yang menarik, untuk masalah keluarganya kok Daud gak pernah ya tanya Tuhan harus gimana? Mau angkat tabut dia tanya Tuhan. Setiap pergi perang aja dulu dia nanya Tuhan harus gimana, tapi kenapa urusan mendidik anak dia gak mau tanya Tuhan? Bingung kan? Daud yang tujuh kali dalam sehari memuji-muji Tuhan, kok ga ada ya bertanya sama Tuhan tentang bagaimana mendidik anaknya. Gak pernahkah dia mendoakan anaknya?

Reminder buatku untuk SELALU bertanya sama Tuhan dan gak bosan berdoa buat anak-anakku. Karena aku percaya hikmat datangnya dari Tuhan. Kalau aku gak pernah minta hikmat saat mendidik anakku jangan-jangan aku bersandar pada pengertianku sendiri. Kalau untuk hal lain aku bisa tekun mendoakan, kenapa untuk anakku aku gak bisa melakukannya?

Apa yang terus perlu kudoakan bagi anakku? Yang utama adala supaya mereka kenal Kristus secara pribadi dan pertumbuhan karakter yang seperti Kristus. 

🙏 Tuhan, tolong kami sebagai orang tua dalam mendidik anak kami, kami perlu hikmatMu. Kiranya di usia muda, anak-anak kami sudah mengenal Tuhan secara pribadi dan menjadikan Engkau sebagai Tuhan atas segala aspek kehidupan mereka. Jangan biarkan kami menjadikan Engkau Tuhan hanya dalam sebagian aspek kehidupan kaminya Tuhan. Amin.

Mazmur 14:2 (TB)  TUHAN memandang ke bawah dari sorga kepada anak-anak manusia untuk melihat, apakah ada yang berakal budi dan yang mencari Allah.

Gak ada rhema khusus cuma pas baca ayat di atas jadi ingat semalam sepupu dan keponakanku yang masih SD menginap di rumah. Sedikit-sedikit cari HP, gak bisa tuh yang namanya jauh dari HP. Bangun tidur yang dilihat HP. Habis mandi cari HP. Geleng-geleng deh. Segitu lengketnya sama HP, ckckckck. Jadi bayangin,  seandainya aku juga segitunya sama Tuhan, dikit-dikit cari Tuhan gimana ya 😊 Sekarang sih gak segitunya.

🙏 Tuhan, aku mau melekat sama Tuhan. Berikanku hati yang selalu haus akan Engkau ya Tuhan. Amin.

Kasongan, 14 Juni 2018
-Mega Menulis-

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah mampir, silakan tinggalkan komentar ya.

Yeremia 26

Yesaya 26:1-13 Scripture Yesaya 26:12 (TB)  Ya TUHAN, Engkau akan menyediakan damai sejahtera bagi kami, sebab segala sesuatu yang kami kerj...