.....apa saja yang terpikirkan,yang jadi perhatianku, kehidupanku, pengalaman(ku dan orang lain), apa yang kusukai, apa yang tidak kusuka,apa yang ingin kubagikan, apa yang menyentuhku,apa yang tidak ingin aku lupakan, yang menginspirasiku, yang menolongku, menguatkanku, dan berarti buatku.

Dan di atas segalanya, perjalananku bersama Yesusku, saat-saat aku belajar berjalan bersama-Nya, bergantung sepenuhnya kepada-Nya,menikmati pemeliharaan dan kasih-Nya yang sempurna atas hidupku.

Monday, June 4, 2018

Mazmur 4, 2 Samuel 4

2 Samuel 4:1 (TB)  Ketika didengar anak Saul, bahwa Abner sudah mati di Hebron, maka hilanglah keberaniannya, dan terkejutlah seluruh orang Israel.

Membandingkan bagaimana respon Isyboset dan Daud mendengarkan kabar kematian Abner, aku mendapati perbedaan. Daud berduka atas kematian Abner sedangkan Isyboset ketakutan karena Abner yang panglima perangnya meninggal. Terlihat bagaimana Isyboset lebih mengandalkan manusia dibanding mengandalkan Tuhan, berbeda dengan Daud yang mengandalkan Tuhan.

Jadi teringat ayat-ayat ini :
Yeremia 17:5, 7 (TB)  Beginilah firman TUHAN: "Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN!
Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada Tuhan.
Orang yang mengandalkan Tuhan 👉 DIBERKATI
Orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri dan yang hatinya menjauh dari Tuhan 👉 TERKUTUK

Bagaimana caranya lebih mengandalkan Tuhan dibandingkan diri sendiri?
TAAT SAMA FIRMAN TUHAN.
Ketaatan kita pada firman Tuhan menunjukkan seberapa besar kita mengandalkan Tuhan. Gak mudah untuk taat sama firman Tuhan sewaktu kita menganggap apa yang kita pikirkan lebih baik dari apa yang dikatakan Tuhan.

🙏 Tuhan, aku mau mengandalkan Tuhan dengan taat sama firman Tuhan. Saat ini, aku mulai kuatir akan banyak hal karena aku mengandalkan diriku sendiri padahal firman Tuhan bilang jangan kuatir. Aku mau taat ya Tuhan, aku gak kuatir, aku percaya Tuhan pegang kendali atas hidupku. Amin.

Mazmur 4:8 (TB)  (4-9) Dengan tenteram aku mau membaringkan diri, lalu segera tidur, sebab hanya Engkaulah, ya TUHAN, yang membiarkan aku diam dengan aman.

Memasuki bulan Juni ini aku mulai sudah tidur kalau sudah bangun tengah malam sehabis menyusui Sofi, aku kuatir karena memikirkan sebentar lagi bulan Juli dan cutiku akan berakhir padahal kami belum menemukan rumah untuk ditinggali. Pikiranku, kalau sudah habis masa cutiku, akan semakin sulit menemukan rumah dan mengurus pindahan. Kami belum menemukan rumah yang tepat dan deal, belum mengurus proses kredit barang-barang di rumah lama belum dipacking, belum juga membersihkan rumah yang baru. Rasanya sebulan ini gak akan selesai deh, apalagi dengan libur Lebaran yang cukup panjang ini, kapan kaminakan berurusan di bank. Kepalaku dipenuhi banyak hal, akibatnya susah tidur deh.

Kalau dipikir-pikir, keadaan Daud lebih patah dari aku, dia punya banyak alasan untuk susah tidur dibandingkan aku. Perjalanan hidupnya gak gampang. Tapiiiii.... Daud menyatakan imannya melalui ayat ini. Daud memilih untuk beristirahat dengan tenteram dan mempercayakan hidupnya diurus sama Tuhan. Daud tidak membiarkan segala kekuatirannya mengganggu tidurnya karena dia percaya sepenuhnya sama Tuhan.

🙏 Tuhan, aku mau tidur dengan tenang mulai sekarang dan gak kuatir. Aku percaya Tuhan yang mengurus segala sesuatu dalam hidupku. Kekuatiranku gak mengerjakan apa-apa di hadapan Tuhan. Seperti Daud, aku mau membaringkan diriku dengan tenteram, aku berhenti kuatir. Amin.

Palangka Raya, 4 Juni 2018
-Mega Menulis-

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah mampir, silakan tinggalkan komentar ya.

Mazmur 13

Mazmur 13 Scripture Mazmur 13:6 (TB)  (13-6b) Aku mau menyanyi untuk TUHAN, karena Ia telah berbuat baik kepadaku.  Observation Ya. Tuhan ga...