.....apa saja yang terpikirkan,yang jadi perhatianku, kehidupanku, pengalaman(ku dan orang lain), apa yang kusukai, apa yang tidak kusuka,apa yang ingin kubagikan, apa yang menyentuhku,apa yang tidak ingin aku lupakan, yang menginspirasiku, yang menolongku, menguatkanku, dan berarti buatku.

Dan di atas segalanya, perjalananku bersama Yesusku, saat-saat aku belajar berjalan bersama-Nya, bergantung sepenuhnya kepada-Nya,menikmati pemeliharaan dan kasih-Nya yang sempurna atas hidupku.

Sunday, August 26, 2018

Ester 10

Ester 10

Scripture
Ester 10:3 (TB)  Karena Mordekhai, orang Yahudi itu, menjadi orang kedua di bawah raja Ahasyweros, dan ia dihormati oleh orang Yahudi serta disukai oleh banyak sanak saudaranya, sebab ia mengikhtiarkan yang baik bagi bangsanya dan berbicara untuk keselamatan bagi semua orang sebangsanya.

Observation
Mordekhai dihormati oleh orang Yahudi dan disukai saudaranya karena dia mengusahakan yang baik bagi bangsanya dan berbicara untuk keselamatan mereka. Padahal Mordekhai orang kedua di kerajaan itu setelah sang raja, tapi dia tidak melupakan bangsanya. Dia menjadi berkat bagi bangsanya. Dia tidak mencari keuntungan diri sendiri tapi juga orang lain. Mordekhai gak egois.

Aplication
Aku diingatkan untuk gak egois dan gak memikirkan kepentingan sendiri. Sejujurnya, saat ini aku banyak memikirkan keperluan sendiri dan kurang memikirkan keluarga yang lain. Sejak menikah dan punya anak, aku emang fokus memikirkan suami dan anak-anakku, tapi aku diingatkan kalau aku juga seorang anak dan kakak, mamahku dan adek-adekku masih memerlukan perhatianku. Aku harus menyediakan waktu juga bagi mereka.

Prayer
Tuhan, ampuni aku kalau gak terlalu memperhatikan mamah, Adi dan Ruri. Mampukan aku untuk tetap memberkati mereka ya Tuhan. Amin.

Palangka Raya, 26 Agustus 2018
-Mega Menulis-

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah mampir, silakan tinggalkan komentar ya.

Matius 14

Matius 14 Scripture Matius 14:31 (TB)  Segera Yesus mengulurkan tangan-Nya, memegang dia dan berkata: "Hai orang yang kurang percaya, m...