.....apa saja yang terpikirkan,yang jadi perhatianku, kehidupanku, pengalaman(ku dan orang lain), apa yang kusukai, apa yang tidak kusuka,apa yang ingin kubagikan, apa yang menyentuhku,apa yang tidak ingin aku lupakan, yang menginspirasiku, yang menolongku, menguatkanku, dan berarti buatku.

Dan di atas segalanya, perjalananku bersama Yesusku, saat-saat aku belajar berjalan bersama-Nya, bergantung sepenuhnya kepada-Nya,menikmati pemeliharaan dan kasih-Nya yang sempurna atas hidupku.

Sunday, August 5, 2018

Roma 5, Mazmur 45

Roma 5

Scripture
Roma 5:3 (TB)  Dan bukan hanya itu saja. Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan,

Observation
Dikatakan di ayat di atas kalau Paulus malah bermegah dalam kesengsaraannya karena dia tahu KESENGSARAAN MENIMBULKAN KETEKUNAN. Ah,  masa sih sengsara bisa menimbulkan ketekunan. Bukannya ada tuh orang yang menderita malahan jadi bersungut-sungut, banyak mengeluh, marah dengan keadaan, pasrah dan jadi tambah sengsara? Ada kan? Ada! Jadi,  ini tergantung PILIHAN yang kita ambil dalam menghadapi setiap penderitaan. Mau semakin TEKUN gak? Penderitaan/kesengsaraan gak akan menimbulkan ketekunan kalau sikap hati dan responku salah.

Aplication
Saat aku menderita adalah saat seharusnya aku semakin cari Tuhan,bukannya menjadi pahit. Bertanya apa yang sedang Tuhan ingin kerjakan dalam hidupku melalui masalah ini,buah roh apa yang ingin dihasilkan Tuhan. Lalu bekerja sama dengan Roh Kudus untuk menghasilkannya. Aku harus mengerjakan bagianku dengan sungguh.

Prayer
Tuhan, Engkau tahu masalah yang kami alami saat ini, tolong kami untuk semakin bertekun di dalam Tuhan, mengusahakan segala hal yang kami bisa dan berserah. Kami gak mau menjadi pasrah dan hanya mengeluh. Amin.

Mazmur 45

Scripture
Mazmur 45:1 (TB)  Untuk pemimpin biduan. Menurut lagu: Bunga bakung. Dari bani Korah. Nyanyian pengajaran; nyanyian kasih. (45-2) Hatiku meluap dengan kata-kata indah, aku hendak menyampaikan sajakku kepada raja; lidahku ialah pena seorang jurutulis yang mahir.

Observation
Hati sang Pemazmur meluap dengan kata-kata indah, lidahnya diibaratkan pena jurutulis yang mahir. Pemazmur menggunakan segala talenta yang dimilikinya untuk menyenangkan hati tuannya, rajanya yang menikah. Pemazmur mempersembahkan nyanyiannya yang terbaik.

Aplication
Aku sempat berpikir mundur dari Tim Pearl, bolehlah menulis artikel sekali-kali, tapi kalau intens aku kesulitan. Masih kesulitan bagi waktu. Tapi ayat ini ingatkan aku untuk pakai talenta yang sudah Tuhan kasih untuk menyenangkan rajaku. Aku harus belajar untuk bagi waktu dengan baik supaya melayani dengan maksimal di berbagai kesempatan yang Tuhan beri.

Prayer
Tuhan, aku masih mau melayani Tuhan di Majalah Pearl. Tolong aku membagi waktuku dengan baik supaya talenta yang Tuhan beri gak sia-sia. Amin.

Palangka Raya, 5 Agustus 2018
-Mega Menulis-

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah mampir, silakan tinggalkan komentar ya.

Nehemia 10-11

Nehemia 10 Scripture        Nehemia 10:28 (TB)  Dan orang-orang yang lain, yakni: para imam dan orang-orang Lewi, para penunggu pintu gerban...