.....apa saja yang terpikirkan,yang jadi perhatianku, kehidupanku, pengalaman(ku dan orang lain), apa yang kusukai, apa yang tidak kusuka,apa yang ingin kubagikan, apa yang menyentuhku,apa yang tidak ingin aku lupakan, yang menginspirasiku, yang menolongku, menguatkanku, dan berarti buatku.

Dan di atas segalanya, perjalananku bersama Yesusku, saat-saat aku belajar berjalan bersama-Nya, bergantung sepenuhnya kepada-Nya,menikmati pemeliharaan dan kasih-Nya yang sempurna atas hidupku.

Sunday, October 28, 2018

Yesaya 58

Yesaya 58

Scripture
Yesaya 58:3 (TB)  "Mengapa kami berpuasa dan Engkau tidak memperhatikannya juga? Mengapa kami merendahkan diri dan Engkau tidak mengindahkannya juga?" Sesungguhnya, pada hari puasamu engkau masih tetap mengurus urusanmu, dan kamu mendesak-desak semua buruhmu.

Observation
Perikop bacaan hari ini berjudul kesalehan yang palsu dan sejati. Ayat yang kusoroti di atas bicara tentang umat yang protes karena Tuhan gak memperhatikan puasa mereka lalu Tuhan menunjukkan kalau puasa mereka gak berkenan di hadapanNya. Di sini aku belajar 2 hal :
- Motivasi ibadah
Mudah untuk menjadi kecewa sama Tuhan saat aku beribadah kepada Tuhan hanya supaya Tuhan memperhatikan atau menjawab doa. Apakah motivasiku beribadah? Apakah untuk menghormati dan menyenangkan Tuhan atau sekedar agar keinginanku dipenuhi Tuhan? Atau jangan-jangan hanya supaya dipandang baik oleh manusia? Hanya kesalehan palsu atau kesalehan sejati?
- Ketaatan yang selektif
Di perikop ini,  umat Tuhan berpuasa tapi di sisi lain mengabaikan sesamanya. Saat aku memilih melakukan hukum Tuhan yang satu (hanya yang sesuai keinginanku) namun mengabaikan yang lain, itu gak berkenan di hadapan Tuhan. Dalam keseluruhan hidupku ,adakah ketaatan total kepada Tuhan?

Aplication
✔️  Aku mau melakukan ibadah maupun disiplin rohani untuk menyenangkan hati Tuhan, bukan sebagai alat tukar atas keinginanku.
✔️ Aku mau taat sama Tuhan sekalipun aku gak ingin melakukannya. Aku mau belajar taat dalam segala hal.

Prayer
Tuhan, tolong aku untuk menaatiMu dalam segala hal. Biarlah ibadahku adalah ibadah yang menyenangkan hati Tuhan. Amin.

Palangka Raya, 28 Oktober 2018
-Mega Menulis-

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah mampir, silakan tinggalkan komentar ya.

Matius 14

Matius 14 Scripture Matius 14:31 (TB)  Segera Yesus mengulurkan tangan-Nya, memegang dia dan berkata: "Hai orang yang kurang percaya, m...