.....apa saja yang terpikirkan,yang jadi perhatianku, kehidupanku, pengalaman(ku dan orang lain), apa yang kusukai, apa yang tidak kusuka,apa yang ingin kubagikan, apa yang menyentuhku,apa yang tidak ingin aku lupakan, yang menginspirasiku, yang menolongku, menguatkanku, dan berarti buatku.

Dan di atas segalanya, perjalananku bersama Yesusku, saat-saat aku belajar berjalan bersama-Nya, bergantung sepenuhnya kepada-Nya,menikmati pemeliharaan dan kasih-Nya yang sempurna atas hidupku.

Thursday, February 28, 2019

Gratitude Journal : 27 Februari 2019


1. Bersyukur ada acara makan-makan di kantor, ada teman kantor bawa kandas serai,  ayam rica, ikan asin,  dan gudeg.
2. Bersyukur bisa bungkus gudeg kesukaanku dan ikan asin kesukaan suami.
3. Bersyukur pagi-pagi sempat buatkan suami minum, biasanya menggampangkan nanti-nanti dan begitu berangkat kelupaan deh.
4. Bersyukur walaupun Sara susah makan, masih ada yang mau dimakannya walaupun sedikit. Sore-sore minta mie goreng.
5. Bersyukur lihat Sara senang main di pasar malam dekat rumah, tiap Rabu malam ada pasar malam. Bapak dan maknyak bisa beli jajanan, hahaha. Dapat singkong yang empuk banget, suami pasti senang nih kalau digorengin.
6. Bersyukur malam sebelum tidur bisa main dengan anak-anak di kamar, mereka naik turun tempat tidur dan kejar-kejaran, ketawa - ketawa.
7. Sofia susah tidur karena batuk pilek, jadi agak rewel, nangis lama banget. Bersyukur pas kunyanyikan beberapa lagu langsung tidur.

Palangka Raya, 27 Februari 2019.
-Mega Menulis -

Amsal 29, Mazmur 58

Amsal 29

Scripture      
Amsal 29:15, 17 (TB)  Tongkat dan teguran mendatangkan hikmat, tetapi anak yang dibiarkan mempermalukan ibunya.
Didiklah anakmu, maka ia akan memberikan ketenteraman kepadamu, dan mendatangkan sukacita kepadamu.

Observation
Berasa banget kalau harus konsisten dalam mendidik anak. Tegas tapi tetap lembut. Jaga tone. Gak membentak. Dan itu gak mudah. Aku sering gagal. Kadang tergoda untuk memilih jalan yang mudah (mengancam, memaksa, mengiming-imingi). Kalau udah gak sabar, aku bisa berteriak dan membentak Sara saking frustrasinya. Tapiiii... Waktu aku belajar ga kehilangan kendali dan konsisten dengan kesepakatan bareng suami mulai kelihatan buahnya.
Tadi malam setelah tidur bocah-bocah, aku dan suami ngobrol berdua. Kami bersyukur karena Sara kalau minta sesuatu entah makanan atau main gak ngotot pakai nangis. Kalau kami bilang nggak atau tunggu, dia mau bersabar. Gak pakai drama nangis kejer atau gulang-galing di lantai. Terkadang emang dia susah dikasih tahu tapi itu terutama waktu dia merasa kurang perhatian, overall dia mau obey. Bersyukur sekali. Kami gak perlu takut bawa dia ke supermarket atau ke mana aja, karena kami tahu responnya saat ditolak minta sesuatu sangat baik. Tenanglah bawa dia jalan-jalan. Puji Tuhan.

Amsal 30, Amsal 31, Mazmur 59

Mazmur 59

Scripture      
Mazmur 59:16 (TB)  (59-17) Tetapi aku mau menyanyikan kekuatan-Mu, pada waktu pagi aku mau bersorak-sorai karena kasih setia-Mu; sebab Engkau telah menjadi kota bentengku, tempat pelarianku pada waktu kesesakanku.

Observation
Tadi malam sebelum tidur Sofia rewel, nangis lama banget, mungkin karena batuk pilek. Dikasih susu gak mau. Digendong juga gak mau. Lama banget. Sudah pusing nih kepala, gak tau harus ngapain. Sampe akhirnya aku gendong dia dan nyanyikan lagu Ya Tuhan,  Tiap Jam (saking frustrasinya). Eh, Sofia diam dong. Dan tidur. Tahu gini dari awal nyanyi aja kali ya. Cuma ya itulah, Tuhan sering jadi tempat terakhir aku berlari. Kalau semua usaha dah gagal baru deh inga perlu Tuhan, padahal Dia mau jadi yang utama.

Wednesday, February 27, 2019

Gratitude Journal : 26 Februari 2019

Gratitude Journal
26  Februari 2019
1. Bersyukur ada teman yang pesan tiket pp untuk perjalanan dinasnya.
2. Bersyukur bisa menahan diri gak berdebat dengan Pak H.
3. Bersyukur ada acara press release di kantor, dapat nasi kotak. Yay!
4.Bersyukur buku pesananku datang. Ini paket buku sale terakhir yang dijual olshop langgananku yang mau tutup.
5. Bersyukur bisa bacakan buku dan main sama Sara pas sore, dia senang banget.
6. Bersyukur bisa jalan sekeluarga ke book fair dan pasar malam. Walaupun gak beli buku, Sara main dan senang jalan-jalan.
7. Bersyukur setelah ke book fair bisa belanja ke pasar dan beli lauk buat dimasak.
8. Bersyukur malam-malam bisa masak gulai ayam kesukaan suami sambil mencuci pakaian (Thank God karena diciptakan bisa multitasking).
9. Bersyukur anak-anak tidur cepat jadi bisa quality time sama suami. Yay!
Palangka Raya, 26 Februari 2019
-Mega Menulis-

Amsal 26, Amsal 27 dan Mazmur 57

Mazmur 57

Scripture      
Mazmur 57:9 (TB)  (57-10) Aku mau bersyukur kepada-Mu di antara bangsa-bangsa, ya Tuhan, aku mau bermazmur bagi-Mu di antara suku-suku bangsa;

Observation
Aku mau...
Aku mau...
Mau doang tapi kalau gak ada action apa jadinya? Aku juga mau bersyukur setiap waktu, aku juga mau bersyukur dalam segala hal. Tapiii....? Sudahkah aku benar-benar bersyukur setiap hari? Niat doang kalau ga ada tindakan ga akan membawaku kemana-mana.
Ternyata kalau gak didisiplin untuk bikin Gratitude Journal, susah lo punya habit untuk mengucap syukur. Kalau kau punya 'gaya hidup'  yang mengucap syukur memang harus mulai dengan disiplin, memaksa diri sampai benar-benar jadi gaya hidup.
Aplication
✔️ Buat gratitude journal lagi Meg!

Tuesday, February 26, 2019

Amsal 25

Amsal 25

Scripture      
Amsal 25:15 (TB)  Dengan kesabaran seorang penguasa dapat diyakinkan dan lidah lembut mematahkan tulang.

Amsal 24, Mazmur 55

Mazmur 55

Scripture      
Mazmur 55:22 (TB)  (55-23) Serahkanlah kuatirmu kepada TUHAN, maka Ia akan memelihara engkau! Tidak untuk selama-lamanya dibiarkan-Nya orang benar itu goyah.

Observation
Ayat hapalan bulan ini juga bicara tentang kekuatiran (Filipi 4:6) dan apa yang aku kuatirkan kebanyakan gak terjadi, artinya semua yang aku kuatirkan hanyalah hasil kreativitas pikiranku untuk memikirkan yang negatif. Bagaimana kalau terjadi begini, bagaimana kalau terjadi begitu,  tapi semuanya negatif.
Bulan ini aku punya banyak kekuatiran: kuatir suami dan Sofi sakitnya gak sembuh-sembuh, kuatir uang bulanan kurang, kuatir masalah kerjaan di kantor, kuatir polisi ambil alih eselon di BNN, kuatir hamil (gara-gara telat mens sampe 3 minggu), dll. Begitu banyak yang aku kuatirkan! Terus dah gitu gak terjadi pulak!  Bener-bener bikin stres diri sendiri aja mikir negatif gitu. Daripada dipikirin sendiri dan pikiran semakin aneh-aneh, mending cut dengan doa dan confess firman.

Amsal 23, Mazmur 54

Amsal 23

Scripture      
Amsal 23:2 (TB)  Taruhlah sebuah pisau pada lehermu, bila besar nafsumu!

Observation
Penulis Amsal bilang taruhlah pisau kalau besar nafsumu, seperti diancam kan ya kalau gak bisa mengendalikan nafsu. Seakan-akan dibilang, pilih nafsumu atau nyawamu? Kalau gak bisa mengendalikan nafsu ada kerugian yang aku alami!
Beberapa hari ini makanku gak terkontrol  Pengaruh detox semalam, sekarang jadi kalap sama makanan. Balik ke pola makan sebelumnya. Trus stres ngurusin orang serumah sakit semua. Sekarang alasannya dong, karena lagi haid  Emang sih kalau lagi haid bawaannya lapar melulu dan pusing, entah kenapa juga kali ini pakai nyeri perut segala. Tambah deh alasan buat makan lebih banyak  Sekarang yang rugi aku sendiri, berat badan yang hilang waktu detox kemarin balik lagi dong  Trus jadi makin susah rasanya kendalikan diri. Kemarin aja aku beberapa kali jajan cemilan di dekat kantor.

Friday, February 22, 2019

Amsal 22, Mazmur 53

Mazmur 53

Scripture      
Mazmur 53:2 (BIMK)  (53-3) Dari surga TUHAN memandang umat manusia, untuk mencari orang bijak yang menyembah Dia.

Observation
Saat Tuhan memandangku,  apakah aku kedapatan sedang menyembah Dia? Menyembah Tuhan bukan hanya meliputi aktivitas yang aku anggap rohani (berdoa, baca Alkitab, ke Gereja, pelayanan, dll) karena segala aktivitas yang aku lakukan untuk Tuhan bisa jadi penyembahanku buat Tuhan. Bahkan mengobrol dengan teman pun bisa jadi penyembahanku buat Tuhan saat aku melakukannya untuk Tuhan. Bukan sekedar aktivitasku yang dilihat Tuhan, tapi hatiku apakah tertuju padaNya atau nggak.

Amsal 21,Mazmur 52

Amsal 21

Scripture      
Amsal 21:9 (TB)  Lebih baik tinggal pada sudut sotoh rumah dari pada diam serumah dengan perempuan yang suka bertengkar.

Amsal 20, Mazmur 51

Amsal 20

Scripture      
Amsal 20:9 (TB)  Siapakah dapat berkata: "Aku telah membersihkan hatiku, aku tahir dari pada dosaku?"

Thursday, February 21, 2019

Amsal 19, Mazmur 50

Mazmur 50

Scripture      
Mazmur 50:19 (TB)  Mulutmu kaubiarkan mengucapkan yang jahat, dan pada lidahmu melekat tipu daya.

Monday, February 18, 2019

Amsal 18, Mazmur 49

Amsal 18

Scripture      
Amsal 18:22 (TB)  Siapa mendapat isteri, mendapat sesuatu yang baik, dan ia dikenan TUHAN.

Amsal 17,Mazmur 48

Amsal 17

Scripture      
Amsal 17:22 (TB)  Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang.

Amsal 16, Mazmur 47

Amsal 16

Scripture      
Amsal 16:9 (TB)  Hati manusia memikir-mikirkan jalannya, tetapi TUHANlah yang menentukan arah langkahnya.

Observation
Kemarin dengar cerita teman yang mau masukin anaknya ke kedokteran UGM lewat jalur undangan dan bengong dong aku dengar itu habis 500 juta. Astagaaaa.... Ntar kalau kuliah Sofia dan Sara perlu berapa duit ya? Seketika aku merasa miskin banget. Mending kalau ada duit segitu, anakku kumodalin usaha aja kali. Tapi, jujur aja aku kepikiran jadinya. Ini aku dan suami ga bisa nabung karena bayar kredit rumah 5 tahun. Mulai deh berhitung dan mikir investasi apa yang dalam waktu 10 tahun bisa dapat duit segitu, berapa pula modalnya, hahaha. Lalu, aku pas baca Filipi 4:4-8 diingatkan tentang jangan kuatir dan menyatakan ke Tuhan dengan doa. Diteguhin lagi dengan ayat hari ini, aku memikir-mikirkan jalannya tapi Tuhan yang tentukan arah langkahnya. Aku harus melakukan bagianku dengan setia, membesarkan anak-anakku dalam takut akan Tuhan dan percaya Tuhan sanggup memberkati mereka dengan berbagai cara.

Aplication
✔️  Jangan kuatir Meg! Tuhan yang 'menguliahkan' kamu, sanggup menguliahkan anak-anakMu kalau memang Dia ingin mereka kuliah.
✔️ Usahakan tetap menabung buat biaya pendidikan anak, sesuai komitmenmu awal tahun ini Meg!

Prayer
Tuhan, ampuni kekuatiranku tentang masa depan anak-anakku. Aku mau terus percayakan masa depan mereka ke dalam tanganMu. Amin.

Mazmur 47

Scripture      
Mazmur 47:6 (TB)  (47-7) Bermazmurlah bagi Allah, bermazmurlah, bermazmurlah bagi Raja kita, bermazmurlah!

Observation
Sampai empat kali diingatkan di satu ayat doang untuk BERMAZMUR! Bermazmur berarti menyanyi buat Tuhan. Bukan sembarang menyanyi lagu rohani. Tapi menyanyi dengan hati dan pikiran fokus ke  Tuhan. Setiap hari sih ada aja aku menyanyi lagu SM sama Sara tapi hatiku gak tertuju ke Tuhan, cuma buat menyemangati Sara. Gak boleh gitu lagi!

Aplication
✔️ Aku mau memikirkan pribadi Tuhan saat bernyanyi lagu rohani, sungguh-sungguh hatiku tertuju pada Tuhan saat bernyanyi.

Prayer
Tuhan  aku mau bernyanyi untukmu hari ini. Biarlah hati dan pikiranku tertuju pada Tuhan.Amin.

Amsal 15, Mazmur 46

Mazmur 46

Scripture      
Mazmur 46:1 (TB)  Untuk pemimpin biduan. Dari bani Korah. Dengan lagu: Alamot. Nyanyian. (46-2) Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan, sebagai penolong dalam kesesakan sangat terbukti.

Amsal 14

Amsal 14

Scripture      
Amsal 14:10 (TB)  Hati mengenal kepedihannya sendiri, dan orang lain tidak dapat turut merasakan kesenangannya.

Saturday, February 16, 2019

Amsal 13, Mazmur 44

Mazmur 44

Scripture      
Mazmur 44:8 (TB)  (44-9) Karena Allah kami nyanyikan puji-pujian sepanjang hari, dan bagi nama-Mu kami mengucapkan syukur selama-lamanya. Sela

Amsal 12, Mazmur 43

Mazmur 43

Scripture      
Mazmur 43:5 (TB)  Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan mengapa engkau gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku!

Monday, February 11, 2019

Amsal 11, Mazmur 42

Amsal 11

Scripture      
Amsal 11:17 (TB)  Orang yang murah hati berbuat baik kepada diri sendiri, tetapi orang yang kejam menyiksa badannya sendiri.

Observation
Sudah hampir seminggu ini aku diet gak makan nasi. Aku belajar mengurangi karbohidrat. Pas ketemu dengan teman, dia becandain, "Berhemat ya, ngurangin beras". Apaaan  Gak makan karbo, konsekuensinya sayur/buah/protein jadi nambah dong porsinya. Lebih mahal bo jatuh-jatuhnya,hahaha. Sempat hitung-hitungan dalam hati gitu. Beras lebih murah lo daripada telor,  gorengan lebih murah daripada buah, dll deh hitunganku. Tapiii.... Trus aku negur diriku sendiri, lah kan demi kesehatan, gak papa lah kayak gini. Sedikit demi sedikit mulai hidup lebih sehat. Investasi kesehatan. Bermurah hati dengan badan sendiri.

Mazmur 41

Mazmur 41

Scripture  
Mazmur 41:3 (TB)  (41-4) TUHAN membantu dia di ranjangnya waktu sakit; di tempat tidurnya Kaupulihkannya sama sekali dari sakitnya.

Amsal 9, Mazmur 40

Amsal 9

Scripture      
Amsal 9:17 (TB)  "Air curian manis, dan roti yang dimakan dengan sembunyi-sembunyi lezat rasanya."

Friday, February 8, 2019

Amsal 8, Mazmur 39

Mazmur 39

Scripture    
Mazmur 39:1 (TB)  Untuk pemimpin biduan. Untuk Yedutun. Mazmur Daud. (39-2) Pikirku: "Aku hendak menjaga diri, supaya jangan aku berdosa dengan lidahku; aku hendak menahan mulutku dengan kekang selama orang fasik masih ada di depanku."

Observation
Lidah itu kecil, tapi bisa membawa kita ke  dalam dosa. Benar-benar harus menjaga diri supaya lidah ini gak sembarangan berkata-kata. Hari ini aku berbuat dosa dengan lidahku, lidahku 'terpeleset' dan melakukan kesalahan. Seorang staf di kantor curhat tentang bos kami dan mulai menjelek-jelekkan si bos. Lalu mulailah staf yang lain menimpali dan menambahkan pengalamannya dengan si bos. Harusnya aku mendengar saja dan gak usah berkomentar, tapi aku ikutan menceritakan pengalaman dengan si bos tersebut. Duh, sesaat setelah diucapkan aku menyesal banget. Sempat mikir dan membela diri sendiri kalau yang aku ucapkan itu benar-benar fakta dan bukan mengada-ngada. Tapi tetap saja tuh,  sampai sekarang aku menyesal. Kalapun itu benar, apa gunanya aku melakukan itu kan? Baca ayat ini dan teringat lagi kejadian itu. Ya, aku sudah berdosa dengan lidahku.

Aplication
✔️ Kalau terulang lagi kejadian tadi, mending aku diam dan gak usah ikutan nimbrung ngomongin si bos.

Prayer
Ampuni aku ya Tuhan karena berbuat dosa dengan lidahku. Aku gak mau mengulanginya lagi ya TUHAN. Amin.

Amsal 8

Scripture      
Amsal 8:6 (TB)  Dengarlah, karena aku akan mengatakan perkara-perkara yang dalam dan akan membuka bibirku tentang perkara-perkara yang tepat.

Amsal 8:6 (BIMKPerhatikanlah perkataan-perkataanku, karena semuanya tepat dan bermutu.

Observation
Membicarakan kejelekan orang lain, bahkan jika itu benar (seperti yang aku lakukan hari ini)  jelas-jelas bukan termasuk kategori perkataan yang dalam, tepat dan bermutu. Lebih pas disebut sebagai perkataan sia-sia. Aku mengucapkan perkataan yang sia-sia, duh,  padahal setiap perkataan sia-sia yang diucapkan seseorang harus dipertanggungjawabkan nantinya di hadapan Tuhan.

Aplication
✔️ Aku gak mau lagi mengucapkan perkataan sia-sia seperti yang aku lakukan hari ini.

Prayer
Tuhan, hari ini aku telah mengucapkan perkataan yang sia-sia. Ampuni aku Ya Tuhan. Dan tolong aku berjaga-jaga pada pintu bibirku supaya aku gak mengulanginya. Amin.

Palangka Raya, 8 Februari 2019
-Mega Menulis-

Amsal 7, Mazmur 38

Amsal 7

Scripture      
Amsal 7:19 (TB)  Karena suamiku tidak di rumah, ia sedang dalam perjalanan jauh,

Observation
Suamiku memang jarang pergi tapi aku merenungkan adakah sesuatu yang dengan sengaja aku sembunyikan ke suamiku? Ada. Baru-baru ini aku membeli buku tanpa sepengetahuan suamiku dengan nominal yang lumayan. Mumpung diskon, pikirku. Suami biasanya gak marah sih kalau aku beli buku, tapi dalam hati kecil aku sadar kalau aku gak kasih tahu karena memang aku merasa bersalah, keuangan kami bulan ini emang pas-pasan banget.

Aplication
✔️ Hari ini mau jujur sama suami masalah pembelian buku itu.

Prayer
Tuhan, ampuni aku karena gak jujur dan menyembunyikan sesuatu dari suamiku. Ampuni aku dan tolong aku saat mengaku ke suami. Tolong aku untuk menerima apapun perkataan suami dengan hati lapang karena memang aku yang salah. Amin.

Mazmur 38

Scripture      
Mazmur 38:18 (TB)  (38-19) ya, aku mengaku kesalahanku, aku cemas karena dosaku.

Observation
Kalau sedang membela diri seperti saat ini, aku berpikir kalau kebohonganku ke suami bukan masalah besar. Tapi dosa tetap dosa, dan memang gak ada dosa kecil di hadapan Tuhan. Gak enak banget rasanya menyembunyikan sesuatu dari suami. Berasa banget ada yang menganggu relasi kami. Harus segera mengaku ke suami. Dan  benar, ada kecemasan saat menyembunyikan sesuatu seperti ini:takut ketahuan suami sebelum ngaku dan suami marah besar, takut suami marah walaupun aku sudah mengaku, takut suami juga melakukan hal yang sama nantinya.

Aplication
✔️ Tetap mengaku walaupun ada banyak kecemasan.
✔️ Aku mau menerima dengan baik respon suami.

Prayer
Tuhan, jangan biarkan kecemasanku ataa respon suami saat aku jujur nanti menghalangiku jujur ke suami. Aku bersalah dan harus menerima konsekuensinya, kalau pun suami marah, aku mau belajar menerimanya dan gak membela diri. Amin.

Palangka Raya, 7 February 2019
-Mega Menulis-

Wednesday, February 6, 2019

Amsal 6, Mazmur 37

Mazmur 37

Scripture      
Mazmur 37:5 (TB)  Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak;

Observation
Ada isu kencang di lingkungan BNN kalau untuk pejabat eselon 3 nantinya dari polisi dan bukan sipil, jadi banyak PNS yang mulai berpikir untuk pindah ke Pemda atau instansi lain. Aku sempat berpikir, wah kok kayak gitu ya, gak adil banget dong buat PNS yang dari sipil, mentok dong karirnya. Baca ayat ini jadi ingat untuk membiarkan Tuhan bertindak atas hidupku. Gak perlu terlalu khawatir memikirkan isu tersebut. Terus diingatkan lagi ayat hapalan bulan kemarin, pengenalan akan Kristus Yesus lebih penting daripada hal lain.

Aplication
✔️  Berdoa supaya gak kuatir memikirkan yang bukan bagianku.
✔️ Fokus lakukan yang terbaik di tempat kerja

Prayer
Tuhan, jangan biarkan aku memikirkan perkara yang gak penting, aku gak mau mengkuatirkan apa yang bukan bagianku. Tolong aku, mampukanlah aku fokus melakukan yang terbaik dalam pekerjaanku. Amin.

Amsal 6

Scripture      
Amsal 6:7 (TB)  biarpun tidak ada pemimpinnya, pengaturnya atau penguasanya,

Observation
Reminder banget buatku yang hari ini gak ada bos di kantor. Gak boleh bermalas-malasan walaupun ga ada bosku di kantor. Big bosku melihat. Tuhan melihatku walaupun bosku gak ada. Tiru semut yang rajin walaupun gak diawasi.

Aplication
✔️ Sadari kalau Tuhan adalah big bosku. Dialah yang mengawasiku. Gak boleh sembarangan kerja.

Prayer
Tuhan, dimuliakanlah namaMu melalui pekerjaanku. Aku gak mau bermalas-malasan dan mempermalukan Engkau. Amin.

Palangka Raya, 7 Februari 2019
-Mega Menulis-

Tuesday, February 5, 2019

Sacred Marriage (Chapter 3)

Sacred Marriage
Chapter 3

Pernikahan dapat menjadi sebuah arena pelatihan di mana kemampuan kita untuk mengalami dan menunjukkan kasih Tuhan diperkuat dan dikembangkan. Kita menunjukkan kasih kita kepada Tuhan, antara lain dengan bersungguh-sungguh mengasihi pasangan kita.
Membaca bagian ini jadi teringat perintah Tuhan tentang mengasihi:Kasihilah sesamamu seperti mengasihi diri sendiri. Mengasihi sesama adalah salah satu perwujudan kasih kita kepada Tuhan. Mudah untuk berpikir kalau sesamaku itu orang lain di luar sana, bukannya suamiku yang serumah denganku padahal sebenarnya lebih banyak kesempatan untukku mengasihi suamiku yang selalu ada bersamaku. Buat apa bingung mencari orang lain dan bagaimana cara mengasihi mereka kalau Tuhan sudah mengizinkanku memilih dia yang harus kukasihi seumur hidupku. Ya, mengasihi suami dengan segenap hati berarti mengasihi Tuhan dengan segenap hati juga.

Kita tidak pernah bisa "terlalu banyak" mencintai seseorang. Masalah kita adalah pada umumnya kita terlalu sedikit mencintai Tuhan.
Masalahnya, sering kali aku merasa mengasihi itu gak gampang kalau objeknya manusia. Gimana melakukan kasih seperti di 1 Korintus 13 yang gak berkesudahan? Ini berarti terus bersabar (meskipun suami mengulangi kesalahan yang sama) , terus murah hati (memberikan pengampunan padahal hati masih kesal), dan waktu menulis ini aku merasa aku yang memegahkan diri ya karena merasa benar terus. Duh. Mengasihi ternyata berkorban ya. Dan aku ingat bagaimana Tuhan mengasihiku, dengan pengorbanan. Kalau aku mencintai Tuhan, sediakah aku berkorban dengan berjuang dan berusaha mencintai suamiku?

Pernikahan menciptakan situasi di mana cinta mengalami ujian terberat. Ujian itu adalah bahwa cinta harus diusahakan.
Pernah baca di mana gitu, kalau cinta ke anak itu otomatis. Lebih mudah bangun tengah malam dan buatkan anak susu, dibandingkan malam-malam dibangunin suami untuk bikin Indomie. Mudah menunjukkan cinta ke suami saat aku merasa mencintai suami atau saat love tankku penuh. Kalau ngga? Susaaahhh....  Apalagi kalau suami bikin kesal. Minta pijat? Bye... Aku tidur dulu ya suami. Tapi pernikahan adalah komitmen mencintai seumur hidup. Saat males melayani suami, ingat-ingat aja kalau aku sudah berkomitmen mengasihi dia seumur hidup. Dan kalau yang kulakukan ini menunjukkan kasih ke suami, lakukan! Gak peduli mood atau nggak (nulis ini kok berasa nusuk-nusuk diri sendiri ya).

Adakalanya memang sulit untuk mencintai pasangan kita,  tetapi itulah gunanya pernikahan, mengajarkan kita untuk mencintai.
Pasanganku adalah partnerku belajar mencintai. Mencintai sesama yang lain boro-boro dah kalau sama suami yang tiap hari ketemu aja gak bisa dicintai, apalagi Tuhan yang gak kelihatan?
Saya mulai menahan lidah saya.
Saya mulai mengakui kesalahan-kesalahan saya dan meminta maaf untuk semuanya itu.
Saya berhenti membela diri ketika saya dihakimi dengan terlalu keras, sebab yang terutama bukanlah dibenarkan tetapi untuk mencintai.
(Dr. Barger)
Baca ini ketampar bolak-balik, diingatkan kalau yang terpenting adalah UNTUK MENCINTAI. Apapun yang dikatakan suami, tetap tunjukkan kalau aku mencintai suami. Mulai diam, jangan buka mulut, minta maaf, berubah jika perlu. Yang terpenting, kasihi suami dengan sungguh apapun yang terjadi. Kalau aku mencintai suami dengan sungguh, aku akan lebih sungguh bersabar, lebih bermurah hati memberikan yang terbaik, lebih mudah mengampuni, gak gampang marah dan menyimpan kesalahan suami. Aku mau berusaha mengasihi lebih sungguh.

Palangka Raya, 5 Februari 2019 
-Mega Menulis-

Amsal 5, Mazmur 36

Mazmur 36

Scripture      
Mazmur 36:1 (TB)  Untuk pemimpin biduan. Dari hamba TUHAN, dari Daud. (36-2) Dosa bertutur di lubuk hati orang fasik; rasa takut kepada Allah tidak ada pada orang itu,

Observation
Dalam hatiku, aku masih menyimpan kekesalan ke suamiku gara-gara perkataannya semalam. Suamiku tahu aku marah dan sudah minta maaf, aku bilang iya maafin, tapi di hati masih jengkel.Sampai-sampai suami ajak having sex aku nolak karena gak mood. Bukannya ngehukum, tapi beneran gak mood. Masih kepikiran, kok teganya suamiku ngomong kayak gitu. Pas baca ayat ini berasa jadi orang fasik, di mulut ngomong iya ngampuni, tapi aku masih kesal. Itu dosa Mega!

Aplication
✔️ Aku mau ngomong lagi ke suami dan keluarin uneg-unegku, gak mau menyimpan terus kekesalan ini. Harusnya semalam langsung ngomong apa yang aku rasakan dan gak asal bilang iya kasih pengampunan padahal hati belum beres.

Prayer
Tuhan, ampuni aku karena mulut dan hatiku gak sejalan. Tolong aku untuk bisa bicara dengan suami dengan ketenangan dan gak pakai emosi. Aku mau perbaiki hubungan dengan suami, tolong aku Tuhan. Amin.

Amsal 5

Scripture      
Amsal 5:19 (TB)  rusa yang manis, kijang yang jelita; biarlah buah dadanya selalu memuaskan engkau, dan engkau senantiasa berahi karena cintanya.

Observation
Perasaan dan tubuh perempuan sejalan, sewaktu perasaan gak merasa dekat dengan suami, susah sekali untuk memuaskan suami. Itu yang aku rasakan. Gimana mau intim kalau gak ada keterbukaan, masih ada perasaan yang belum aku ungkapkan. Ini berarti aku harus segera pemberesan bener-bener dengan suami dan gak menutupi yang aku rasakan, supaya hubungan kami kembali baik.

Aplication
✔️  Again,  segera ngomong ke suami kalau masih ada yang mengganjal. Jangan disembunyikan,akan berpengaruh ke hubungan intim. Cewek gitu lo, mana mau melayani suami saat kesel. Boro-boro melayani, ngomong aja bisa males. Gak boleh gitu Meg!

Palangka Raya, 5 Februari 2019
-Mega Menulis-

Amsal 4

Amsal 4

Scripture      
Amsal 4:20 (TB)  Hai anakku, perhatikanlah perkataanku, arahkanlah telingamu kepada ucapanku;

Observation
Sebagai ortu, sedih banget deh rasanya waktu bocah-bocah gak mau denger waktu kita ngomong. Aku dah ngerasain, Sara sekarang dipanggil aja gak langsung nyahut,terus giliran diminta tolong apa gitu, dicuekin, hadeh.... Sedih karena Sara gak denger-dengeran, ga mau fokus dan obey. Kesalahanku dan suami sih, gak konsisten kasih tahu Sara. Waktu dia gak obey, kami kadang biarkan, kadang kami kasih tahu. Aku kadang menaati firman Tuhan, kadang nggak. Mungkin begitulah perasaan Tuhan saat aku gak menaati Dia, Tuhan berduka.

Aplication
✔️ Saat tahu kebenaran, lakukan Meg! Jangan mencari alasan untuk ketidaktaatan.

Prayer
Tuhan, tolong aku untuk menaatiMu. Aku gak mau mendukakan Tuhan. Terima kasih kalau aku boleh merasakan hati Tuhan saat menjadi orang tua saat ini. Amin.

Palangka Raya, 4 Februari 2019
-Mega Menulis-

Sacred Marriage (Chapter 2)

Sacred Marriage
Chapter 2

Pernikahan adalah pembuka rahasia yang tak kenal ampun, sebuah lampu sorot yang menyinari tempat-tempat tergelap dalam sifat manusia.
-Katherine Anne Porter-
Hidup 24 jam sehari, tidur dan bangun bersama orang yang sama membuatku gak bisa menyembunyikan apa-apa dari pasangan. Pernikahan sudah mengeluarkan sisi terbaik dan sisi terburukku. Sekarang ada yang melihat sisi terbaik dan terburukku, mengkoreksinya, menerimanya. Semenjak menikah aku baru sadar kalau aku pemalas (DULU aku mencuci peralatan makan sehari sekali, aku mencuci pakaian seminggu sekali) , aku gak fokus (ya, aku multi tasking, akibatnya terkadang melewatkan beberapa pekerjaan) , aku pelupa (aku sering buanget ditegur suami masalah ini), gak sabaran, aku sering berbantahan (dengan auami pastinya, saat aku merasa benar) , aku kuatiran (dan gak bisa tidur kalau sudah kepikiran suatu hal) dan masih banyak lagi sifatku yang buruk. Yang mungkin gak aku sadari kalau aku gak menikah. Selama ini aku asyik hidup sendiri dan gak ada yang menegurku. Pernikahan mengeluarkan sisi terbaik dan terburukku, pasanganku adalah saksi hidupku selama 24 jam. Semua kelemahan, cacat karakter, sisi jelekku terlihat jelas. Dan aku bersyukur buat suamiku yang mengasihiku yang seperti ini. Dia punya banyak alasan untuk meninggalkanku tapi dia gak melakukan itu.  Bukan berarti pernikahanku bebas konflik. Banyak gesekan, tapi melalui semuanya itu Tuhan menajamkan kami,membentuk karakter kami menjadi serupa dengan Dia.

Tujuan utama pernikahan adalah memberikan analogi tentang rekonsiliasi, yaitu menjadi suatu model yang menunjukkan hubungan Kristus dengan jemaat-Nya.
Rindu sekali goal ini tercapai. Rindu melihat pernikahan kami menjadi berkat bagi orang-orang yang mengenal kami. Pernikahan kami gak sempurna, kami masih banyak melakukan kesalahan. Tapi kamu mau belajar punya hubungan yang menunjukkan hubungan Kristus dan jemaat. Ada kasih tak bersyarat dalam pernikahan kami. Kasih yang berkata walaupun...., kami berkomitmen tetap saling mengasihi. Walaupun ada kesalahan tapi ada pengampunan, ada kesetiaan, ada kesediaan untuk memimpin dan dipimpin.

Selama sepasang suami istri masih dalam status menikah, mereka masih terus menjadi sarana yang menunjukkan-meskipun jauh dari sempurna - komitmen antara Kristus dengan jemaat-Nya. Sebab itu mempertahankan keutuhan pernikahan sangatlah penting.
Mau gak mau, baca ini jadi ingat Ahok dan Vero. Sedih deh. Bener-bener berharap Tuhan berikan hikmat buat mereka untuk kembali bersatu. Semakin termotivasi juga untuk lebih banyak berdoa dan berusaha supaya pernikahan kami tetap utuh dan boleh jadi gambaran komitmen antara Kristus dan jemaat. Kristus yang mengasihi dan rela berkorban bagi jemaat jadi model buat suamiku mengasihiku dengan pengorbanan dan aku sebagai  istri tunduk kepada suami sebagaimana jemaat tunduk kepada Kristus.

Menurut cara pandang yang berpusat pada manusia, kita akan mempertahankan pernikahan selama kenyamanan, keinginan dan harapan kita dipenuhi. Menurut cara pandang yang berpusat pada Tuhan, kita mempertahankan pernikahan sebab pernikahan itu memuliakan Tuhan dan mengarahkan dunia yang berdosa ini untuk melihat Sang Pencipta yang mengampuni dan mendamaikan.
Berdoa supaya dalam pernikahan kami ini Tuhanlah yang menjadi pusat. Apapun yang terjadi dalam kehidupan pernikahan kami, aku harus ingat kalau pernikahan ini untuk memuliakan Tuhan. Kami bisa bertengkar, tapi ada pengampunan. Saat berat bagi kami mengampuni pasangan, kami harus ingat kalau Tuhan sudah terlebih dulu mengampuni kami. Saat kami mengampuni maka biarlah dunia boleh melihat Bapa kami yang Pengampun.

Tujuan pertama dari pernikahan (melampaui kebahagiaan, ekspresi seksual, mendapatkan keturunan, kebersamaan, saling memperhatikan  atau apa pun alasan-alasan lainnya) adalah untuk menyenangkan hati Tuhan. Tantangannya adalah bahwa hal ini menuntut hidup yang berkorban tanpa memikirkan kepentingan diri sendiri. Kita tidak lagi bertanya, "Apa yang membuat saya senang?" tetapi kita diajarkan untuk bertanya, "Apa yang membuat Tuhan senang?"
Apa yang kulakukan dalam pernikahanku yang membuat Tuhan senang?
 Saat aku berkata dengan lembut dibandingkan menaikkan nada bicaraku dengan suami.
 Saat aku tunduk kepada suami dibandingkan berbantahan
 Saat aku bersedia dikoreksi oleh suami tanpa defense
 Saat aku berinisiatif memenuhi kebutuhan suami tanpa diminta
 Saat  aku membuat cangkir kopi kedua dalam sehari buat suami tanpa mengomel
 Saat akumembiarkan suami melakukan yang disukainya tanpa menuntut ditemani ngobrol
Menyenangkan suami dengan segenap hati ternyata juga menyenangkan Tuhan.

Kebanyakan perceraian terjadi karena paling tidak ada satu pihak yang telah berhenti memprioritaskan Injil Kristus dalam hidupnya.
Sebagaimana pernikahan adalah komitmen untuk bersatu, perceraian juga adalah komitmen untuk berpisah. Aku harus belajar terus-menerus memprioritaskan Injil Kristus untuk menjaga pernikahan kami. Aku gak bisa mengontrol apa yang dilakukan suami, tapi aku bisa mengontrol diriku sendiri. Aku mau berespon sesuai firman Tuhan.

Pernikahan dapat menjadi dasar bagi pekabaran Injil. Pernikahan kita dapat menarik orang lain kepada sebuah kebenaran yang melampaui dunia ini dan berkelanjutan sampai di dunia yang akan datang. Hanya dengan mempertahankan pernikahan, kita dapat membangun monumen terhadap prinsip rekonsiliasi dan mempraktikannya.
Pernikahan ternyata sepenting ini, pernikahan menjadi sarana bagi mereka yang gak mengenal Kristus kepada Kristus. Pernikahanku sepenting ini, aku harus bekerja dan berusaha lebih keras untuk menjaganya dan gak mudah menyerah apapun yang terjadi, melakukan yang terbaik dan mempersilakan Kristus bekerja di dalam dan melalui pernikahan kami. Untuk menjadikannya kesaksian bagi orang lain kepada kebenaran. Amin.

Palangka Raya, 30 Januari 2019
-Mega Menulis-

Sunday, February 3, 2019

Mazmur 34, Amsal 3

Mazmur 34

Scripture      
Mazmur 34:8 (TB)  (34-9) Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya TUHAN itu! Berbahagialah orang yang berlindung pada-Nya!

Observation
Mengecap adalah pengalaman indera yang luar biasa. Aneh kalau dipikir-pikir gimana Tuhan membuat lidah kita merasakan sesuatu dengan berbeda antara seseorang dengan orang yang lain. Ibaratnya, aku dan suami sama-sama makan nasi goreng yang sama, tapi bagi dia enak dan bagiku nggak, atau bagi dia kurang asin dan bagiku keasinan. Sama, aku dan suami bisa sama-sama dimarahi atasan tapi bisa jadi aku melihat kebaikan Tuhan, tetapi dia nggak. Luar biasa sekali! Pengalaman yang sama tapi yang dirasakan dan dilihat beda. Daud mengajak kita melihat dan mengecap sendiri kebaikan Tuhan. Kita bisa saja mengalami hal yang sama dengan orang lain, tapi bagi kita yang berlindung pada Tuhan, kita senantiasa dimampukan melihat dan merasakan kebaikan Tuhan.

Aplication
✔️ Apapun yang terjadi dalam hidupku, aku mau berusaha melihat dan merasakan sendiri kebaikan Tuhan.

Prayer
Tuhan, hari ini dan seterusnya aku mau mengecap dan melihat kebaikan Tuhan dalam segala yang terjadi di hidupku. Amin.

Amsal 3

Scripture      
Amsal 3:7 (TB)  Janganlah engkau menganggap dirimu sendiri bijak, takutlah akan TUHAN dan jauhilah kejahatan;

Observation
Saat berkonflik dengan orang lain, terutama dengan suami,  aku sering kali merasa menjadi yang paling benar. Gak boleh gitu!2
Harus lebih takut akan Tuhan dan menjauhi kejahatan dibandingkan merasa paling bijak dan benar. Karena kalau aku merasa aku sendiri yang benar maka akan susah bagiku untuk takut sama Tuhan,pasti egoku yang kumenangkan. Padahal ada kalanya Tuhan ingin aku mengalah dan berdebat sekali pun benar. Tuhan ingin aku gak berbuat jahat walaupun benar. Kalau pun aku benar, tapi lalu aku mengejek yang salah, itu jahat di mata Tuhan.

Application
✔️ Aku mau hidup takut akan Tuhan dan taat dibandingkan merasa benar tapi salah di mata Tuhan.

Prayer
Tuhan, hanya Engkaulah yang benar. Apa yang aku anggap benar belum tentu benar di mata Tuhan. Tolonglah aku untuk gak hanya merasa bijak, tapi benar-benar bertindak bijak. Amin.

Palangka Raya, 3 Februari 2018
-Mega Menulis-

Saturday, February 2, 2019

Mazmur 33, Amsal 2

Mazmur 33

Scripture      
Mazmur 33:20 (TB)  Jiwa kita menanti-nantikan TUHAN. Dialah penolong kita dan perisai kita!

Observation &  Aplication
Tuhan adalah penolong dan perisaiku. Ya Tuhan, aku percaya. Ada sebuah doa kami (aku dan suami) yang belum terjawab sampai sekarang,tapi kami mau terus menanti-nantikan Tuhan. Bagaimana menanti Tuhan?
👉 Tetap tekun dalam berdoa karena berdoa membuat hati kami terus berada dalam kondisi berharap.
👉 Percaya waktu Tuhan adalah sempurna. Percaya Tuhan tahu yang terbaik. Kalau Tuhan menjawab dengan tidak pun, aku mau tetap percaya kalau jawaban Tuhan yang terbaik.

Prayer
Tuhan, aku  mau tekun menanti-nantikan Engkan karena aku tahu aku gak akan dikecewakan. Terima kasih Tuhan. Amin .

Amsal 2

Scripture      
Amsal 2:7 (TB)  Ia menyediakan pertolongan bagi orang yang jujur, menjadi perisai bagi orang yang tidak bercela lakunya,

Observation & Aplication
Jadi ingat ayat di Mazmur 33 yang jadi rhemaku hari ini, dikatakan bahwa Tuhanlah penolong dan perisai kita. SAMA dengan di ayat ini. Saat menanti-nantikan Tuhan, kami harus :
🌸 JUJUR
🌸 TIDAK BERCELA
Jangan lupakan ini :
Saat jujur, Tuhan pasti tolong.
Saat berperilaku tidak bercela, Tuhan jadi perisai.

Prayer
Tuhan, jadilah penolong dan perisaiku. Aku mau hidup jujur dan berperilaku tidak bercela. Tolong aku Tuhan. Amin.

Palangka Raya, 2 Februari 2019
-Mega Menulis-

Friday, February 1, 2019

Mazmur 32, Amsal 1

Mazmur 32

Scripture
Mazmur 32:3 (TB)  Selama aku berdiam diri, tulang-tulangku menjadi lesu karena aku mengeluh sepanjang hari;

Observation
MENGELUH itu gampang, selalu ada hal yang bisa aku keluhkan. Kemarin cuaca di daerahku mendung dan dingin, jadi di dalam ruangan terasa dingin sekali, padahal suhu ac ruangan sudah dinaikkan. Hari ini suhu ac ruangan sudah paling dingin, tapi karena hari panas jadi gak berasa. Hadehhh.... Dikasih dingin ngeluh, dikasih panas ngeluh. Aku harus belajar untuk terus fokus pada berkat Tuhan, fokus melihat kebaikan yang Tuhan perbuat, supaya gak mengeluh.

Aplication
✔️  Kalau mau ngeluh, tahan lidah.
✔️  Lakukan aktivitas yang berguna supaya ga ada kesempatan mengeluh.

Prayer
Bapa, aku gak mau mengeluh sepanjang hari dan mendukakan Tuhan,tolong aku supaya menjadi berkat lewat yang aku lakukan. Amin.

Amsal 1

Scripture      
Amsal 1:24 (TB)  Oleh karena kamu menolak ketika aku memanggil, dan tidak ada orang yang menghiraukan ketika aku mengulurkan tanganku,

Observation
Ada kalanya saat mendapat nasehat aku merasa itu bukan untuk aku dan aku menolak. Aku mengeraskan hati. Padahal, sebenarnya aku memerlukan nasehat itu. Tapi karena gak sejalan dengan pikiranku, aku menolak. Akibatnya, kalau hasilnya buruk, aku menyesal karena gak mengabaikan nasehat.

Aplication
✔️ Saat mendapat nasehat, uji dengan firman Tuhan, jangan dengan pemikiranku sendiri.

Prayer
Tuhan, aku gak mau lagi sembarangan menolak nasehat, aku mau mengujinya dengan firmanMu dan mau taat sesuai firmanMu. Amin.

Palangka Raya, 1 Februari 2019
-Mega Menulis-

Kisah Para Rasul 1-2

Kisah Para Rasul 1 Scripture       Kisah Para Rasul 1:8 (TB)  Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kam...