.....apa saja yang terpikirkan,yang jadi perhatianku, kehidupanku, pengalaman(ku dan orang lain), apa yang kusukai, apa yang tidak kusuka,apa yang ingin kubagikan, apa yang menyentuhku,apa yang tidak ingin aku lupakan, yang menginspirasiku, yang menolongku, menguatkanku, dan berarti buatku.

Dan di atas segalanya, perjalananku bersama Yesusku, saat-saat aku belajar berjalan bersama-Nya, bergantung sepenuhnya kepada-Nya,menikmati pemeliharaan dan kasih-Nya yang sempurna atas hidupku.

Tuesday, February 26, 2019

Amsal 25

Amsal 25

Scripture      
Amsal 25:15 (TB)  Dengan kesabaran seorang penguasa dapat diyakinkan dan lidah lembut mematahkan tulang.


Observation
Sabar dan berlidah lembut. Aku mau memilikinya hari ini saat menghadapi anak-anakku, terutama Sara. Sejauh ini aku berhasil, yay! Tadi pagi belum sempat ngapa-ngapain, bocah-bocah bangun pagi. Duh, di kepala sudah kebayang gak bakal bisa ngapa-ngapain. Sofia maunya digendong, mana Sara malah minta dibacain buku pula pake mau merengek. Hadeh... Dibujuk gak mau. Padahal aku belum cuci dot, masak, dll. Aku hampir aja bentak dia. Cuma kupikir kalau dia nangis beneran, bakal butuh lebih banyak waktu untuk diemin dia. Akhirnya aku minta dia pilih buku yang dia mau, aku bacakan dan dia senang. Aku tawarin sarapan sambil baca buku, eh mau dia. Sara dan Sofia sarapan terus aku mandikan. Sebelum aku berangkat kantor mereka berdua sudah sarapan dan mandi. Yay! Senang banget. Aku malah sempat sarapan bareng suami dan ngobrol. Terkadang karena gak sabar aku membentak dia dan malah suasana makin heboh di rumah. Ternyata waktu aku mau bersabar dan bersikap lembut sama Sara, dia malah nurut dan gak pake nangis segala.

Aplication
✔️ Pilih bersikap lembut dan sabar ke Sara daripada membentak atau mengancam.

Prayer
Tuhan, aku mau jadi mama yang lembut dan sabar ke anak-anakku. Tolong aku untuk gak mengancam atau membentak anak-anak. Aku mau memenangkan hati mereka dengan mengasihi mereka. Amin.

Palangka Raya, 25 Februari 2019
-Mega Menulis-

No comments:

Sacred Marriage (Chapter 12)

Pernikahan dapat menjadi sarana yang indah untuk melihat kehadiran Tuhan dalam kehidupan sehari-hari. Sebagaimana sebuah sarana gak mendata...