.....apa saja yang terpikirkan,yang jadi perhatianku, kehidupanku, pengalaman(ku dan orang lain), apa yang kusukai, apa yang tidak kusuka,apa yang ingin kubagikan, apa yang menyentuhku,apa yang tidak ingin aku lupakan, yang menginspirasiku, yang menolongku, menguatkanku, dan berarti buatku.

Dan di atas segalanya, perjalananku bersama Yesusku, saat-saat aku belajar berjalan bersama-Nya, bergantung sepenuhnya kepada-Nya,menikmati pemeliharaan dan kasih-Nya yang sempurna atas hidupku.

Friday, March 29, 2019

Amsal 28, Mazmur 87

Amsal 28

Scripture      
Amsal 28:20 (TB)  Orang yang dapat dipercaya mendapat banyak berkat, tetapi orang yang ingin cepat menjadi kaya, tidak akan luput dari hukuman. 

Wednesday, March 27, 2019

Amsal 27, Mazmur 86

Amsal 27

Scripture      
Amsal 27:5 (TB)  Lebih baik teguran yang nyata-nyata dari pada kasih yang tersembunyi.

Amsal 26

Amsal 26

Scripture      
Amsal 26:11 (TB)  Seperti anjing kembali ke muntahnya, demikianlah orang bebal yang mengulangi kebodohannya.

Observation
Baca ayat ini berasa jleb jleb jleb banget. Aku berasa kurang perhatian dari suami, udah aku coba komunikasikan dengan suami tapi malah gak direken dan ditanggapi becanda. Emosi jadinya beberapa hari ini. Ngomong mulai ketus, gak terkontrol. Kebodohanku terulang. Menyesal rasanya kalau dah gak emosi.

Amsal 25

Amsal 25

Scripture      
Amsal 25:24 (TB)  Lebih baik tinggal pada sudut sotoh rumah dari pada diam serumah dengan perempuan yang suka bertengkar.

Monday, March 25, 2019

Amsal 24

Amsal 24

Scripture      
Amsal 24:29 (TB)  Janganlah berkata: "Sebagaimana ia memperlakukan aku, demikian kuperlakukan dia. Aku membalas orang menurut perbuatannya."

Amsal 23

Amsal 23
Scripture      
Amsal 23:25 (TB)  Biarlah ayahmu dan ibumu bersukacita, biarlah beria-ria dia yang melahirkan engkau.

Observation
Aku merasa belum menyenangkan mamaku. Teringat ada keinginan mama yang belum bisa aku penuhi.

Aplication
✔️  Aku mau menabung untuk memenuhi keinginan mama, kalau gak diniatkan gak akan bisa.
✔️ Kalau belum bisa sekarang. Senangkan mama dengan melakukan hal sederhana.

Prayer 
Tuhan, tolong aku untuk sungguh-sungguh menyenangkan hati mamaku. Kalau aku belum mampu memenuhi keinginan mama yang itu, saat ini aku mau menyenangkan mama sebisaku.


Saturday, March 23, 2019

Sacred Marriage (Chapter 7)

Ada satu karakteristik yang membuat riwayat hubungan Tuhan dan bangsa Israel bertahan, yaitu : kesetiaan atau ketekunan (perseverance).
Sebagaimana kesetiaan teruji oleh waktu, ketekunan juga. Melalui masa yang panjang, kita bisa melihat bagaimana Tuhan setia pada Israel yang tidak setia. Tuhan TETAP mengasihi Israel dalam segala waktu, saat dikecewakan, saat ditinggalkan, saat ditolak, bahkan saat marah pun Dia tetap menunjukkan kasihNya. Bagaimana dengan aku? Aku menganggap diriku setia, karena aku merasa gak ada pikiran untuk selingkuh atau memikirkan pria lain selain suami. Tapi tekun? Tekun mengasihi? Sepertinya nggak. Ada saat rasanya aku gak mengasihi suamiku, saat dikecewakan, saat aku gak mendapatkan yang aku inginkan, saat marah, dll. Aku gak tekun mengasihi. Bagaimana aku tahu aku sedang gak mengasihi? Aku mulai gak bersabar, gak lagi murah hati ingin memberikan yang terbaik, mulai menyimpan kesalahan suami. Duh.  Ayat di bawah ini benar-benar jadi reminder untuk fokus pada kasih Allah dan teladanNya. Belajar setia dari Dia yang setia. Meneladani ketekunanNya dalam mengasihi. 
2 Tesalonika 3:5 (TB)  Kiranya Tuhan tetap menujukan hatimu kepada kasih Allah dan kepada ketabahan Kristus.

Friday, March 22, 2019

Amsal 22, Mazmur 81

Amsal 22

Scripture      
Amsal 22:18 (TB)  Karena menyimpannya dalam hati akan menyenangkan bagimu, bila semuanya itu tersedia pada bibirmu.
Amsal 22:18 (BIMK)  Engkau akan senang apabila pengajaranku itu kausimpan dalam hatimu. Karena dengan demikian kau telah siap apabila kau hendak memakainya.

Amsal 21, Mazmur 80

Mazmur 80

Scripture      
Mazmur 80:6 (TB)  (80-7) Engkau membuat kami menjadi pokok percederaan tetangga-tetangga kami, dan musuh-musuh kami mengolok-olok kami.

Wednesday, March 20, 2019

Amsal 20

Amsal 20

Scripture      
Amsal 20:30 (TB)  Bilur-bilur yang berdarah membersihkan kejahatan, dan pukulan membersihkan lubuk hati.

Amsal 19, Mazmur 78

Mazmur 78

Scripture      
Mazmur 78:29-30 (TB)  Mereka makan dan menjadi sangat kenyang; Ia memberikan kepada mereka apa yang mereka inginkan.
Mereka belum merasa puas, sedang makanan masih ada di mulut mereka;

Hagar : Wanita yang Didengar Allah

Bacaan: Kejadian 16: 1-16; Kejadian 21:8-21

Hagar adalah seorang wanita Mesir yang menjadi budak bagi Abraham dan Sara ketika mereka meninggalkan negeri itu. Meninggalkan tanah kelahiran bukan hal yang mudah bagi seorang wanita, apalagi untuk menjadi budak bagi orang dari bangsa lain. Hagar tentunya bukan budak biasa karena Sara kemudian memberikannya kepada Abraham, menjadi istri Abraham dan melahirkan anak baginya. Sebagai budak, Hagar tidak dapat menolak. Hagar sendirian, tidak punya hak, tidak dapat melawan, tidak berdaya, dan tidak memiliki siapa-siapa untuk membelanya. 

Bayangkan kita berada di posisi Hagar, mungkin bukan sebagai budak, tapi dalam posisi merasa sendirian, tak berdaya, dan tak ada yang membela. Pastinya pernah ya. Di saat seperti ini kita perlu mengingat, ada Tuhan yang membela kita. Ada sebuah janji Tuhan yang sangat indah dan dapat kita perkatakan saat kita sedang merasa seperti Hagar:

Tuesday, March 19, 2019

Amsal 18, Mazmur 77

Amsal 18

Scripture      
Amsal 18:15 (TB)  Hati orang berpengertian memperoleh pengetahuan, dan telinga orang bijak menuntut pengetahuan.

Observation
Semakin seseorang bijak dan berpengertian, semakin banyak ia bersedia mendengar. Gak asal mendengar, tapi dia bersungguh-sungguh ingin mendapatkan pengetahuan. Diingatkan juga untuk punya hati yang mau terus mau belajar.

Aplication
✔️ Sediakan hati dan telinga yang siap menerima hal baru. Jangan pernah berhenti belajar Meg!
✔️ Pengen slow reading baca buku lain selain Sacred Marriage. Ada buku yang pernah kubaca habis tapi rasanya kurang nancap. Buku Parenting yang berjudul Cinta yang Berpikir. Aku mau baca dan buat refleksinya seperti Sacred Marriage.

Prayer
Tuhan, berikanku hati yang bersedia diajar sama Tuhan lewat apapun yang ada di sekelilingku. Jangan biarkan aku membuang waktuku melakukan yang gak berguna ya Tuhan. Amin.

Mazmur 77

Scripture      
Mazmur 77:11 (TB)  (77-12) Aku hendak mengingat perbuatan-perbuatan TUHAN, ya, aku hendak mengingat keajaiban-keajaiban-Mu dari zaman purbakala.

Observation
Mengingat perbuatan Tuhan dan keajaiban yang dibuatNya membuatku menyadari :
🌸  Betapa diberkatinya aku, kebaikanNya limpah dalam hidupku. Gak ada sehari pun kudapati tanpa kebaikanNya.
🌸 Betapa besar kuasa Tuhan. Di luar Dia aku gak bisa berbuat apa-apa.
🌸 Gak ada kebetulan dalam hidupku, semua yang terjadi berada dalam kedaulatanNya

Aplication
Apakah yang kulakukan untuk mengingat perbuatan Tuhan?
👉 Merenungkan kebaikanNya sepanjang hari
👉 Menuliskannya. Catatan yang buruk lebih baik dari pada ingatan terbaik sekali pun
👉 Membagikan kebaikanNya dengan bersaksi kepada orang lain

Prayer 
Aku mau merenungkan kebaikanMu sepanjang hari dan bersyukur karena  sungguh baik Engkau Tuhan. Amin.

Gratitude Journal
18 Maret 2019

1. Bersyukur gak usah masak sarapan. Yay! Jadi sempat nyetrika deh.
2. Bersyukur pagi-pagi dapat kue di kantor, ada yang buat brownies kukus dan ada yang bawa pie susu dari Bali.
3. Bersyukur pagi ini teman-teman di kantor ada yang bertugas untuk kasih "Senyum Sapa Salam"  di kantor, lihat mereka emang bikin suasana kantor jadi ceria, hohoho.
4. Bersyukur  sore jalan ke pameran sekeluarga dan pa Sara menangin boneka monyet di salah satu stan.  Yay! Suamiku jago maen puzzle rupanya.
5.Bersyukur  sempat nyuci baju sebelum berangkat lihat pameran.

Palangka Raya, 18 Maret 2019
-Mega Menulis-

Sunday, March 17, 2019

Amsal 17

Amsal 17

Scripture      
Amsal 17:14 (TB)  Memulai pertengkaran adalah seperti membuka jalan air; jadi undurlah sebelum perbantahan mulai.

Amsal 16, Mazmur 74

Amsal 16

Scripture      
Amsal 16:32 (TB)  Orang yang sabar melebihi seorang pahlawan, orang yang menguasai dirinya, melebihi orang yang merebut kota.

Saturday, March 16, 2019

Amsal 15

Amsal

Scripture      
Amsal 15:17 (TB)  Lebih baik sepiring sayur dengan kasih dari pada lembu tambun dengan kebencian.

Friday, March 15, 2019

Amsal 14, Mazmur 73

Mazmur 73

Scripture      
Mazmur 73:28 (TB)  Tetapi aku, aku suka dekat pada Allah; aku menaruh tempat perlindunganku pada Tuhan ALLAH, supaya dapat menceritakan segala pekerjaan-Nya.

Thursday, March 14, 2019

LIST BLESSING 2018

1 Juli 2018 
1. Bersyukur walaupun tanggal 1 belum gajian (karena tanggal merah), hari ini bisa belanja keperluan Sara dan Sofia.
2. Bersyukur punya suami yang sangat teliti, setiap belanja pasti ngecek harga di struk. Pas ada harga barang yang beda dengan di struk bisa langsung dikomplain. Mana semalam selisihnya lumayan. Aku bukan orang yang teliti, jadi benar-benar blessing punya suami model gini. Jadi ada barang yang harganya di sticker harga beda dengan di struk. Bisa komplain deh.
3. Bersyukur akhirnya semalam nyobain makan di depan KPD,  ternyata murah dan enak. Sudah lama pengen nyobain, selama ini kalau belanja di KPD sering lihat itu warung makan ramai banget.
4. Bersyukur hari ini bisa bicara ke adekku yang mau nikah nanti tentang persiapan pernikahannya. Bersyukur karena adekku punya calon PH yang baik,  setia dan gak neko-neko.
5. Bersyukur ada diskon besar di Hypermart. Dapat Blue Band 2 kg murah banget padahal expirednya masih lama, 2020 bo. Lumayan mamah bisa buat stik bawang buat cemilan kapan-kapan dan open order kalau mood katanya.
6. Bersyukur sudah ada Grab Car di Palangka Raya, blessing buat yang gak punya mobil seperti kami kalau perlu naek mobil. Bersyukur hari ini dapat driver yang ramah.
2 Juli 2018 
7. Bersyukur aku dan Pa Sara gajian jadi bisa bayar tagihan bulanan tepat waktu.
8. Bersyukur bergabung dalam grup mentoring para istri. Bisa punya mentor dan rekan yang saling memperhatikan dan mendoakan.
9. Bersyukur karena kemarin Pa Sara punya kesempatan untuk survei rumah. Ada rumah yang kami suka dan sedang kami doakan.
10. Bersyukur adanya BRG Challenge bulan ini, jadi berasa kaya karena ternyata berkat Tuhan begitu banyak. Inspiratif banget share Ci Lia tentang buku yang dibacanya.  Gara-gara baca buku Ann Voskamp yang judulnya One Thousand Gifts
tentang gimana kita belajar bersyukur menemukan berkat-berkat Tuhan dalam keseharian, Ci Lia punya beberapa buku yang isinya berkat Tuhan dalam setahun, kalau gak salah dia mulai dari tahun 2014. Penulis bukunya challenge setiap hari untuk menemukan dan menuliskan 3 aja berkat Tuhan yang kamu alamin, maka pas 1 tahun bisa terkumpul at least 1000 berkat, one thousand gifts.
3 Juli 2018
11. Bersyukur Papa Sara ada di sini dan gak keluar kota, jadi gak berasa sendirian pas Sara lagi sakit gini. Bersyukur Sara mau makan walaupun sedikit dan banyak minum. Bersyukur walaupun badannya panas, Sara masih aktif.
12. Bersyukur tadi siang bisa tidur sama-sama  berempat, bisa istirahat lumayan lama karena semalam tidur cuma sebentar. Puji Tuhan, Sofia sehat dan gak rewel. Gak kebayang kalau Sara dan Sofia sakit barengan dan rewel bareng.
13. Kupikir gak susah ikut BRG Challenge, cuma nulis 'hanya'  3 hal yang disyukuri dalam sehari, masa sih ga ada yang disyukuri setiap hari. Tapi hari ini nyadar, kekonsistenan dan kesetiaan yang dibutuhkan untuk ikutan challenge ini.  Bersyukur sampai hari ketiga ini masih konsisten untuk buat list berkat Tuhan hari ini.
4 Juli 2018
14. Bersyukur walaupun panasnya Sara sampai 40 derajat tapi dia gak sampai step.
15. Bersyukur suami ada di rumah saat Sara sakit dan gak ke luar kota, kalau iya gak tahu lah gimana.
16. Bersyukur di IGD cepat ditangani, walaupun harus opname di RS tapi bersyukur ada progress, sudah gak panas lagi dan masih observasi, diagnosa dokter ada radang tenggorokan.
17. Bersyukur masih dapat ruangan walaupun gak sesuai dengan hak peserta BPJS, tapi sorenya sudah dapat.
18. Bersyukur belum punya rumah sendiri, aneh sih bersyukur buat hal ini karena sebelumnya pengen banget punya rumah sendiri. Tapi saat ini, ada mama dan adek-adekku yang bantuin jaga Sofia saat aku dan Pa Sara di RS. Bersyukur ada mama yang mau bantu membawa barang-barang ke RS sewaktu aku ngurus Sofia.
19. Bersyukur Sofia gak terlalu rewel ditinggal di rumah.
20. Bersyukur Sara masuk RS sewaktu RS mau penilaian untuk akreditasi jadi pelayanannya lebih baik dari biasanya.
21. Bersyukur buat kelancaran tes pekerjaan Ruri adekku di UT, berdoa semoga dia mendapatkan hasil terbaik.
5 Juli 2018
22. Bersyukur karena RS tempat Sara dirawat sedang dinilai untuk akreditasinya. Banyak perubahan positif, ruangan lebih bersih, pelayanan lebih baik,  staf lebih ramah, penjelasan tentang obat dan penyakit sangat jelas, dll. Aku&Pa Sara jadi punya bahan tertawaan karena kami membandingkan dengan bulan April lalu aku lahiran dan sudah berubah banyak malah agak ekstrim. Contohnya, baru hari ini aku melihat Wipol disiram-siram ke saluran pembuangan di RS. Spektakuler!  Senyum yang aku dapat dari staf di RS selama 2 hari ini lebih banyak dari total yang aku terima selama aku pernah menginap di RS sebelumnya. Berdoa semoga ke depannya RS ini semakin baik,gak cuma waktu penilaian.
23. Bersyukur walau Sara panasnya masih naik turun hari ini tapi kami percaya Tuhan yang sembuhkan  Sara mau makan walaupun gak banyak. Agak rewel sih dia hari ini, tapi aku bersyukur karena lebih baik aku mendengar suaranya heboh dibandingkan sakit diam gak berdaya.
24. Bersyukur walaupun kurang istirahat dan Pa Sara ada sariawan tapi secara umum kami berdua sehat. Bersyukur semua orang rumah sehat juga.
25. Tadi pagi menyisir rambut dan rontok banyak sekali. Bakal kayak gini setiap nyisir sampai beberapa bulan. Biasa sesudah lahiran memang rontok sih, pengaruh hormon. Pas lihat rambut sebanyak itu jadi bersyukur karena diingatkan ayat ini :
Matius 10:30-31 (TB)  Dan kamu, rambut kepalamu pun terhitung semuanya.
Sebab itu janganlah kamu takut, karena kamu lebih berharga dari pada banyak burung pipit.
Kalau rambut kepalaku saja Tuhan tahu dan perhatikan, apalagi semua bagian hidupku yang lain. Semua aspek hidupku Tuhan perhatikan. Semua isi hatiku Tuhan tahu dan peduli. Jangan kuatir Meg! Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada Tuhan, Dia yang memelihara kamu.
26. Bersyukur bisa meninggalkan Sofia dengan tenang selama Sara di RS karena dia bersama orang yang bisa dipercaya.
27. Bersyukur karena hari ini sempat chat di wa dengan teman kantor yang belum pernah ketemu (karena saat aku awal masuk kantor dia cuti melahirkan, dan begitu aku cuti melahirkan dia baru masuk) dan bisa akrab, semoga bisa bekerja sama dengan baik.
6 Juli 2018
28. Bersyukur bisa bangun subuh dan diberi kesegaran yang baru. Karena semalaman Sara tidur nyenyak jadi aku dan Pa Sara punya waktu istirahat yang cukup. Benar-benar pagi ini merasakan tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya, selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu! (Ratapan 3:22-23)
29. Bersyukur sempat jual saham yang pengen aku jual dari kapan hari di harga yang lumayan bagus hari ini, gak nyangka terjual, padahal iseng doang. Padahal hari ini IHSG lagi merah parah, kok ndilalah saham yang kujual hijau. Sempat nyesal kok gak jual di harga tertinggi, tapi teringat dari kemarin-kemarin mau jual tapi gak kejual gara-gara merah merah, lah ini kok beda sedikit dari harga tertinggi aku jadi nyesal segitunya, rakus banget aku. Berdoa supaya aku belajar bersyukur lagi.
30. Bersyukur dengar kabar kalau Sara dah bisa pulang besok. Senang banget..... Sebelumnya sempat mikir, gimana ya kalau Sara masih di RS sementara aku dah masuk kantor Senin nanti.
31. Bersyukur malam ini Sara makan banyak, no drama, no bujuk-bujuk, tahu-tahu makan aja lahap sambil ketawa-tawa. Puji Tuhan banget.
7 Juli 2018
32. Bersyukur akhirnya Sara sudah sehat dan bisa keluar dari RS hari ini. Yay! Bisa kumpul lagi di rumah. Beberapa hari ini, bolak-balik RS, capek . 
33. Bersyukur bisa nonton Piala Dunia di rumah berdua bareng suami di TV, semalam nonton bentar di RS dari HP, haiyaaaa.... Sakit mata bo. Mana ngabisin paket data pulak #sigh. Akhirnya gak nonton sampai habis gara-gara gak enak nontonnya semalam. 
34. Bersyukur karena bisa tidur siang di rumah biarpun sebentar karena banyak yang perlu diberesin. Makjangggg... Emang lebih enak kasur di rumah dibandingkan kasur RS, apalagi lantai RS. Lol.
8 Juli 2018
35. Hari ini nonton Metro iCare tentang Mengatasi Mual dan Muntah Saat Hamil, haduh melihatnya jadi kasihan sama ibu hamil yang parah muntahnya selama masa kehamilan. Jadi teringat masa kehamilan dulu. Puji Tuhan, pas hamil Sara dan Sofia aku gak pernah sekalipun mual dan muntah.
36. Bersyukur Sara bisa melakukan instruksi sederhana. Contohnya:setiap ada sampah sekarang bisa minta tolong Sara buang sampah di tempatnya. Dia selalu mau dimintain tolong buang sampah bahkan semangat banget.
37. Bersyukur karena hari ini Sara makan banyak banget. Sofia juga minumnya banyak. Bahagia emak-emak tu sederhana, ngeliat anak-anak makan minum lahap tu dah bikin sujud syukur 
38. Bersyukur sewaktu lihat buku-bukunya Sara. Bersyukur bisa beli buku. Bersyukur ketemu beberapa olshop yang oke banget. Bersyukur Sara suka lihat buku (belum bisa keles membacanya, hahaha).
39.  Tadi sore ada petugas dari BKKBN wawancara, berhubung kami ada rencana untuk lihat rumah, aku dah mau nolak karena kupikir bakal lama. Tapi Pa Sara malah ngeladenin, trus aku mikir,  "O, iya ya, rhema hari ini kan supaya gak jemu berbuat baik, aku kan minta kesempatan berbuat baik". Pasti gak mudah ya harus cari responden yang mau diwawancarai gitu, yo wes, apa salahnya memberikan waktuku. Berbuat baik gak harus kasih materi kan? Setelah wawancara, aku senang looo....Menyadari doaku dijawab dan bisa menolong orang lain. Bersyukur sekali gak menolak diwawancarai 
9 Juli 2018
40. Bersyukur hari ini hari pertama kerja setelah cuti lahiran 3 bulan. Gak terasa euy, 3 bulan cuti, pengennya nambah lagi. Bersyukur masih punya pekerjaan. Bersyukur sempat ngerasain 3 bulan makan gaji buta, hohoho. Bersyukur selama aku gak ada, kerjaan beres dihandle rekan-rekan kerja di kantor.
41. Masuk kantor dapat banyak berkat : ada acara makan siang bareng soale Kepala Kantor ulang tahun jadi makan besar,  dapat 2 baju seragam, dapat kabar kalau di kantor sudah ada koperasi (baru datang sudah ditagih simpanan wajib bo, eh tapi ini koperasi simpan pinjam juga, uhuk... uhuk... ).
42. Bersyukur hari pertama berangkat kantor Sara gak heboh dan nangis karena ditinggal ke kantor,  sepanjang hari dia asyik dan gak terlalu rewel, mau main sama eyangnya, makan juga banyak, bahkan sorenya bikin aku dan papanya ketawa melihat dia menari sendiri. Gak tahu kenapa, tapi dia kelihatan senanggggg... Banget.
43. Tadi ditagih artikel buat Majalah Pearl, sempat pusing sekejap, hahahaha. Tapi baca ini jadi bersyukur :
1 Timotius 1:12 (TB)  Aku bersyukur kepada Dia, yang menguatkan aku, yaitu Kristus Yesus, Tuhan kita, karena Ia menganggap aku setia dan mempercayakan pelayanan ini kepadaku --
Pelayanan apapun yang jadi bagianku sekarang bukan beban. Melayani Tuhan adalah kehormatan.
Aku melayani Raja Maha Kuasa, Pencipta langit dan bumi, Pemilik hidupku. Melayani Tuhan adalah sukacita. Bersyukur untuk pelayanan di Majalah Pearl. Semangat nulis ✊
44. Bersyukur buat sharing dengan grup para istri. Belajar banyak hal dari teman-teman yang lain gimana supaya tetap mesra sama suami. Jadi dapat ide-ide keren buat dipraktekin.
45. Sara tidur cepat, jam 7 malam dah tidur dia. Yihaaaa....!! Jadi punya quality time sama suami, bisa ngobrol banyak gak dihebohin the girls,  hohoho. Biasanya the girls tidur, kami berdua juga dah tepar. Ini bisa makan bareng nyantai, gak perlu gantian, ngobrolin banyak hal. Jadi bisa tidur cepat pulak.
10 Juli 2018
46. Bersyukur karena pagi tadi anak-anak bangun jam 3.30 jadi punya waktu bareng mereka sebelum ke kantor, sempat gendong mereka, ngasih susu,  mandikan Sofia. Bersyukur semalam tidur cepat, jadi bangun sepagi itu pun tetap fresh.
47. Beberapa hari aku sharing hal-hal yang aku syukuri, setiap hari aku semakin jarang mengeluh. Aku bangun setiap pagi dengan bersemangat menantikan, berkat apa lagi ya yang Tuhan sediakan hari ini. Sepanjang hari aku mencari apa yang bisa aku syukuri dan aku melihat apa yang aku cari, adaaaa.... saja berkat Tuhan hari ini. Dia gak pernah berhenti berbuat baik padaku. Benar ternyata, bersyukur melipatgandakan sukacita kita. Bagaimana bisa berlipat? Ternyata apa yang aku sharingkan bisa jadi berkat bagi orang lain, ada teman yang jadi share apa yang dialaminya, ada yang diingatkan untuk bersyukur, dll. Bertambah lagi alasan untuk bersyukur. Bersyukur bisa jadi berkat bagi orang lain hanya dengan bersyukur 
48. Bersyukur tadi sore bisa ketawa-tawa melihat tingkah Sara. Mainan kudanya tahu-tahu dibuatnya seperti di foto dan dia bilang:kuda makan, ckckckck, entah dapat ide dari mana dia. Hahahaha. Ngomongnya Sara semakin lancar, kosa katanya bertambah banyak. Bener-bener deh dia seperti spons yang menyerap apa yang ada di sekitarnya. Perkataan di sekelilingnya gak lama akan diucapkannya, mesti lebih berhati-hati dalam bicara.
11 Juli 2018
49. Tadi lihat pasangan suami istri teman kantorku, teringat kemarin melihat sesuatu yang sweet di antara mereka, jadi di kantor sedang prepare buat acara Hari Anti Narkoba Internasional tanggal 12 Juli 2018. Terusss....ada seorang teman yang datang memberikan air mineral botol buat istrinya (mereka satu kantor tapi berbeda bidang) yang duduk di dekatku spontanlah aku ngomong, "Wah mas, udah ada kok tadi dibeli sama konsumsi". "Gak papa bu", katanya lalu berlalu pergi. Terus sang istri berkata malu-malu ke aku, "Iya bu,  suami saya tahu kalau saya orangnya gak enakan minum atau makan yang disediakan kalau belum kerja, makanya dia belikan". Kulihat lagi air mineral pemberian sang suami. Emang beda sih dengan yang disediakan. Mana, ini yang ngasih suaminya pula, hohoho. Aku menulisnya ini pun tersenyum, bersyukur melihat ekspresi cinta sederhana seperti itu, tanda perhatian seorang suami.  Mood booster banget buat belajar memperhatikan kebutuhan suami, apalagi aku sering cuek dan gak memperhatikan kebutuhan suami. Kalau diminta ya dilakukan, kalau ngga ya sudah padahal tindakan pelayanan sederhana seperti itu bisa membuat love tank pasangan penuh. Bersyukur melihat pasangan seperti ini, jadi teringat suamiku yang seperti ini 
50. Kemarin kami ke Hypermart, kebiasaan kalau lagi belanja gitu, Sara suka minta kue. Kami belikan Oreo lalu dibuka dan dimakan sambil keliling Hypermart. Saat ke kasir dan barang akan discan, suami sudah mengingatkan mbak di situ untuk berhati-hati karena Oreonya sudah terbuka (ada dua orang, kasir dan yang memasukkan barang) . Eh,  tahu-tahu jatuh dong, Oreonya , berhamburan isinya di lantai. Tarik napassss.... Hembuskan....Aku menahan mulut buat gak ngomel, aku memilih diam, padahal sedikit kesal. Ya sudah lah, mbaknya gak sengaja, mau bilang apa. Suami yang sempat berucap, "Yah mbak, tadi kan saya dah bilang supaya hati-hati". Mbak kasir dan mbak yang satunya minta maaf dan kami cuma bilang gak papa. Lalu mbak yang satu pergi, gak tahu ke mana, tahu-tahu dia kembali lagi membawa Oreo yang baru, menyerahkan pada kami dan meminta maaf. Wow!!!!  Bersyukur sekali mengalami ini. Bukan hanya karena dapat  Oreo baru, tapi bersyukur melihat karyawan yang penuh tanggung jawab. Meminta maaf itu gampang, tapi dia gak cuma minta maaf tapi juga bertanggung jawab atas kesalahannya. I learn so much from her. Bersyukur untuk kesempatan belajar hari ini.
51. Bersyukur punya suami yang care banget sama anak-anak. Feel blessed. Tadi malam rela gak nonton semifinal piala dunia buat jagain si kecil. Ada yang bilang ini momen 4 tahun sekali, sayang banget gak nonton. Tapi kayaknya pak suami gak ngerasa kehilangan apa-apa tuh, paling ntar nonton di youtube golnya katanya. Bersyukur punya suami yang prioritaskan keluarga dibandingkan kesenangannya sendiri.
52. Bersyukur PC di mejaku sudah direset, sebelumnya make bentar dah bikin males soalnya leleeeettttt..... Banget. Puji Tuhan,  ada anak magang di kantor yang bisa dimintain tolong buat ngeberesin masalah ni PC.
53. Bersyukur paman bakso langganan depan rumah sudah balik dari pulang kampung Lebaran kemarin, hahahaha. Makan malam sama suami di situ deh, ngedate berdua karena the girls dah tidur 
54. Bersyukur misi penyelamatan 12 anak dan pelatih bolanya yang terjebak di gua Thailand berhasil setelah 17 hari mereka terjebak di dalam gua yang susah dicapai.Misi ink melibatkan banyak orang yang berpartisipasi, luar biasa ceritanya, sangat menginspirasi dan diberkati. Betapa rasa kemanusiaan tim penyelamatan, warga dunia dan penduduk di sekitarnya tinggi sekali, tanpa menghitung untung rugi. Bahkan ada yang berkorban nyawa.
55. Bersyukur bisa melihat Sara asyik sendiri bermain menyusun balok. Ada-ada saja idenya gadis kicik kami ini  Bersyukur Sofia bisa tidur dengan enak hari ini padahal beberapa kali pup karena mencret, bersyukur ada stok L Bio di rumah.
12 Juli 2018
56. Bersyukur hari ini kegiatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI 2018) yang diadakan kantor kami BNNP Kalteng berlangsung dengan lancar.
57. Bersyukur setelah acara HANI bisa pulang sebentar ke rumah buat istirahat dan tidur sebentar, sebelum ke kantor lagi jam kedua. Bersyukur karena bisa membawakan Sara bunga, hepi  banget dia. Bersyukur mencretnya Sofia sudah berkurang dibandingkan kemarin.
58. Bersyukur karena hari ini Pa Sara merekam pertama kalinya Sara nyanyi satu lagu full tanpa dibantu, kadang kan nyanyinya terputus-putus gitu, belum selesai satu lagu eh ganti lagu lain, hahaha, biarpun masih ada salahnya tapi senang karena dia menyelesaikan satu lagu full. Malamnya sebelum tidur tahu-tahu dia nyanyi lagu Hepi Ya Ya Ya sendiri tanpa dibantu 
59. Bersyukur hari ini dapat tips keuangan dari anggota BRG, semangat niru! 
13 Juli 2018
60. Bersyukur tadi pagi dapat pinjaman sepatu olahraga dari Oka, jadi bisa ikut olahraga di kantor hari ini. Lupa bawa sepatu olahraga dari Kasongan dan sayang beli, wong dipakai seminggu sekali doang  #emak2hemat.
61. Bersyukur bisa olahraga setelah sekian lama gak olahraga, lumayan setengah jam jalan kaki trus aerobik rame-rame di kantor.
62. Bersyukur tadi pagi ada teman yang jualan jus terong belanda dan bisa minum, karena susah dapatnya di Palangka Raya.
63. Sharing sama teman yang punya masalah rambut rontok dan mulai beruban, jadi ingat kalau aku juga sudah mulai beruban, hahaha. Kadang sedih, nyadar kalau dah tuek. Ingat ayat ini jadi terhibur : Yesaya 46:4 (TB)  Sampai masa tuamu Aku tetap Dia dan sampai masa putih rambutmu Aku menggendong kamu. Aku telah melakukannya dan mau menanggung kamu terus; Aku mau memikul kamu dan menyelamatkan kamu.
Bersyukur punya Tuhan yang seperti ini.
64. Bersyukur akhirnya selesai artikel buat Majalah Pearl bulan Juli ini, semoga gak banyak revisi  Bersyukur buat kesabaran editor menunggu artikel emak-emak seperti diriku. Weekend jadi bisa fokus sama keluarga.
65. Bersyukur hari ini makan durian Kasongan di kantor sepuasnya,gratis... tis.... hihihi, rezeki mamak sholeh.
66. Bersyukur bisa cerita apa aja sama suami tentang apa yang aku rasakan. Bersyukur punya suami yang betah mendengarkan istrinya cerita apa aja. Bersyukur suami gak buru-buru ngasih solusi, dia benar-benar kasih telinga untuk mendengarkan.
14 Juli 2018
67. Bersyukur hari ini libur, bisa bangun lebih siang dari biasanya. Bisa bersantai, tidur siang lamaaaa.... 
68. Bersyukur malam Minggu gak kemana-mana,  cuma di rumah tapi bener-bener enjoy ngabisin waktu bareng keluarga. Sebenarnya pengen banget jalan-jalan, tapi dipikir keluar rumah ntar ada aja yang dibeli, belum lagi buat makan di luar, hahaha. Bersyukur hari ini bisa menahan diri. Yay!
69. Akhirnya makan malam di rumah dengan ramen dari Fani, hohoho. Kata Pa Sara lebih enak Indomie Kari Ayam, tapi aku suka kok ini, mi-nya kayak mi lidi gitu, kaldunya mantap bingit     
70. Bersyukur bisa punya waktu baca e-book Anak Semua Bangsanya Pram walaupun belum selesai.

Amsal 13, Mazmur 72

Amsal 13

Scripture      
Amsal 13:4 (TB)  Hati si pemalas penuh keinginan, tetapi sia-sia, sedangkan hati orang rajin diberi kelimpahan.

Tuesday, March 12, 2019

Mazmur 71, Amsal 12

Amsal 12

Scripture      
Amsal 12:1 (TB)  Siapa mencintai didikan, mencintai pengetahuan; tetapi siapa membenci teguran, adalah dungu.

Sacred Marriage (Chapter 6)


Salah satu hadiah pernikahan terbaik yang diberikan Tuhan kepadamu adalah sebuah cermin berukuran satu badan yang bernama pasangan hidup. Jika ada kartu yang terlampir bersamanya,  di dalamnya akan tertulis, "Ini untuk membantumu melihat bagaimana rupamu sesungguhnya!"
Gary anda Betsy Ricucci

Pernikahan telah memberi saya sebuah cermin yang memperlihatkan dosa-sosa saya. Pernikahan membuat saya harus melihat diri saya secara jujur dan memperhatikan kelemahan karakter saya, keegoisan saya, dan sikap-sikap lainnya yang tidak kristiani. Pernikahan akan mendorong saya menyerahkan diri untuk dikuduskan dan dimurnikan,  serta mendorong saya bertumbuh dalam takut akan Tuhan.
Kalau ada yang paling tahu busuk-busuknya aku ya suamiku. Dan benar, pernikahan mengungkap banyak hal yang aku gak sadari sebelumnya. Dulu aku merasa sebagai orang yang sabar, bisa mengendalikan diri, pemaaf,  gak pemarah, dll yang baek-baek. Ternyata pas dah merit, aku baru nyadar kalau aku gak sesabar yang aku kira. Aku juga bukan orang yang mudah menerima teguran.  Aku pemalas. Dan masih banyak lagi dosa-dosaku.

Aku suka bagaimana Gary Thomas menceritakan tentang dia meributkan istrinya yang gak mengisi tempat es batu setelah memakai. Dia bilang ke istrinya hanya butuh 7 detik untuk mengisinya lagi dan dia sadar betapa egoisnya dia membiarkan kerepotan 7 detik itu berpotensi merusak pernikahannya. Suamiku juga tipe yang rapi gitu, jadi aku bisa bayangkan dia mengomeliku karena masalah 'gak penting' seperti itu. Lalu sewaktu aku mengingat-ingat, ternyata aku sama aja. Seringkali aku juga kayak gitu, mengomel karena suami aku anggap lambat bersiap-siap sewaktu kami mau pergi dan merusak sepanjang hari karena omelanku (padahal mau berangkat ke Gereja lo itu). Padahal kalau aku mau bersabar dan berdiam, toh aku gak akan kehilangan apa-apa, paling beberapa menit.

Kita harus berdisiplin membuka diri agar kelemahan-kelemahan kita diketahui oleh pasangan kita, dan dengan demikian juga dapat dilihat jelas oleh kita sendiri.Dosa tidak pernah tampak terlalu buruk jika hanya diketahui oleh kita saja.
Bagian ini membuatku merenung:Apakah ada dosa yang masih aku sembunyikan dari pasangan?
Terkadang mengakui ini sulit banget.Gak diakui aja sudah banyak kelemahanku, kalau diakui gimana respon pasangan ya? Tapi ada dikatakan saling mengaku dosa supaya sembuh. Bagaimana aku bisa dimurnikan kalau aku gak mau mengakui kelemahan dan dosa-dosaku? Ok, aku terpikirkan satu hal yang mau aku akui sama suamiku.

Ketika dosa anda tersingkap, pakailah kesempatan itu sebagai sarana bertumbuh dalam salah satu karakter kristiani yang mendasar, yaitu kerendahan hati yang akan menuntun anda mengakui dosa-dosa anda dan menolak untuk mengulanginya lagi.
Banyak banget kelemahan-kelemahan karakterku diungkap suamiku pas sudah merit. Lol. Suami bukan tipe yang diam kalau ada yang gak sesuai, pasti ditegur. Dan responku waktu ditegur awalnya gak ngenakin, aku defense dan bilang aku gak merasa gitu (ya kaleee... Kalau menurut perasaan sendiri ma aku gak pernah salah. Lol). Kalau diingat-ingat aku banyak berespon salah waktu ditegur :
- ngambek dan diemin suami
- gak ngambek (masih biasa ngobrol) tapi dalam hati gak terima
- nangis tapi gak berubah, masih ngulang-ngulang kesalahan
- balik 'nyerang'  suami dan bilang lah kamu juga masih gini-gono
Responku waktu ditegur gak benar.
Bagaimana berespon benar waktu ditegur?
👉 Minta maaf
👉 Bilang makasih karena ditegur
👉 Dengan rendah hati mengakui kesalahan
👉 Berubah melakukan yang benar

Bagaimana saya memperlakukan pasangan hidup saya ketika dosanya terungkap. Apakah saya akan menggunakan pengetahuan ini untuk menghancurkannya,  menguasainya atau saya menggunakannya untuk dengan lemah lembut dan penuh kasih menuntunnya mengikuti teladan Kristus?
Jeder! Teringat prinsip ini :
Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu,  perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi. Matius 7:12
Saat suamiku tahu dosa dan kelemahanku, aku ingin dia melakukan apa?
🌸  Aku ingin tetap dikasihi dan diterima apa adanya
🌸 Aku ingin ditegur dengan lembut (tanpa omelan, sindiran dan sarkasme)
🌸  Aku ingin dia gak mengulang-ulang mengatakan kesalahanku
🌸  Aku gak ingin dengar dia bilang "Kamu gak pernah berubah"  atau "Kamu selalu begitu".
Nah Meg, lakukanlah itu terlebih dahulu ke suami! 

Membiarkan pasangan kita mengungkapkan dosa-dosa kita dan sebaliknya menjadi lampu sorot bagi pasangan agar ia menyadari dosa-dosanya adalah sebuah disiplin yang sulit.
Muncul pertanyaan dalam hati :
Siapkah aku menerima suami dengan segala dosa dan kelemahan-kelemahannya, bahkan jika dia gak berubah?
Pertanyaan sulit awalnya sampai aku membaliknya.
Bagaimana kalau aku mengungkapkan semua dosa dan kelemahanku lalu gak juga berubah?
Aku masih ingin diterima oleh suami. Betapa egoisnya ya? Aku belajar tentang penerimaan di sini.  Dan mensupport dengan lemah lembut.

Respon yang dewasa adalah tidak meninggalkan pernikahan itu, tetapi berusaha mengubah diri kita.
Ini powerful dan jelas banget!
Aku harus berusaha mengubah diri karena aku gak bisa mengubah suami. Satu-satunya yang bisa aku ubah ya diriku sendiri.

Palangka Raya, 12 Maret 2019
-Mega Menulis-

Mazmur 70, Amsal 11

Amsal 11

Scripture      
Amsal 11:18 (TB)  Orang fasik membuat laba yang sia-sia, tetapi siapa menabur kebenaran, mendapat pahala yang tetap.

Monday, March 11, 2019

Bumbu Dasar Wajib Stok di Rumahku



Sebagai istri, mamak dua anak dan pekerja kantoran, resep ini sudah menolongku bertahun-tahun (tsahhh…). Secara, aku ini aslinya gak bisa masak. Percaya gak percaya, tiap mau masak aku harus tanya Mbah Google lo resepnya apa, eh kecuali kalau masak Indomie, telor ceplok dan masak air. Kenapa aku bilang resep ini menolong banget?
-       Kalau mau masak tinggal potong bahan, berhubung bumbu dah ready tinggal sreng-sereng dong. Paling nambahin sejenis serai, daun salam, daun jeruk, lengkuas dan teman-temannya. Tertolong banget kan masalah waktu.
-       Jadi jarang tanya Mbah Google, wakakakak. Mau masak gulai tinggal pakai bumbu orange yang ditambahin santan, serai dan daun jeruk. Mau masak rica tinggal bumbu kuning yang ditambahin serai, daun jeruk dan lombok. Mau masak nasi goreng tinggal pakai bumbu merah atau putih. Pokoke tinggal padu padan bumbu dasar aja.


Amsal 10

Amsal 10

Scripture      
Amsal 10:4 (TB)  Tangan yang lamban membuat miskin, tetapi tangan orang rajin menjadikan kaya.

Gratitude Journal : 10 Maret 2019


1. Bersyukur bisa ibadah pagi walaupun Sara susah dibangunin. Agak telat sih. Tapi tetap bersyukur. Semoga minggu depan gak telat lagi.
2. Bersyukur habis jbadah bisa ajakin Sara naik bis, bisnya telat jadinya kami bisa ikut. Ini kedua kalinya Sara naik BRT, kali ini lebih banyak penumpangnya dibandingkan minggu kemarin.
3. Bersyukur hari ini bisa mencuci dan melipat pakaian.
4. Bersyukur bisa memeras jeruk nipis buat stok minum tiap pagi seminggu ke depan. Minggu kedua dan masih konsisten. Yay!
5. Bersyukur sukses lagi bikin mi goreng ala penjual nasgor, hohoho. Bentuknya emang kurang bagus, wakakakak. Tapi Sara dan Sofia suka. Bahagia emak-emak itu sederhana. Bikin masakan yang bikin anak-anak lahap makan aja dah bikin hepi.

Palangka Raya 10 Maret 2019
-Mega Menulis_

Gratitude Journal : 9 Maret 2019


1. Bersyukur menyelesaikan Sacred Marriage chapter 5 dan buat refleksinya.
2. Bersyukur bisa bangun pagi dan quality time sama suami, ngobrol-ngobrol tanpa gangguan bocah yang belum bangun.
3. Bersyukur bisa masak nasi goreng ala nasi goreng tektek. Kata suami lumayan walaupun kurang asin. Wakakakak. Yang penting Sara dan Sofia suka, habis tuh nasi goreng.
4. Bersyukur bisa main ke tempat mamah. Hari ini cerah. Sempurna buat jalan-jalan. Sudah beberapa kali gak jadi ke tempat mamah karena hari hujan.
5. Rencananya jam 2 siang mau naik BRT, eh si Sara tidur, batal deh. Rute berubah ke Hypermart. Dan thank God, ada diskon susu Sara dan Sofia, langsung mborong deh.
6. Bersyukur dah nyetok makanan, pulang jalan-jalan tinggal manasin dan makan. Yay! Hepi karena Sara doyan rica ayam yang kubuat.

Palangka Raya, 9 Maret 2019
-Mega Menulis-

Saturday, March 9, 2019

Mazmur 68, Amsal 9

Mazmur 68

Scripture      
Mazmur 68:10 (TB)  (68-11) sehingga kawanan hewan-Mu menetap di sana; dalam kebaikan-Mu Engkau memenuhi kebutuhan orang yang tertindas, ya Allah.

Observation
Aku berada dalam kebaikan Tuhan di setiap hariku. Saat aku membandingkan dengan apa yang dimiliki orang lain dengan diriku, aku merasa berkekurangan. Tapi saat aku menghitung berkatNya, melihat tangan kasihNya dalam hidupku, aku melihat kebaikan Tuhan. Semua yang diperbuat Tuhan sungguh baik. Sesungguhnya, waktu aku memikir-mikirkan kebaikan Tuhan, aku gak pernah berkekurangan. Tuhan selalu beri apa yang aku butuhkan, bukan yang aku inginkan.

Aplication
✔️ Saat aku merasa kekurangan, aku sedang fokus dengan apa yang gak kumiliki. Saat aku fokus dengan kebaikan Tuhan, aku merasa puas. Gak ada yang aku perlukan yang gak Tuhan beri.

Prayer
Terima kasih Tuhan buat kebaikanMu, aku senantiasa berada dalam kebaikan-Mu. Amin.

Amsal 9

Scripture      
Amsal 9:12 (TB)  Jikalau engkau bijak, kebijakanmu itu bagimu sendiri, jikalau engkau mencemooh, engkau sendirilah orang yang akan menanggungnya.

Observation
Awalnya aku semangat banget dengan komitmen slow reading baca buku Sacred Marriage, mudah kurasa, cuma 1 chapter 2 per minggu. Aku sangat diberkati dengan membaca buku ini, banyak dapat hikmat mengenai pernikahan. Memasuki chapter kelima, mulai susah untuk berkomitmen di tengah kesibukan dan penundaan. Eh, dipush dengan denda kalau telat ternyata bisa. Alamak #tepokjidat.

Saat aku baca buku Sacred Marriage, sebenarnya apa yang aku baca untuk diriku sendiri. Begitu juga saat aku memilih membaca Alkitab setiap pagi dan mendapatkan hikmat, aku sendiri yang menjadi bijak bukan orang lain.

Aplication
✔️ Aku gak mau melewatkan kesempatan menjadi bijak, kalau aku bijak, kebijakan itu untuk diri sendiri, bukan orang lain.

Prayer
Tuhan, aku mau setia dengan berbagai komitmenku. Aku mau menjadi bijak dengan menggunakan waktuku lebih baik. Tolong aku Tuhan. Amin.

Palangka Raya, 9 Maret 2019
-Mega Menulis-

Gratitude Journal : 8 Maret 2019


1. Bersyukur bangun pagi sempat masak sayur daun singkong tumbuk. Tinggal plung plung jadi (bumbunya dah ada, daun singkongnya beli yang sudah ditumbuk). Ikan kembung kemarin sudah dibersihkan pa Sara dan aku bumbui, hari ini tinggal goreng.
2. Bersyukur ada periksa mata gratis di kantor, ketahuan mataku silinder. Warning buat lebih berhati-hati aktivitas dengan alat yang menggunakan. Mengurangi lihat HP dalam gelap.  Masih. mikir-mikir mau pakai kaca mata.
3. Bersyukur siang bisa silaturahmi bareng keluarga ke tempat teman kantor yang merayakan Nyepi. Sara dan Sofia mau makan di sana, puji Tuhan. Padahal Sofia semingguan ini susah makan.
4. Bersyukur Pa Sara libur hari Jumat dan Sabtu ini.
5.Bersyukur  sore ada posyandu di kompleks rumah.Berat Sofia sama dengan bulan lalu, bersyukur sih karena kukira bakal turun karena dia sakit dan gak mau makan.

Palangka Raya, 8 Maret 2019
-Mega Menulis-

Sacred Marriage (Chapter 5)

Sacred Marriage
Chapter 5

Kita diajarkan jika ingin memiliki pernikahan yang kuat, kita harus memperbaiki kehidupan doa kita. Namun, Petrus mengatakan bahwa kita harus memperbaiki kehidupan pernikahan kita supaya kehidupan doa kita dapat diperbaiki (bdk 1 Petrus 3:7).
Aku termasuk orang yang berpikir seperti kalimat pertama, kalau aku banyak berdoa pasti kehidupan pernikahanku baik. Tapi penjelasan tentang 1 Petrus 3:7 tersebut membuatku berpikir ulang. Ternyata kehidupan pernikahanku akan menentukan bagaimana kehidupan doaku. Ada perasaan malas menghadap Tuhan saat pikiran dan hatiku dipenuhi masalah dengan suami. Bagaimana aku berkomunikasi dengan baik sama Tuhan yang gak kelihatan kalau dengan suami yang kelihatan aja aku gak bisa berkomunikasi dengan baik. Aku mendapati kalau kehidupan doa dan pernikahan adalah dua hal yang gak terpisahkan. Dan saat aku menyadari ini, sesuatu terjadi. Tiba-tiba suami bertanya apakah aku sibuk atau nggak (padahal dia liat aja aku sedang baca. Lol). Aku tergoda bilang sibuk supaya dia gak menggangguku, hahaha. Tapi aku malah bilang,"Dibilang gak sibuk nggak, dinilang sibuk juga nggak, kenapa?". Dan suami minta tolong bikin Indomie dong. Tuing-tuing. "Gak bisa kah nanti aja, aku sedang baca nih" kataku dalam hati. Tapi, daripada berkata demikian, aku memilih memenuhi permintaannya. Kehidupan pernikahanku akan mempengaruhi kehidupan doaku,dan kalau apa yang kulakukan bisa membuat pernikahanku lebih baik, kenapa aku gak lakukan. Ini bukan sekedar tentang membuat Indomie, tapi memprioritaskan suami dan menunda melakukan sesuatu toh gak akan menyakitiku. Well,  semoga ini gak sesaat aja. Lol.

Hubungan kita-khususnya pernikahan kita-merupakan bagian yang tak terpisahkan dari pelayanan kita.
Seringkali pernikahan dipisahkan dari pelayanan. Padahal, pelayananku akan menjadi penuh integritas saat pernikahanku juga juga baik. Aku menganggap saat aku menulis artikel untuk Pearl dan blogku adalah pelayananku (GR ada yang baca, hahaha). Nah, bagaimana mungkin apa yang kutulis punya kekuatan kalau aku berbohong. Kalau kehidupan pernikahanku gak benar dan aku menuliskan kebenaran firman Tuhan, bukannya pelayananku akan ditertawakan orang "Ah, apa yang dia tulis gak sejalan kok dengan kehidupannya". Amit-amit deh. Kupikir ini gak cuma berlaku dalam pelayanan literasi, dalam pelayanan terhadap orang lain juga. Ya aneh aja, kita bisa melayani Sekolah Minggu atau apa sajalah yang berkaitan dengan orang, bersikap manis kepada orang lain sementara sama suami /istri sendiri nggak.


Jika anda sudah menikah, bercintalah secara teratur. Hasrat seksual saya dan kebutuhan rohani saya tidak perlu bersaing, karena keduanya justru saling mendukung.
Sebagai seorang wanita (tsah....), bercinta dengan suami gak akan terjadi saat hubungan kami buruk. Amit-amit bercinta kalau lagi kesal sama suami, dipegang aja ogah. Nah, menurutku salah satu indikator kehidupan pernikahan yang sehat adalah frekuensi bercinta (jangan tanya masalah menopause atau LDR, itu ma beda kasus, hahaha). Tapi buatku, saat suami istri tinggal serumah dan bercinta hanya setahun sekali, wah patut dievaluasi, ada apa gerangan. Karena di dalam bercinta ada penyatuan tubuh dan jiwa. Saat ini terjadi, maka kehidupan rohani akan diperkuat.

Pernikahan membuat kita mau tidak mau harus berusaha keras untuk selalu berdamai.
Harus rukun dengan pasangan kalau mau doa gak terhalang. Sesimple itu. Teringat ada ayat yang berkata, saat mempersembahkan sesuatu kepada Tuhan dan aku teringat ada masalah dengan saudaraku, maka harus dibereskan dulu baru aku kembali kepada Tuhan.Saat dalam pernikahan hubunganku dengan suami rusak,  penuh prasangka dan komunikasi kurang memang harus diakui aku jadi sulit berdoa. Mau gak mau, suka gak suka, aku harus hidup rukun dengan suamiku. Gimana caranya rukun? Fokus kepada Tuhan. Apa kata Tuhan tentang hal ini? Aku memilih melakukan kehendak Tuhan atau nggak. Saat ada hal yang aku gak suka dari suami apakah aku memilih untuk mengomel, menyindir, atau berkomunikasi dengan manis?  Saat kami berdebat, apakah aku mau mendengarkan dia atau aku merasa diriku pandai dan maunya didengar? Duh, hidup selalu rukun itu berat tapi bisa. Dan memang harus selalu diusahakan.

Palangka Raya, 9 Maret 2019
-Mega Menulis-

Friday, March 8, 2019

Mazmur 67, Amsal 8

Mazmur 67
Scripture      
Mazmur 67:7 (TB)  (67-8) Allah memberkati kita; kiranya segala ujung bumi takut akan Dia!

Mazmur 66, Amsal 7

Mazmur 66
Scripture      
Mazmur 66:5 (TB)  Pergilah dan lihatlah pekerjaan-pekerjaan Allah; Ia dahsyat dalam perbuatan-Nya terhadap manusia:

Mazmur 65, Amsal 6

Amsal 6
Scripture      
Amsal 6:9 (TB)  Hai pemalas, berapa lama lagi engkau berbaring? Bilakah engkau akan bangun dari tidurmu?

Gratitude Journal : 7 Maret 2019

1. Bersyukur waktu bangun pagi, Sara bilang pengen naik bis lagi. Berarti pengalaman naik bis minggu kemarin berkesan buat dia.
2. Bersyukur bisa bangun pagi serumahan dan ke pasar bareng. Bersyukur dapat jeruk nipis murah,  4 ribu dapat 10 biji. Bakal lancar deh habit minum jeniper tiap pagi.

Gratitude Journal : 6 Maret 2019

1. Bersyukur sudah 3 hari konsisten tiap bangun pagi minum air jeniper hangat.
2. Bersyukur lagi-lagi di kantor makan gorengan bareng sama temen-temen seruangan.

Wednesday, March 6, 2019

Sacred Marriage (Chapter 4)


Pandanglah rendah sikap merendahkan orang lain.
Francis de Sales.

Saat aku merendahkan orang lain, menunjukkan betapa rendahnya diriku sebenarnya. Gak ada alasan untukku merendahkan orang lain, itu perbuatan rendah!

Mazmur 64, Amsal 5

Amsal 6

Scripture      
Amsal 6:9 (TB)  Hai pemalas, berapa lama lagi engkau berbaring? Bilakah engkau akan bangun dari tidurmu?

Gratitude Journal : 5 Maret 2019


1. Bersyukur sebelum berangkat ke kantor, bocah-bocah sudah mandi dan makan semua. Biasanya ada aja yang belum makan paling gak salah satunya. Ini nggak.

Tuesday, March 5, 2019

PR BRG : Februari 2019


1. Buah Karakter
Area yang mau saya fokus adalah : Pengendalian Diri
Ayat tentang Pengendalian Diri :
Amsal 25:28 Orang yang tak dapat mengendalikan diri adalah seperti kota yang roboh temboknya.

Gratitude Journal : 4 Maret 2019


1. Bersyukur bangun jam 4 pagi dan bisa mengerjakan banyak hal. Sempat nyetrika baju kerja 2 set (buat 2 minggu, hahaha).

Mazmur 63, Amsal 4

Mazmur 63

Scripture       
Mazmur 63:3, 5 (TB)  (63-4) Sebab kasih setia-Mu lebih baik dari pada hidup; bibirku akan memegahkan Engkau. 
(63-6) Seperti dengan lemak dan sumsum jiwaku dikenyangkan, dan dengan bibir yang bersorak-sorai mulutku memuji-muji.

Mazmur 64

Mazmur 64
Scripture      
Mazmur 64:10 (TB)  (64-11) Orang benar akan bersukacita karena TUHAN dan berlindung pada-Nya; semua orang yang jujur akan bermegah.

Observation
Menjadi orang benar dan jujur mungkin awalnya kelihatan rugi. Di saat orang lain mendapatkan keuntungan, malahan berasa gak dapat apa-apa. Tapi ayat ini menjanjikan kalau ada sukacita karena Tuhan dan perlindungan dari Tuhan, bahkan akan bermegah nantinya. Sukacitanya bukan karena dunia, tapi karena Tuhan.

Monday, March 4, 2019

Lea : Perempuan yang Tidak Dicintai Suaminya

Tetapi pada waktu malam diambilnyalah Lea, anaknya, lalu dibawanya kepada Yakub. Maka Yakub pun menghampiri dia. Tetapi pada waktu pagi tampaklah bahwa itu Lea! Lalu berkatalah Yakub kepada Laban: “Apakah yang kauperbuat terhadap aku ini? Bukankah untuk mendapat Rahel aku bekerja padamu? Mengapa engkau menipu aku?” Jawab Laban: “Tidak biasa orang berbuat demikian di tempat kami ini, mengawinkan adiknya lebih dahulu dari pada kakaknya.”
(Kejadian 29:23, 25-26)


Alkitab dengan gamblang menjelaskan bahwa ide menjadikan Lea sebagai istri Yakub tanpa sepengetahuan Yakub adalah ide Laban. Gak terbayangkanlah ya bagi kita di zaman sekarang pernikahan seperti ini. Amit-amit dah, ini Laban orang tua macam apa sih, kok teganya melakukan ini pada anak-anaknya. Mosok sih dia tidak memikirkan perasaan anak-anaknya? Walaupun dikatakan tidak biasa dalam adat mereka untuk mengawinkan adik lebih dahulu, kenapa fakta itu tidak disampaikan ke Yakub sebelumnya? Ini sih memang niat menipu. Entah kenapa Lea juga menerima saja hal ini. Apakah dia dipaksa Laban, atau dia diam-diam juga mencintai Yakub sehingga mau saja melakukan ini, kita tidak tahu. 

The Gift of His Word and Body

Dapatkah Kristus berbicara kepada kita jika kita tidak pernah bergereja atau bersekutu dengan orang percaya lain? Tentu saja dapat! Dia adalah Tuhan Allah. Dia dapat menggunakan berbagai cara untuk berbicara kepada kita. Berbeda dengan di zaman Israel yang untuk menghadap Tuhan harus melalui perantaraan imam-imam dari suku Lewi, sejak kita menerimaNya sebagai Juruselamat, kita dapat datang ke hadapan tahta karuniaNya tanpa perantara. Kini, kita berdoa dan berbicara pada Allah secara pribadi, kemudian Ia menanggapi melalui Roh Kudus yang diam di dalam kita maupun melalui firmanNya. Kita dapat langsung berkomunikasi dan mengetahui keinginan hatiNya melalui firmanNya. Mungkin kita bisa salah mengenali suara Roh Kudus dan suara hati kita, tapi anugerah firmanNya memampukan kita menndengar Allah. Allah tidak membiarkan kita meraba-raba dalam gelap dan menebak-nebak bagaimana kita menjalani hidup ini, Ia memberikan manual book yang kita perlukan. Bagi setiap pribadi yang ingin mencari hikmat dariNya, perhatikanlah firmanNya karena firmanNya memperlengkapi kita untuk setiap perbuatan baik yang dikhususkannya bagi kita. FirmanNya sungguh mengajar kita, firmanNya menyatakan kesalahan kita, firmanNya memperbaiki kelakuan kita dan mendidik kita supaya hidup dalam kebenaran.

Surat Untuk Puteriku, Sara

Sara sayang, 

Mama menulis surat ini sewaktu kamu masih kecil sekali, hampir berumur 1,5 tahun. Mungkin surat ini baru mama perlihatkan saat kamu SMP atau SD. ^^V Kamu sedang lucu-lucunya sekarang, asyik belajar ngomong dengan ocehanmu, “Nakna, dakda, jela,” dan masih banyak lagi yang mama gak mengerti maksudnya apa. Terkadang kamu berlari kesana kemari mendorong troli mainanmu dan menghamburkan isinya sampai papamu kerepotan nantinya mencari isinya. Menyenangkan melihatmu bermain, nak. Kamu gadis kecil tercantik buat mama dan papa. Gelak tawamu gak pernah gagal membuat kami tersenyum bahagia. Papa dan mama sayang banget sama kamu, nak. 

She Laughs

Pakaiannya adalah kekuatan dan kemuliaan, ia tertawa tentang hari depan.
(Amsal 31:25)

Wanita cenderung lebih mudah khawatir dibandingkan pria, setuju wanita? Sebagai wanita saya harus mengakui hal ini, karena kenyataannya saya dapat dengan mudah mengkhawatirkan berbagai hal yang mungkin atau tidak terjadi dalam hidup saya. Contohnya, saat saya di usia belasan, alias belum kepala dua, saya pernah mengkhawatirkan tentang bagaimana jika tidak ada pria yang menikahi saya. Konyol bukan?

Tapi, sahabatku, para wanita sejagad, jujurlah... Kalian pernah mengkhawatirkan hal yang seperti itu bukan? Mengkhawatirkan hal-hal yang belum waktunya dikhawatirkan, membuat kita galau karena berpikir terlalu jauh. Well, saya harus mengakui juga, di usia kepala dua pun kekhawatiran ini masih ada.

Bagaimana Suamiku Dikenal?

“Abangmu itu baik Megi. Keliatan dari cerita2mu. Tapi lebih baik suamiku. Hahahahhaha...”

Temanku Lasma berkata demikian waktu aku komen di salah satu postingannya. Aku tertawa. Ya iya lah, serem banget lah ya kalau kita menganggap suami orang lain lebih baik daripada suami kita :p Komen Lasma itu membuatku teringat ayat ini:

Suaminya dikenal di pintu gerbang, kalau ia duduk bersama-sama para tua-tua negeri.
(Amsal 31:23)

// Berapa banyak di antara kita yang menikah dan lebih suka menceritakan keburukan pasangan dibandingkan kebaikannya?

Sehati Sepikir dan Penundukan Diri

"Hendaklah kamu sehati sepikir dalam hidupmu bersama; janganlah kamu memikirkan perkara-perkara yang tinggi, tetapi arahkanlah dirimu kepada perkara-perkara yang sederhana. Janganlah menganggap dirimu pandai!"
(Roma 12:16 / TB)

Sewaktu membaca kalimat ‘sehati sepikir dalam hidupmu bersama’, aku langsung memikirkan suamiku. Memang, sebenarnya konteks dan latar belakang ayat ini bukan membicarakan hubungan suami istri, tapi bagiku ayat ini menjadi rhema khusus untuk diaplikasikan dalam hubungan dengan suami. 

Mazmur 62, Amsal 3

Amsal 3

Scripture      
Amsal 3:11 (TB)  Hai anakku, janganlah engkau menolak didikan TUHAN, dan janganlah engkau bosan akan peringatan-Nya.

Observation
B.O.S.A.N.
Sejujurnya, kadang aku bosan baca Amsal. Tiap hari baca Amsal dari tahun 2017. Dah khatam berapa puluh kali tuh  Tapiii.... Firman Tuhan bener-bener luar biasa lo. Saat kupikir gak bisa dapat rhema lagi saking seringnya baca, ternyata ada saja Tuhan bicara khusus melalui ayat-ayat tertentu. Gak jarang ayat yang sama, Tuhan ingatkan hal yang beda. FirmanNya sungguh hidup.

Mazmur 61, Amsal 2

Amsal 2

Scripture      
Amsal 2:1 (TB)  Hai anakku, jikalau engkau menerima perkataanku dan menyimpan perintahku di dalam hatimu,

Observation
Menerima dan menyimpan, sama dengan menghapal kan?  Berasa banget sejak menghapal ayat Alkitab, sering diingatkan ke ayat yang berhubungan saat menghadapi berbagai masalah atau situasi. Kadang aku gak ingat persis. Ya, ada ayat-ayat yang masih nempel banget, ada yang terlupakan. Tapiii.... Sungguh Tuhan kerjakan sesuatu dalam hatiku melalui ayat-ayat yang pernah aku hapalkan:
- O iya ya Tuhan pernah ngomong gini.
- Jangan mikir gitu Meg! Pikirkan hanya yang benar, mulia,....
- Kok takut Meg, waktu takut percaya sama Tuhan
Berasa semakin cepat dikoreksi dan diingatkan sama kebenaran firman Tuhan karena sudah store ayat di hati. Puji Tuhan.

Gratitude Journal : 3 Maret 2019

1. Bersyukur bisa ke Gereja sekeluarga. Di tahun ini, dua bulan berturut-turut ada anggota keluarga yang masuk RS jadi dah sering gak ke gereja. Punya 2 anak balita bisa ke gereja tuh berkat banget. Persiapan berangkatnya penuh perjuangan.




Gratitude Journal : 2 Maret 2019


1. Baru aja nemu tempat nongkrong kalau weekend. Yay! Perpustakaan daerah ternyata buka hari Sabtu dari jam 08.00-13.00 WIB. Tadi iseng ke sana buat lihat-lihat doang. Buku-buku anaknya lumayan bagus, ada ac, tempatnya lumayan nyaman, ada wifinya pulak.





Saturday, March 2, 2019

Gratitude Journal : 1 Maret 2019



1. Bangun tidur dah ada sms banking pemberitahuan pemotongan duit di rekening bayar kreditan rumah. Sedih sesaat karena terbayang ini bakalan terjadi tiap bulan selama 5 tahun  Tapi bersyukur deng, masih bisa dipotong tu duit di rekening, berarti ada aja to duitnya 

Friday, March 1, 2019

Mazmur 60, Amsal 1

Amsal 1

Scripture      
Amsal 1:32 (TB)  Sebab orang yang tak berpengalaman akan dibunuh oleh keengganannya, dan orang bebal akan dibinasakan oleh kelalaiannya.

Observation
Orang tak berpengalaman akan dibunuh oleh keengganannya.
Kenapa orang bisa gak berpengalaman?
ENGGAN/GAK MAU  mencoba
ENGGAN/GAK MAU belajar
ENGGAN/GAK MAU berlatih
Gimana mau punya yang pengalaman kalau gak mau mencoba sama sekali dengan berbagai alasan (takut salah, takut gagal, takut gak bisa). Terus, saat sekali gagal bukan berarti selamanya gagal. Sekalingagal berarti harus belajar dari kesalahan dan mencoba sampai berhasil. Kalau gak mau move on dari pengalaman gagal, gimana bisa berhasil?
Di kantor, ada beberapa teman yang kesal dengan seseorang kawan yang gak mau mengerjakan aplikasi (padahal dia yang terima honornya) padahal sudah ikut pelatihan di Bogor, sudah diajarin, sudah ditraining (gak langsung kerjakan semua, tapi beberapa dulu), eh... Gak dikerjain dengan alasan takut salah. Bikin rusak kerja tim dan banyak yang mangkel sama dia.

Gratitude Journal : 28 Februari 2019


1. Bersyukur ada sarapan gratis lagi di kantor. Yuhuuuu!!!! Ada kandas ikan, ada gudeg pulak! Hepiii.... Penggemar gudeg makan gudeg 2 hari berturut-turut.
2. Bersyukur Sara malam mau makan mie kuah. Gak terbayangkan deh kesalnya kalau dah dibawa makan di luar dan gak dimakan. Hadeh....
3. Bersyukur walaupun hari hujan, bisa order GrabCar dan sampai ke rumah dalam keadaan 'kering'. Bersyukur sekali sudah ada Grab di Palangka Raya.
4. Bersyukur melihat Sofia yang suka lihat buku, hahaha. Jadi berasa gak sia-sia beli buku anak.
5. Hari ini melihat postingan suami yang istrinya baby blues. Teringat sehabis lahiran Sara dan Sofia ada suami yang selalu bantuin ngurusin anak, jadi gak berlama-lama baby bluesnya. Sempat berasa kesal dengar anak nangis, tapi suami pengertian dan ambil alih jagain anak kalau malam. Puji Tuhan. Dan sampai sekarang pun gak pernah ngerasa sendiri ngurus anak. Bersyukur sekali.

Palangka Raya, 28 Februari 2019
-Mega Menulis-

1 Timotius 5-6

1 Timotius 5 Scripture        1 Timotius 5:18 (TB)  Bukankah Kitab Suci berkata: "Janganlah engkau memberangus mulut lembu yang seda...