.....apa saja yang terpikirkan,yang jadi perhatianku, kehidupanku, pengalaman(ku dan orang lain), apa yang kusukai, apa yang tidak kusuka,apa yang ingin kubagikan, apa yang menyentuhku,apa yang tidak ingin aku lupakan, yang menginspirasiku, yang menolongku, menguatkanku, dan berarti buatku.

Dan di atas segalanya, perjalananku bersama Yesusku, saat-saat aku belajar berjalan bersama-Nya, bergantung sepenuhnya kepada-Nya,menikmati pemeliharaan dan kasih-Nya yang sempurna atas hidupku.

Monday, April 1, 2019

Amsal 31, Mazmur 90

Amsal 31

Scripture      
Amsal 31:26 (TB)  Ia membuka mulutnya dengan hikmat, pengajaran yang lemah lembut ada di lidahnya.


Observation
Membuka mulut dengan hikmat berarti:
 Berbicara pada saat yang tepat
 Tidak berbicara yang sia-sia alias berkata yang membangun
 Mengajar dengan lemah lembut, gak mengancam, memaksa atau pun kasar

Aplication
✔️ Membujuk Sara dengan lemah lembut saat dia gak mau makan
✔️ Berkata dengan manis waktu kesal dengan suami

Prayer 
Tuhan, aku mau membuka mulutku dengan hikmat. Pimpinlah aku hari ini berkata-kata dengan lemah lembut ke orang di sekelilingku. Amin.

Mazmur 90

Scripture      
Mazmur 90:1 (TB)  Doa Musa, abdi Allah. Tuhan, Engkaulah tempat perteduhan kami turun-temurun.

Observation
Berada di padang gurun selama 40 tahun membuat bangsa Israel bergantung kepada Allah. Allah yang menentukan kapan mereka harus berkemah, berjalan, mendapatkan air dan makanan. Setiap membutuhkan sesuatu mereka meminta kepada Allah melalui Musa karena hanya Allah yang bisa memberikan apa yang mereka perlukan. Di Mesir, apapun yang mereka perlukan ada, beda dengan di padang gurun. Padang gurun membuat mereka menyadari kebutuhannya akan Allah. Aku belajar dari bangsa Israel kalau seringkali seseorang gak akan pernah tahu kalau Allah satu-satunya yang dia perlukan sampai dia hanya punya Allah.

Aplication
✔️ Tuhan saja yang aku perlukan. Dalam segala waktu aku perlu menyadari itu, supaya bergantung sepenuhnya sama Tuhan. Gak perlu menunggu aku gak punya apa-apa.

Gratitude Journal
31 Maret 2019

1. Bersyukur rantai motor putus pas di depan bengkel jadi langsung bisa ditangani, bersyukur yang punya bengkel mau pinjami motornya selama motor kami di bengkel.
2. Bersyukur gereja kami di dekat rumah, jadi bisa tetap ke Gereja walaupun telat gara-gara insiden motor.
3. Bersyukur seharian bisa istirahat di rumah, sore keluar bentar isi bensin dan ingat beli buah buat bocah-bocah.
4. Bersyukur ada ramen dari Fani, jadi malam Sara mau makan itu.

Palangka Raya, 31 Maret 2019
-Mega Menulis-

No comments:

Sacred Marriage (Chapter 12)

Pernikahan dapat menjadi sarana yang indah untuk melihat kehadiran Tuhan dalam kehidupan sehari-hari. Sebagaimana sebuah sarana gak mendata...