.....apa saja yang terpikirkan,yang jadi perhatianku, kehidupanku, pengalaman(ku dan orang lain), apa yang kusukai, apa yang tidak kusuka,apa yang ingin kubagikan, apa yang menyentuhku,apa yang tidak ingin aku lupakan, yang menginspirasiku, yang menolongku, menguatkanku, dan berarti buatku.

Dan di atas segalanya, perjalananku bersama Yesusku, saat-saat aku belajar berjalan bersama-Nya, bergantung sepenuhnya kepada-Nya,menikmati pemeliharaan dan kasih-Nya yang sempurna atas hidupku.

Thursday, May 23, 2019

Lukas 23, Amsal 23

Amsal 23

Scripture      
Amsal 23:29 (TB)  Siapa mengaduh? Siapa mengeluh? Siapa bertengkar? Siapa berkeluh kesah? Siapa mendapat cidera tanpa sebab? Siapa merah matanya?

Observation
Aku memang gak minum anggur lalu melakukan hal-hal di atas tapiiii... Aku melakukannya! Hari ini aku mengeluh dan berkeluh-kesah tentang bosku bahkan hampir bertengkar. Aku minta izin bosku untuk keluar kantor dan mengerjakan tugas dari kantor juga, tapi dia kelihatan gak senang karena dikerjakan jam kantor. Lah, emang aku harus kerjakan pas di luar jam kantor? Sempat mau mendebat, tapi akhirnya aku jawab lemah lembut. Di belakang dong ngedumel sama temanku.

Aplication
✔️ Lain kali aku gak mau mengeluarkan perkataan sia-sia walaupun kesal. Aku gak perlu berbuat dosa dengan mulutku.

Prayer   
Tuhan, ampuni karena banyak berkeluh kesah hari ini. Tolong aku untuk bersyukur daripada mengeluh. Amin.

Lukas 23

Scripture      
Lukas 23:8 (TB)  Ketika Herodes melihat Yesus, ia sangat girang. Sebab sudah lama ia ingin melihat-Nya, karena ia sering mendengar tentang Dia, lagipula ia mengharapkan melihat bagaimana Yesus mengadakan suatu tanda.

Observation
Herodes ingin melihat Yesus membuat mukzizat. Apakah aku menginginkan Yesus atau mukzizatNya? Saat Yesus tidak memberikan apa yang aku inginkan, apakah aku akan tetap menyembah Dia? Sekalipun aku gak melihat mukzizatNya, atau jawaban atas doa-doaku, aku mau terus mendekat sama Tuhan.

Aplication
✔️ Aku ingin lebih menginginkan pribadi Tuhan daripada mukzizatNya.

Prayer
Tuhan, ajari aku menerima segala pemberianMu dengan ucapan syukur. Biarlah aku puas hanya dengan kehadiran Tuhan, bukan sekedar pemberianMu. Amin.

Palangka Raya, 23 Mei 2019
-Mega Menulis m-

Lukas 22, Amsal 22

Amsal 22

Scripture      
Amsal 22:22 (TB)  Janganlah merampasi orang lemah, karena ia lemah, dan janganlah menginjak-injak orang yang berkesusahan di pintu gerbang.

Observation
Aku paling kesal kalau bos menyalah-nyalahkan anak buahnya di depan orang lain. Pernah kejadian bosku menyuruh temanku mengerjakan sesuatu, dikerjakan sesuai petunjuk si bos. Begitu ada kesalahan, di muka umum bos ini menyalahkan temanku untuk menyelamatkan mukanya. Sejak itu, aku berjanji dalam hati, kalau punya staf ga akan menginjak-injak stafku. Kalau dia buat kesalahan, aku akan tegur empat mata dan gak akan mempermalukan dia. Bukannya membela diri dengan menyalahkan orang lain.

Aplication
✔️ Karena aku gak mau sembarangan menyalahkan pekerjaan stafku, aku harus lebih teliti, supaya jangan sampai ada kesalahan ditemukan bosku.

Prayer   
Tuhan, tolong aku untuk sungguh memperhatikan stafku dan gak sembarangan menyalahkan mereka. Amin.

Lukas 22

Scripture      
Lukas 22:27 (TB)  Sebab siapakah yang lebih besar: yang duduk makan, atau yang melayani? Bukankah dia yang duduk makan? Tetapi Aku ada di tengah-tengah kamu sebagai pelayan.

Observation
Yesus memberikan standar baru bagi seorang pemimpin, seorang pemimpin adalah dia yang bersedia melayani. Kalau jadi pemimpin hanya untuk merasa lebih besar dan berkuasa, lebih baik gak usah. Belajar punya hati yang mau melayani dan peka terhadap kebutuhan orang lain.

Aplication
✔️ Aku punya staf yang sedang hamil, jadi aku berusaha untuk gak merepotkan dia dan care dengan kehamilannya. Biasanya aku hanya mengecek pekerjaannya. Aku mau ikut meringankan pekerjaannya.

Prayer   
Tuhan, ajari aku melayani T. Amin.

Palangka Raya, 22 Mei 2019
-Mega Menulis-

Wednesday, May 22, 2019

Sacred Marriage (Chapter 10)

Jika kita ingin memasuki sebuah pernikahan kristiani yang sejati, kita harus bertanya kepada diri sendiri, "Bagaimana caranya melayani pasanganku?"
Seandainya suamiku membaca juga bagian ini alangkah indahnya pikirku, lah ini berarti aku dong yang lebih pengen dilayani ketimbang melayani #sigh. Aku bener-bener belajar lagi dalam hal 'melayani'  ini. Belajar konsisten untuk memenuhi kebutuhan suami tu gak mudah, seringnya aku semangat di awal terus ke belakangnya makin kendor. Paling simple sih, bikinkan kopi tiap hari ke suami aku kadang lupa, terganti dengan berbagai kesibukan lain. Belum lagi yang lainnya. Sering aku beralasan kalau bahasa kasihku bukan melayani, bahasa kasihku kata-kata dan waktu berkualitas. Beda dong dengan suami yang bahasa kasihnya emang melayani. Sebenarnya ini harusnya jadi alasanku untuk melayani suami karena ini bahasa kasihnya karena ini membuat dia merasa dikasihi. Aku mau belajar tiap hari bertanya "Bagaimana caranya aku melayani suamiku hari ini ?" dan melakukannya. Semoga aku bisa konsisten tiap harinya melakukan ini.

Keindahan pernikahan terjadi ketika keegoisan kita ditantang dan kita dituntut untuk melayani 24 jam sehari. Pada waktu kita dalam kondisi paling melelahkan, kehabisan tenaga, dan merasa frustrasi dengan diri sendiri, kita memiliki kesempatan untuk menghadapi perasaan mengasihani diri itu dengan bangkit dan melayani pasangan kita.
Harus aku akui ini susah banget. Aku bener-bener harus berdisiplin dalam hal melayani suami, gak cuma waktu mood, waktu pengen, waktu senang atau waktu merasa dikasihi. Ada kalanya aku capek dan berujung malas. Baru aja kejadian semalam, pulang dari seharian ke tempat mamaku dan menjenguk tanteku. Pulangnya aku mencoba menidurkan Sara dan Sofia, dah posisi tidur Sofia eh susunya Sara habis dan suami berkeras botolnya harus dicuci. Aku gak mau karena capek dan takut Sofi kebangun ntar makin lama dong baru bisa tidur (ya, aku seegois itu). Mauku, tambahin aja susunya Sara dan kasih sampai dia tidur. Baru deh dicuci. Ini nggak. Emang sih suami yang cuci dot tapi akibatnya Sara gak jadi tidur dan Sofia ikut kebangun gara-gara Sara ribut. Mereview kejadian semalam, aku merasa bersalah dan berharap aku bisa mengulanginya tapi aku ga egois dan bersukacita mencuci dot walaupun bakal tidur makin malam. Tapi sudah terjadi. Ke depannya aku harus melawan keegoisanku dan bangkit melayani suami dengan sukacita tanpa ngedumel.

Setiap harinya kita harus mati terhadap keinginan kita yang egois dan bangkit sebagai seorang hamba yang siap melayani.
Selalu siap melayani setiap waktu bukan pengennya dilayani. Belajar menyangkal diri dan menyalibkan daging berarti.

Inisiatif melayani merupakan sebuah disiplin rohani yang hanya dapat dihidupi dengan menerapkannya kepada orang lain.
Berinisiatif melayani gak bisa cuma "MAU" atau "INGIN" tapi harus dilakukan! Dan konsisten!  Harus berdisiplin dan memaksa diri sampai akhirnya menjadi kebiasaan dan gaya hidup. Berat. Tapi bukan berarti gak bisa. Saat aku gagal, aku gak boleh beralasan, "Ah, aku emang gini orangnya, susah untuk berubah".  Gak boleh cari alasan, tapi cari cara.

Tuhan selalu layak ditaati, dan Tuhan memanggil saya untuk melayani pasangan saya. Jadi tak peduli bagaimana ia memperlakukan saya pada waktu tertentu, saya dipanggil untuk menanggapinya dengan sikap seorang hamba.
Melayani walaupun kesal, walaupun gak mood, walaupun sedang marah sebagai wujud ketaatan pada Tuhan.

Yesus berkata kita dapat melakukan hal yang benar (memberi uang, misalnya) untuk alasan yang salah (seperti untuk pamer), sehingga kita kehilangan upah kita (lihat Matius 6:1-4). Kita bisa saja melayani orang lain dengan motivasi yang salah. Anda akan menemukan sukacita sejati ketika sungguh-sungguh melayani dengan hati yang benar.
"Oh, Tuhan murnikan motivasiku dalam melayani suami",  ini doaku. Terkadang motivasiku supaya suami berubah dalam hal tertentu. Dan tentu saja waktu aku gak mendapatkan yang aku mau, aku kecewa dan mulai malas melayani suami. Melayani suami karena Kristus lebih dulu melayaniku. Kristus bahkan melayani Yudas yang akan mengkhianatiNya, sungguh luar biasa. Mau belajar melayani suami dengan sukacita walaupun aku dikecewakan. Melayani sebagai bentuk ketaatan pada Tuhan dan hati yang benar. Supaya tetap bersukacita.

Bagaimana caranya sepasang suami istri dapat menggunakan uang dan waktu mereka untuk saling melayani dan bukannya untuk menguasai atau memanipulasi pasangannya? Dengan menghargai pasangan anda, berusaha untuk memahaminya, membuang semua egoisme anda, dan tidak buru-buru menyimpulkan bahwa tugas anda, waktu anda dan keinginan anda adalah yang paling penting.
Bagian ini kena banget. Karena aku bakal dapat THR suami pengen aku ganti HP dengan budget lebih besar daripada yang aku anggarkan. HPku memang udah pecah layarnya dan drop baterenya. Aku maunya beli HP dengan budget sekian juta, suami mau beli dua kali lipatnya. Kalau bisa aku malah nunggu HP sekarang mati sekalian lo daripada ganti yang baru sekarang. Suami maunya yang harga dua kali lipat, alasannya beli yang bagus sekalian jadi aku bisa pake lama.  Kalau dipikir-pikir, aku konyol juga sih, HP buatku tapi aku ga mau beli yang bagus sekalian. Cuma ya itu tadi, karena ngerasa ini uang THRku ya harusnya ikutin mauku dong. Aku maunya beli saham atau emas, lol. Tapi, aku belajar untuk memahami keinginan suami untuk kasih yang terbaik. Suami semangat banget liat review bermacam-macam HP dan survei berbagai toko untuk liat harganya. Ya sudahlah. Aku nurut aja sama suami, beli sesuai sarannya dia.

Kadang ketika pikiran saya baru jelek, ada godaan untuk bersikap jual mahal mengetahui istri saya "sedang ingin".
Kadang kalau kesal sama suami, ada pemikiran kayak gini tentang seks. Tapiiii.... Aku belajar lawan sekarang. Seks bukan alat barter untuk mendapatkan yang aku mau atau bukan balas dendam. Seks adalah sarana saling melayani. Aku belajar bersikap aktif, menawarkan ke suami, bukan hanya pada saat diminta.

Menjadi makin serupa dengan Kristus adalah esensi dari kekristenan. Tidak ada seorang pun dari kita yang dapat dengan tulus berkata bahwa ia telah sukses menjadi seorang hamba. Pernikahan kita menyediakan kesempatan  untuk setiap harinya didorong makin jauh ke arah ini.
Yes.  Aku mau belajar dan berlatih melalui pernikahanku dan menjadi makin serupa dengan Kristus.

Palangka Raya,  19 Mei 2019
-Mega Menulis-

Lukas 21, Amsal 21

Amsal 21

Scripture      
Amsal 21:17 (TB)  Orang yang suka bersenang-senang akan berkekurangan, orang yang gemar kepada minyak dan anggur tidak akan menjadi kaya.

Observation
Tadi siang aku sharing dengan teman seruanganku tentang pemakaian uang. Katanya kalau dia pengen sesuatu ya dibeli aja, lah kalau selalu gitu emang cukup gaji sampai akhir bulan? Dia bilang ya dicukup-cukupin lah sampai akhir bulan. Wow! Kalau aku gak mau beli barang yang gak aku perlukan. Emang temanku tadi masih single jadi gak mikir panjang. Ya sudahlah, yang penting aku udah share, terserah dia aja lagi.

Aplication
✔️ Aku mau buat tulisan simple tentang pemakaian uang dll di blogku. Aku bukan ahli masalah keuangan tapi siapa tahu jadi berkat buat orang lain. Untuk Sara dan Sofia juga someday.

Prayer   
Tuhan, ajar aku menjadi penatalayan yang baik atas keuangan yang Tuhan percayakan padaku. Amin.

Lukas 21

Scripture      
Lukas 21:4 (TB)  Sebab mereka semua memberi persembahannya dari kelimpahannya, tetapi janda ini memberi dari kekurangannya, bahkan ia memberi seluruh nafkahnya."

Observation
Memberi dari kekurangan tanpa merasa takut kekurangan, bagaimana caranya? Dengan mempercayai Allah sepenuhnya. Bahwa gak ada satu hal pun di dalam hidupku yang terjadi tanpa Tuhan tahu. Bahwa Allahku sanggup memenuhi segala keperluanku menurut kasih karuniaNya.

Aplication
✔️ Aku harus mempercayai Allah sepenuhnya kalau ingin memberi tanpa merasa takut kekurangan.

Prayer   
Tuhan, kekuatiranku adalah tanda ketidakpercayaanku pada Tuhan. Ampunilah aku ya Tuhan. Aku mau belajar memberi dari kekuranganku. Tolonglah aku yang sering kuatir ini. Amin.

Palangka Raya, 21 Mei 2019
-Mega Menulis-

Lukas 20,Amsal 20

Lukas 20

Scripture      
Lukas 20:25 (TB)  Lalu kata Yesus kepada mereka: "Kalau begitu berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah!"

Observation
Apa yang wajib aku berikan kepada pemerintah? Pajak. Aku selalu bayar pajak penghasilan, wong dipotong langsung kok dari gajiku. Tapi pajak yang lain untuk tahun ini belum aku bayar : pajak motor, pbb, dan tanahku yang masih SPT. Untuk tanah ini lokasinya di Kasongan dan sampai sekarang aku belum mengurusnya. Diingatkan untuk bayar kewajibanku, dimulai dengan mengurus surat-suratnya.

Aplication
✔️ Aku mau mengisi formulir yang sudah aku ambil dan mengisinya,  segera diurus dan jangan menunda-nunda.

Prayer    
Tuhan, jangan biarkan penundaan membuatku gak taat. Tolong aku untuk setia dalam perkara ini. Amin.

Amsal 20

Scripture      
Amsal 20:29 (TB)  Hiasan orang muda ialah kekuatannya, dan keindahan orang tua ialah uban.

Observation
Ubanku banyak 😂 Terkadang miris, uban banyak, eh rambut rontok yang rontok malah yang hitamnya. Baca ayat ini terhibur sangat. Gak semua orang lo sempat beruban karena semakin tua. Ada yang masih muda sudah dipanggil Tuhan. Uban ini seharusnya mengingatkanku akan kesetiaan Tuhan. Dari dulu sampai aku tua, Tuhan gak pernah berhenti menopang hidupku. Amin.

Palangka Raya, 20 Mei 2019
-Mega Menulis-

Lukas 19, Amsal 19

Amsal 19

Scripture      
Amsal 19:8 (TB)  Siapa memperoleh akal budi, mengasihi dirinya; siapa berpegang pada pengertian, mendapat kebahagiaan.

Observation
Kemarin sore menjenguk tanteku yang cuci darah. Dia sudah pulang ke rumah, tapi ada jadwal rutin harus cuci darah. Dia cerita begitu banyak pantangan makannya (ga boleh makan buah, ga boleh makan yang tinggi protein, ga boleh makan tingi serat, dll) dan minum pun setiap hari gak boleh banyak, kalau bisa segelas sehari. Sungguh perjuangan berat. Aku tahu, karena aku yang menjaga papaku selama cuci darah semasa hidupnya dan papaku susah sekali menjaga pola makannya. Aku bersyukur tanteku  cukup mengasihi dirinya jadi sungguh berjuang untuk menjaga diri dari pantangannya.

Aplication
✔️ Aku pun mau berjuang mengasihi diriku dengan menjaga makanku, ga mau ah menunggu sakit.
✔️ Berdoa buat tanteku supaya bisa segera beradaptasi dengan segala pantangan makam dan kondisinya yang baru.

Prayer    
Tuhan, terima kasih buat pelajaran yang aku dapat dari Mina Nara. Aku mau belajar terus mengendalikan diriku terutama mulutku. Tolong kami ya Tuhan. Amin.

Palangka Raya, 19 Mei 2019
-Mega Menulis-

Lukas 18

Lukas

Scripture      
Lukas 18:9 (TB)  Dan kepada beberapa orang yang menganggap dirinya benar dan memandang rendah semua orang lain, Yesus mengatakan perumpamaan ini:

Observation
Aku merasa ayat ini berbicara keras ke aku, hari ini aku memandang rendah orang lain karena suatu hal. Padahal, kalau aku boleh ada sebagaimana aku ada sekarang, itu semua kasih karunia Tuhan, aku gak punya alasan untuk memegahkan diri. Setiap orang punya prosesnya masing-masing.

Aplication
✔️ Aku gak boleh memandang diri tinggi dan menganggap orang lain lebih rendah.

Prayer    
Tuhan, Engkau tahu hatiku. Aku bertobat Tuhan, aku sama berdosanya dengan orang lain. Aku gak boleh memandang rendah dia.  Ampuni aku ya Tuhan. Amin.

Palangka Raya, 18 Mei 2019
-Mega Menulis-

Lukas 17, Amsal 17

Lukas 17

Scripture      
Lukas 17:15 (TB)  Seorang dari mereka, ketika melihat bahwa ia telah sembuh, kembali sambil memuliakan Allah dengan suara nyaring,

Observation
Banyak yang meminta, banyak yang menerima apa yang dimintanya, tapi tidak semua yang menerima itu berterima kasih. Aku mau jadi orang yang kembali dan berterima kasih kepada TUHAN yang telah berkenan mengabulkan doaku.

Aplication
✔️ Aku mau bersyukur rsyukur untuk setiap doa yang Tuhan jawab.

Amsal 17

Scripture      
Amsal 17:22 (TB)  Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang.

Observation
Teringat tanteku yang harus menjalani cuci darah, dalam minggu ini sudah dua kali dia menjalani cuci darah. Aku sedih kalau melihat tanteku, teringat juga anaknya yang masih kecil. Papaku dulu juga cuci darah dan umurnya gak sampai setahun dari dimulai cuci darah. Aku mau berdoa supaya tanteku selalu bersukacita di dalam Tuhan biar itu jadi obat yang manjur baginya.

Aplication
✔️ Berdoa buat Mina Nara supaya selalu bergembira dan bersemangat menjalani proses yang harus dilaluinya.

Prayer    
Tuhan, hanya Engkau yang mampu membuat Mina Nara bersukacita saat ini, jadilah satu-satunya sumber sukacitanya ya TUHAN. Amin.

Palangka Raya, 17 Mei 2019
-Mega Menulis-

Lukas 16

Lukas 16

Scripture      
Lukas 16:10 (TB)  "Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar.

Observation
Sedang agak kesal dengan bosku, aku disuruh mengerjakan pekerjaan yang bukan tupoksiku, seharusnya kasubag keuangan yang mengerjakan. Bukan pekerjaan yang sulit sih, tapi lebih ke, kenapa harus aku. Lalu aku berpikir positif dengan mikir, oh mungkin temanku kasubag keuangan sedang sibuk, oh mungkin supaya aku mengerti masalah keuangan, supaya aku dapat kesempatan belajar. Ya sudahlah, cukup aku tahu dan selesaikan pekerjaan ini. Yang penting selesai. Tapiii.... Ayat di atas mengingatkanku untuk setia dalam perkara-perkara kecil, melakukan yang terbaik! Gak asal selesai.

Aplication
✔️ Aku mau melakukan yang terbaik di kantor, gak peduli pekerjaan itu tupoksiku atau bukan.

Prayer 
TUHAN, aku mau setia melakukan perkara kecil dan memberikan yang terbaik, tolong aku Tuhan. Amin.

Palangka Raya, 16 Mei 2019
-Mega Menulis-

Thursday, May 16, 2019

Lukas 15, Amsal 15

Amsal 15

Scripture       
Amsal 15:12 (TB)  Si pencemooh tidak suka ditegur orang; ia tidak mau pergi kepada orang bijak. 

Observation
Aku udah pernah share pengen beli HP baru karena HPku yang sekarang suka tahu-tahu mati gitu, baterenya drop. Sudah bilang sama suami pengen beli yang 2 juta-an aja,yang penting bisa dipake, hahaha. Terus suami pengennya beli yang lebih mahal lagi, biar sekalian bagus. Aku sayang duit segitu buat beli HP, mending buat beli emas atau saham, buat tabungan. Kalau aku ngotot, suami pasti bilang terserah sih, tapi kok aku ga damai sejahtera ya. Akhirnya coba tanya pendapat beberapa teman. Dan semua kompak:udah turutin aja suami. F share kalau pria itu akan senang bisa nolong istri, kasih buat istri, jadi kalo lo dia offer help or something ya gak papa terima aja. Sampe dibilang, belilah buat suami. Y juga share kalau HP suaminya mehong dan dia biasa aja HPnya karena takut HPnya hilang atau jatuh, tapi jadi dibecandain temennya karena suami pake Iphone dan istri pake HP Cina. Maybe jadi kebanggaan buat suami ya karena bisa kasih yang terbaik buat istri. Iya sih, aku emang gak enak beli HP agak mehong, karena aku agak ceroboh dan keuangan bukan lagi yang berlebih sekarang. Tapi share dari teman-teman bikin aku ingat suami emang dah usaha banget liat testimoni dan review HP gitu buatku. He want me get the best. Yo wes lah. Manut wae.

Aplication
✔ Tadi aku dah bilang suami, pesan aja HP yang kamu bilang kemarin. Suami langsung semangat lo...
✔ Next, berusaha selalu dengarkan saran suami. Berasa sih bersalah, kok dikasi masukan sama teman langsung klik. Sama suami mikir lama banget.

Prayer   
Tuhan  aku bersyukur buat wanita bijak yang Tuhan di sekelilingku. Aku mau belajar lebih lagi mendengarkan nasehat. Berikan aku kepekaan ya Tuhan. Amin.

Lukas 15

Scripture       
Lukas 15:29 (TB)  Tetapi ia menjawab ayahnya, katanya: Telah bertahun-tahun aku melayani bapa dan belum pernah aku melanggar perintah bapa, tetapi kepadaku belum pernah bapa memberikan seekor anak kambing untuk bersukacita dengan sahabat-sahabatku.

Observation
Kasihan sekali anak sulung ini, fisiknya bersama bapanya tapi dia gak bisa menikmati berkat dari bapanya. Dia gak punya kuasa untuk menikmatinya. Dia sibuk menaati dan melayani bapanya TAPI tanpa sukacita. Jangan sampai aku seperti anak sulung ini, aku mengaku tinggal di dalam BAPA tapubga ada sukacita,pelayanan dan ketaatan hanya jadi kewajiban. Aku gak mau gak bisa menikmati berkat BAPA.

Aplication
✔ Aku mau bersyukur atas setiap berkat yang Tuhan berikan dengan sukacita, bukan menerimanya sebagai hal biasa.
✔ Aku mau bersukacita dalam setiap pelayanan dan ketaatanku kepada TUHAN.

Palangka Raya, 15 Mei 2019
-Mega Menulis-

Lukas 14, Amsal 14

Lukas 14

Scripture       
Lukas 14:28 (TB)  Sebab siapakah di antara kamu yang kalau mau mendirikan sebuah menara tidak duduk dahulu membuat anggaran biayanya, kalau-kalau cukup uangnya untuk menyelesaikan pekerjaan itu?

Observation
Dalam dua bulan ini aku bakal dapat uang kaget (THR dan gaji 13). Aku gak mau uang ini habis begitu saja. Dari sekarang aku sudah membuat perencanaan uangnya untuk aku apakan saja. Aku bener bener belajar jadi penatalayan yang setia dan bertanggung jawab atas pendapatan yang kuterima.

Aplication
✔ Share sama suami perencanaan untuk 'uang kaget' yang aku terima ke suami supaya gak sembarangan menggunakannya nanti. Tetap sesuai rencana.

Prayer   
Tuhan, tolong aku supaya menggunakan berkat yang aku terima dengan bertanggung jawab. Amin.

Amsal 14

Scripture       
Amsal 14:17 (TB)  Siapa lekas naik darah, berlaku bodoh, tetapi orang yang bijaksana, bersabar. 

Observation
Pagi ini bangun telat karena semalaman Sara dan Sofia rewel, minta susu beberapa kali, popoknya bocor. Aku bangun dalam keadaan pusing pulak. Sibuk ngurus rumah gak sempat sarapan. Pas dijemput suami istirahat siang malah mau mampir ke JNE padahal perut dah perih, udah mau murka aja rasanya. Udah mau ngomel. Tapi, alih-alih ngomel, aku ingat ayat ini dan minta dimampirkan ke Alfamart beli kue dan jelaskan kalau perutku dah perih.  Puji Tuhan, aku kenyang dan tenang. Ga jadi deh ngomel.

Aplication
✔ Daripada naik darah dan berbuat bodoh, lebih baik komunikasikan kebutuhanku dengan manis ke suami.

Prayer   
Terima kasih Tuhan karena Tuhan gak biarkan aku berlaku bodoh. Aku bisa bersabar hari ini. Terima kasih Tuhan. Amin.

Palangka Raya, 14 Mei 2019
-Mega Menulis-

Lukas 13, Amsal 13

Amsal 13

Scripture       
Amsal 13:7 (TB)  Ada orang yang berlagak kaya, tetapi tidak mempunyai apa-apa, ada pula yang berpura-pura miskin, tetapi hartanya banyak. 

Observation
Pa Sara sedang asyik cari info HP baru buatku, rencana kalau THR keluar, aku mau beli HP. Yang aku pake sekarang, makin parah, sebentar aja bisa mati. Kalau liat spesifikasi, yang bagus minimal 5 juta-an. Kadang pengen sih kayak adekku yang baru beli HP harga segitu. Teman di kantor juga ada yang dengan gampangnya beli HP harga segitu. Pikirku, lumayan juga kali ya kalau beli. Tapiii.... Dipikir-pikir. Buat apa Meg habiskan THR cuma buat HP?  Aku gak perlu HP harga segitu. Masih banyak kebutuhan lain, untuk apa aku memaksakan diri?

Aplication
✔ Aku gak mau habiskan THR cuma buat beli HP. Maksimal harganya 1/2 dari THR nanti. Kalau ada yang lebih murah, lebih baik, bisa saving lebih banyak.

Lukas 13

Scripture       
Lukas 13:7 (TB)  Lalu ia berkata kepada pengurus kebun anggur itu: Sudah tiga tahun aku datang mencari buah pada pohon ara ini dan aku tidak menemukannya. Tebanglah pohon ini! Untuk apa ia hidup di tanah ini dengan percuma!

Observation
Ini sudah tahun ketiga aku ikut BRG. Sudah tahun ke-19 sejak aku menerima Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamatku. Apakah hidupku sudah menghasilkan buah yang Tuhan inginkan? Adakah buah roh? Adakah buah jiwa? Buah pelayanan? Diingatkan lagi komitmen untuk berbuah tahun ini.

Aplication
✔ Berdoa buat jiwa-jiwa yang dari awal tahun aku komitmen untuk mengenalkan Kristus lebih sungguh.
✔ Pengendalian Diri adalah buah roh yang tahun ini jadi fokusku. Dan saat aku evaluasi, aku masih sering gagal mengendalikan diri.
✔ Pelayanan di Pearl tahun ini, aku baru menulis sebagian dari artikel yang menjadi 'jatahku'

Prayer   
Tuhan, aku mau menghasilkan buah bagi kemuliaan Tuhan. Tolong aku di sepanjang aisa tahun ini lebih sungguh melakukan komitmenku. Berikan aku kerajinan dan semangat untuk menghasilkan buah. Amin.

Palangka Raya, 13 Mei 2019
-Mega Menulis-

Lukas 12, Amsal 12

Amsal 12

Scripture       
Amsal 12:24 (TB)  Tangan orang rajin memegang kekuasaan, tetapi kemalasan mengakibatkan kerja paksa. 

Sunday, May 12, 2019

Sacred Marriage (Chapter 9)


Lawan dari kasih bukanlah kebencian, tetapi ketidakpedulian.
Sudah menikah terus benci sama suami sendiri? Puji Tuhan, aku gak pernah. Tapi gak peduli? Dengan berat hati aku harus mengakui kalau pernah. Masih malah. Ada kalanya aku gak peduli suami sudah makan atau belum, yang penting anak sudah makan. Sering aku gak peduli suami sudah minum kopi atau ngga tiap hari, padahal aku tahu dia suka minum kopi. Kadang aku memutuskan sesuatu yang aku tahu beda dengan pendapat suami, yang berarti aku gak peduli dengan pendapat suami. SIGH. Padahal harusnya kalau aku mengasihi suami, aku peduli dengannya, memperhatikan pendapatnya, kebiasaannya, kesukaannya dan perasaannya. Sudah seminggu yang lalu aku baca bab ini tapi belum menulis refleksinya. Hari ini dong, aku memutuskan sesuatu yang beda dengan pendapat suami padahal suami bilang A, aku lakukan B. Teringat untuk lebih mempedulikan pendapat suami, akhirnya aku memutuskan mengikuti perkataan suami. Aku ubah  keputusanku. Dan berasa damai sejahtera.

Lukas 11, Amsal 11

Lukas 11

Scripture      
Lukas 11:11-12 (TB)  Bapa manakah di antara kamu, jika anaknya minta ikan dari padanya, akan memberikan ular kepada anaknya itu ganti ikan?
Atau, jika ia minta telur, akan memberikan kepadanya kalajengking?

Friday, May 10, 2019

Lukas 10, Amsal 10

Amsal 10

Scripture       
Amsal 10:26 (TB)  Seperti cuka bagi gigi dan asap bagi mata, demikian si pemalas bagi orang yang menyuruhnya. 

Lukas 9, Amsal 9

Lukas 9

Scripture       
Lukas 9:16 (BIMK)  Lalu Yesus mengambil lima roti dan dua ikan itu, kemudian menengadah ke langit dan mengucap terima kasih kepada Allah. Setelah itu Ia membelah-belah roti dan ikan itu dengan tangan-Nya lalu memberikannya kepada pengikut-pengikut-Nya untuk dibagi-bagikan kepada orang banyak itu.

Lukas 8, Amsal 8

Lukas 8

Scripture       
Lukas 8:3 (TB)  Yohana isteri Khuza bendahara Herodes, Susana dan banyak perempuan lain. Perempuan-perempuan ini melayani rombongan itu dengan kekayaan mereka.

Lukas 7

Lukas 7

Scripture       
Lukas 7:9 (TB)  Setelah Yesus mendengar perkataan itu, Ia heran akan dia, dan sambil berpaling kepada orang banyak yang mengikuti Dia, Ia berkata: "Aku berkata kepadamu, iman sebesar ini tidak pernah Aku jumpai, sekalipun di antara orang Israel!"

Lukas 6, Amsal 6

Lukas 6

Scripture
Lukas 6 :33 Sebab jikalau kamu berbuat baik kepada orang yang berbuat baik kepada kamu, apakah jasamu? Orang-orang berdosa pun berbuat demikian.

Lukas 5

Lukas 5

Scripture       
Lukas 5:30 (TB)  Orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat bersungut-sungut kepada murid-murid Yesus, katanya: "Mengapa kamu makan dan minum bersama-sama dengan pemungut cukai dan orang berdosa?" 

Lukas 4, Amsal 4

Lukas 4

Scripture       
Lukas 4:28 (TB)  Mendengar itu sangat marahlah semua orang yang di rumah ibadat itu. 

Lukas 3, Amsal 3

Amsal 3

Sripture       
Amsal 3:28 (TB)  Janganlah engkau berkata kepada sesamamu: "Pergilah dan kembalilah, besok akan kuberi," sedangkan yang diminta ada padamu. 

Lukas 2

Lukas 2

Scripture       
Lukas 2:19 (TB)  Tetapi Maria menyimpan segala perkara itu di dalam hatinya dan merenungkannya. 

Lukas 1, Amsal 1

Lukas 1

Scripture       
Lukas 1:80 (TB)  Adapun anak itu bertambah besar dan makin kuat rohnya. Dan ia tinggal di padang gurun sampai kepada hari ia harus menampakkan diri kepada Israel.

Observation
Aku highlight kalimat :"Adapun anak itu bertambah besar dan makin kuat rohnya".  Wow! Makin besar fisik Yohanes, semakin besar juga rohnya. Bagaimana dengan anak-anakku? Sudahkah demikian? Belum. Aku sadar belum kasih makan roh anakku dengan makanan rohani yang cukup. Roh makin kuat kalau diberi makanan rohani yang cukup. Sejak kami pindah, mereka beluk bersekolah Minggu karena jadwal SHM di gereja dekat rumah ini sebelum jam ibadah raya. Akhir-akhir ini aku juga jarang baca Alkitab sebelum tidur buat anak-anak. Sekarang  Sara kalau berdoa sebelum tidur malah jadi cerita aktivitasnya seharian ke Tuhan Yesus dan kami biarkan sih, supaya dia tahu dan merasa Tuhan Yesus itu dekat.

Lukas 23, Amsal 23

Amsal 23 Scripture       Amsal 23:29 (TB)  Siapa mengaduh? Siapa mengeluh? Siapa bertengkar? Siapa berkeluh kesah? Siapa mendapat cidera t...