.....apa saja yang terpikirkan,yang jadi perhatianku, kehidupanku, pengalaman(ku dan orang lain), apa yang kusukai, apa yang tidak kusuka,apa yang ingin kubagikan, apa yang menyentuhku,apa yang tidak ingin aku lupakan, yang menginspirasiku, yang menolongku, menguatkanku, dan berarti buatku.

Dan di atas segalanya, perjalananku bersama Yesusku, saat-saat aku belajar berjalan bersama-Nya, bergantung sepenuhnya kepada-Nya,menikmati pemeliharaan dan kasih-Nya yang sempurna atas hidupku.

Wednesday, May 22, 2019

Lukas 19, Amsal 19

Amsal 19

Scripture      
Amsal 19:8 (TB)  Siapa memperoleh akal budi, mengasihi dirinya; siapa berpegang pada pengertian, mendapat kebahagiaan.

Observation
Kemarin sore menjenguk tanteku yang cuci darah. Dia sudah pulang ke rumah, tapi ada jadwal rutin harus cuci darah. Dia cerita begitu banyak pantangan makannya (ga boleh makan buah, ga boleh makan yang tinggi protein, ga boleh makan tingi serat, dll) dan minum pun setiap hari gak boleh banyak, kalau bisa segelas sehari. Sungguh perjuangan berat. Aku tahu, karena aku yang menjaga papaku selama cuci darah semasa hidupnya dan papaku susah sekali menjaga pola makannya. Aku bersyukur tanteku  cukup mengasihi dirinya jadi sungguh berjuang untuk menjaga diri dari pantangannya.

Aplication
✔️ Aku pun mau berjuang mengasihi diriku dengan menjaga makanku, ga mau ah menunggu sakit.
✔️ Berdoa buat tanteku supaya bisa segera beradaptasi dengan segala pantangan makam dan kondisinya yang baru.

Prayer    
Tuhan, terima kasih buat pelajaran yang aku dapat dari Mina Nara. Aku mau belajar terus mengendalikan diriku terutama mulutku. Tolong kami ya Tuhan. Amin.

Palangka Raya, 19 Mei 2019
-Mega Menulis-

No comments:

Sacred Marriage (Chapter 12)

Pernikahan dapat menjadi sarana yang indah untuk melihat kehadiran Tuhan dalam kehidupan sehari-hari. Sebagaimana sebuah sarana gak mendata...