.....apa saja yang terpikirkan,yang jadi perhatianku, kehidupanku, pengalaman(ku dan orang lain), apa yang kusukai, apa yang tidak kusuka,apa yang ingin kubagikan, apa yang menyentuhku,apa yang tidak ingin aku lupakan, yang menginspirasiku, yang menolongku, menguatkanku, dan berarti buatku.

Dan di atas segalanya, perjalananku bersama Yesusku, saat-saat aku belajar berjalan bersama-Nya, bergantung sepenuhnya kepada-Nya,menikmati pemeliharaan dan kasih-Nya yang sempurna atas hidupku.

Thursday, May 23, 2019

Lukas 22, Amsal 22

Amsal 22

Scripture      
Amsal 22:22 (TB)  Janganlah merampasi orang lemah, karena ia lemah, dan janganlah menginjak-injak orang yang berkesusahan di pintu gerbang.

Observation
Aku paling kesal kalau bos menyalah-nyalahkan anak buahnya di depan orang lain. Pernah kejadian bosku menyuruh temanku mengerjakan sesuatu, dikerjakan sesuai petunjuk si bos. Begitu ada kesalahan, di muka umum bos ini menyalahkan temanku untuk menyelamatkan mukanya. Sejak itu, aku berjanji dalam hati, kalau punya staf ga akan menginjak-injak stafku. Kalau dia buat kesalahan, aku akan tegur empat mata dan gak akan mempermalukan dia. Bukannya membela diri dengan menyalahkan orang lain.

Aplication
✔️ Karena aku gak mau sembarangan menyalahkan pekerjaan stafku, aku harus lebih teliti, supaya jangan sampai ada kesalahan ditemukan bosku.

Prayer   
Tuhan, tolong aku untuk sungguh memperhatikan stafku dan gak sembarangan menyalahkan mereka. Amin.

Lukas 22

Scripture      
Lukas 22:27 (TB)  Sebab siapakah yang lebih besar: yang duduk makan, atau yang melayani? Bukankah dia yang duduk makan? Tetapi Aku ada di tengah-tengah kamu sebagai pelayan.

Observation
Yesus memberikan standar baru bagi seorang pemimpin, seorang pemimpin adalah dia yang bersedia melayani. Kalau jadi pemimpin hanya untuk merasa lebih besar dan berkuasa, lebih baik gak usah. Belajar punya hati yang mau melayani dan peka terhadap kebutuhan orang lain.

Aplication
✔️ Aku punya staf yang sedang hamil, jadi aku berusaha untuk gak merepotkan dia dan care dengan kehamilannya. Biasanya aku hanya mengecek pekerjaannya. Aku mau ikut meringankan pekerjaannya.

Prayer   
Tuhan, ajari aku melayani T. Amin.

Palangka Raya, 22 Mei 2019
-Mega Menulis-

No comments:

Sacred Marriage (Chapter 12)

Pernikahan dapat menjadi sarana yang indah untuk melihat kehadiran Tuhan dalam kehidupan sehari-hari. Sebagaimana sebuah sarana gak mendata...