.....apa saja yang terpikirkan,yang jadi perhatianku, kehidupanku, pengalaman(ku dan orang lain), apa yang kusukai, apa yang tidak kusuka,apa yang ingin kubagikan, apa yang menyentuhku,apa yang tidak ingin aku lupakan, yang menginspirasiku, yang menolongku, menguatkanku, dan berarti buatku.

Dan di atas segalanya, perjalananku bersama Yesusku, saat-saat aku belajar berjalan bersama-Nya, bergantung sepenuhnya kepada-Nya,menikmati pemeliharaan dan kasih-Nya yang sempurna atas hidupku.

Monday, June 10, 2019

Tips Berhemat Ala Mak Sara



Terinspirasi tulisan Echa di sini , aku juga mau ah bikin tulisan sejenis. Dan, ini diaaaa….Tips hemat ala aku.

1.    MASAK SENDIRI. Aku gak tahu lah ya kalau di daerah lain (Jawa dkk), kalau aku di sini (Palangka Raya), kalau beli lumayan bo habisnya buat makan sehari-hari. Ada sih di sini tempat makan yang 10 ribu per porsi tapi ya teuteeeppp jarang banget. Paling gak 15-25 ribu lah makan rata-rata per orang sekali makan. Kalau masak aku bisa habis 500 ribu rata-rata per minggu. Ini buat makan 2 orang dewasa dan 2 balita.
2.    Kalau mau beli makanan, nasi campur paling memuaskan di Warung Hikmah. Postingan ini mengandung iklan, hahaha. Eh tapi bener kok, yang lebih murah daripada WM Hikmah banyak. Tapi yang porsinya jumbo, rasanya enak dan harganya bersahabat ya WM Hikmah. Kalau pengen nyobain tempat makan baru, tunggu promo deh. Atau pas hari-hari tertentu, misal: pasca PEMILU, hut kemerdekaan, hut sendiri, dll. Lumayan bisa hemat 10-20% dan terkadang gratis. 
3.    RM UDA SAYANG lebih murah daripada RM SEDERHANA, apalagi RM TALAGO.LOL. Ga penting banget ya, tapi pentinglah ya buat suamiku. Secara dia pecinta nasi padang garis keras.  Sssttt…Di Uda Sayang nasi plus daging rendang 15 ribu lo. Dan bener kata Echa, dibungkus lebih banyak dapatnya daripada makan di tempat.
4.   Kalau ada barang yang diincar di olshop, masukkan dulu ke keranjang. Tar biasanya ada pemberitahuan promo atau cashback, nah…baru deh beli. Untuk menghemat ongkir, ajak teman belanja bareng, bagi dua deh ntar ongkirnya. Bandingkan harga kalau mau beli barang, cek ongkirnya, bandingkan. Jangan males liat info promo. Liat testimoni yang sudah belanja. Jangan sampe harga murah tapi gak berkualitas, ini ma ga hemat, malah boros.
5.   Bawa botol minum yang sudah diisi air kalau kemana-mana. Daripada beli hayo. Lumayan lo bawa minum sendiri. Pelajaran ini aku dapat sejak tinggal enam bulan buat diklat di Bandung, beli air 2 botol aja sehari dah berapa tuh kalau dikalikan.
6.    Ngajak main anak? Manfaatkan playground gratisan di dalam kota, ke perpustakaan daerah, ke pasar, naik bis gratis di Pasak Kameluh, ke rumah teman yang punya anak (pasti punya mainan yang beda kan dengan anak sendiri) , ke teman yang gede halamannya (aku punya teman yang halamannya luassss buanget, pelihara ikan, ayam, bebek, angsa, anggrek, dll-Gimana anakku gak hepi ke sana), ke Hypermart (Sara dan Sofi ke sini buat naek troli doang). Buat anak kadang gak penting mainnya apa, yang penting orang tua main bersama dia, bukan nemenin doang tapi main bareng. Sering tuh bocah-bocah diajak naik motor keliling-keliling aja dah bahagia, di jalan nyanyi bareng, tanyain setiap yang dilihat, namanya, warnanya atau bahasa Inggrisnya.
7.  Tanya harga sebelum membeli! Ini berlaku untuk barang apa aja. Kalau gak tahu harganya mending nanya. Daripada makan gengsi, hahaha. Kapok pernah makan di warung pinggiran, kirain harga standar kaki lima. Lah, harganya yang malah harga bintang lima. Hais.

Kalau ada yang mau nambahin tipsnya monggo ya...

Palangka Raya, 10 Juni 2019
-Mega Menulis-




No comments:

Sacred Marriage (Chapter 12)

Pernikahan dapat menjadi sarana yang indah untuk melihat kehadiran Tuhan dalam kehidupan sehari-hari. Sebagaimana sebuah sarana gak mendata...