.....apa saja yang terpikirkan,yang jadi perhatianku, kehidupanku, pengalaman(ku dan orang lain), apa yang kusukai, apa yang tidak kusuka,apa yang ingin kubagikan, apa yang menyentuhku,apa yang tidak ingin aku lupakan, yang menginspirasiku, yang menolongku, menguatkanku, dan berarti buatku.

Dan di atas segalanya, perjalananku bersama Yesusku, saat-saat aku belajar berjalan bersama-Nya, bergantung sepenuhnya kepada-Nya,menikmati pemeliharaan dan kasih-Nya yang sempurna atas hidupku.

Friday, June 12, 2020

Efesus 4

Efesus 4:17-32

Scripture
Efesus 4:27 (TB)  dan janganlah beri kesempatan kepada Iblis. 
Efesus 4:27 (FAYH)  Sebab, jikalau Saudara marah, Saudara memberi kesempatan kepada Iblis.

Observation & Aplication 
Alkitab versi Firman Allah Yang Hidup (FAYH) dengan lebih jelas mengingatkan untuk gak marah karena itu memberi kesempatan kepada iblis. Kesempatan apa? Untuk mengintimidasi, mencuci otak dengan menawarkan solusi yang gak sesuai firman Tuhan. Iblis seperti singa yang mengaum-aum dan siap menerkam di tiap kesempatan.

Aku pernah marah ke suami lalu malas ngomong sama suami, pikirku biar dia kapok. Lagian pikirku diomongin juga percuma, ujung-ujungnya dia membenarkan dirinya aja, ngapain coba diomongin kalau selalu aku yang salah, mana pernah dia mendengarkan aku. Eh habis itu pikiranku penuh dengan pikiran jahat dan intimidasi : tuh kan suamimu sudah gak sayang lagi, emang egois tuh dia, gak bisa menghargai isteri, udah pergi aja dari suamimu daripada hidup di pernikahan kayak gini, mending mati deh kalau kayak gini. Hadeh. Pikiran dah dipenuhi hal jahat. Kemudian apa? Aku mulai ketus dan nyinyir sama suami, aku gak showing respect sama suami, main sama anak pun males, selfpity melulu, jadi pemakan emosional, dan melakukan apa saja untuk bikin suami makin kesal. Pokoknya tindakanku gak ada bener-benernya deh. Lah gimana, wong pikiran udah isinya hal-hal mengerikan gitu. 

Semua orang pernah marah, pastilah. Mana ada kehidupan suami isteri tanpa pertengkaran.Tapi saat aku membiarkan amarah itu mengendap dan menjadi dendam, aku sedang memberi kesempatan kepada iblis untuk hidup dekat denganku. Pada saat aku menjauh terus dari suami, iblis sedang bersorak-sorak karena mendapat kesempatan dekat denganku dan meracuniku. Terkadang memang aku perlu menenangkan diri dengan diam dan gak langsung ngomong ke suami. Karena kalau ngomong pas emosi buruk hasilnya. Padahal firman Tuhan sudah bilang, jangan terus tinggal dalam keadaan marah sampai matahari terbenam. Paling lama 24 jam marah (anggaplah marahnya habis matahari terbenam, nah besoknya sebelum matahari terbenam harus sudah bisa dong mengatasi kemarahan), jangan kelamaan marahlah intinya sebenarnya, akakakak. 

Firman Tuhan dah jelas gini kok masih ndablek 😅
Efesus 4:26 (FAYH)  Jikalau Saudara marah, janganlah berdosa dengan membiarkan amarah itu menjadi dendam. Jangan membiarkan diri terus dalam keadaan marah sampai matahari terbenam. Atasilah kemarahan itu dengan segera.

Atasi kemarahan. Ambil waktu menenangkan diri dan padamkan amarah. Jangan berlama-lama tinggal dalam amarah. Koreksi diri dan jujur, apa masalahku sesungguhnya sehingga aku marah? Bicarakan dengan tenang. Kalau aku yang salah, berbesar hati minta maaf. Jangan mengulangi kesalahan. Kalau aku yang benar, berbesar hati mengampuni. Selesaikan masalah dengan fokus ke solusi. 

Prayer
Tuhan, jangan biarkan aku memberi iblis kesempatan pada waktu aku marah. Mampukan aku dengan cepat menenangkan diri dan memperkatakan firman supaya iblis gak mendekat. Amin.
Gratitude Journal 
11 Juni 2020 

1. Bersyukur sebelum anak-anak bangun makanan sudah siap jadi pas mereka bangun, aku sempat nyuapin sebelum berangkat ke kantor.
2. Bersyukur di ruangan kami dapat triple box Pizza Hut dari teman. Puas dan kenyang banget. Aku dari kapan hari pengen lasagna soalnya, akakakak. Pas ada, alamak hepi banget.
3. Bersyukur hari ini bisa nyicil kirim file lagi ke auditor.
4. Bersyukur hari ini bisa mencuci pakaian, banyak banget, tapi syukurlah setelah selesai masih bisa main sama bocah-bocah sebelum tidur malam.
5. Bersyukur malam-malam bisa main sama bocah dan dengar ketawa mereka sewaktu digelitik. Terkadang pengennya beli macam-macam mainan ini itu dan lupa kalau anak cuma butuh kehadiran kita yang mindful.
6. Hari ini banyak kerjaan dan capek banget rasanya. Bersyukur bisa tidur di tempat tidur yang nyaman.

Palangka Raya, 11 Juni 2020
-Mega Menulis-

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah mampir, silakan tinggalkan komentar ya.

Matius 20

Matius 20 Scripture Matius 20:22 (TB)  Tetapi Yesus menjawab, kata-Nya: " Kamu tidak tahu, apa yang kamu minta. Dapatkah kamu meminum c...