.....apa saja yang terpikirkan,yang jadi perhatianku, kehidupanku, pengalaman(ku dan orang lain), apa yang kusukai, apa yang tidak kusuka,apa yang ingin kubagikan, apa yang menyentuhku,apa yang tidak ingin aku lupakan, yang menginspirasiku, yang menolongku, menguatkanku, dan berarti buatku.

Dan di atas segalanya, perjalananku bersama Yesusku, saat-saat aku belajar berjalan bersama-Nya, bergantung sepenuhnya kepada-Nya,menikmati pemeliharaan dan kasih-Nya yang sempurna atas hidupku.

Wednesday, July 8, 2020

Kejadian 6

Kejadian 6:29-35

Scripture
Kejadian 29:35 (TB)  Mengandung pulalah ia, lalu melahirkan seorang anak laki-laki, maka ia berkata: "Sekali ini aku akan bersyukur kepada TUHAN. Itulah sebabnya ia menamai anak itu Yehuda. Sesudah itu ia tidak melahirkan lagi. 

Observation
Kasihan sih Lea ini, dari awal dia tidak dicintai suaminya. Setiap melahirkan ketiga anaknya, Lea berharap Yakub akan mencintainya. Dalam budaya Israel, anak laki-laki sangat diinginkan setiap keluarga. Apalagi Rahel yang dicintai Yakub malahan belum memberikan keturunan makanya Lea berharap kehadiran anak laki-laki menghadirkan cinta Yakub baginya. Kalau pada awalnya Lea fokus pada dirinya yang menginginkan cinta suaminya, kemudian Lea sadar kalau dia telah dan selalu memiliki cinta dari Tuhan. Akhirnya Lea menyadari kalau dia lupa bersyukur pada Tuhan yang mengasihiNya tanpa henti bahkan memberikan anugerah dan penghiburan baginya.

Bingung juga sih ya, setelah Lea bersyukur kok malah dia berhenti melahirkan. Hahahaha. Jadi aku belajar kalau bersyukur gak selalu melipatgandakan apa yang kita miliki. Bukan itu tujuan bersyukur. Tapi, bersyukur membuatku menyadari kalau semua yang aku terima adalah pemberian Tuhan semata. Lea membutuhkan empat kali melahirkan baru bersyukur. Ya aku gak perlu begitu lah, aku mau bersyukur setiap waktu. 

Aplication
✅ Terkadang aku merasa seperti Lea yang merasa akan semakin dikasihi saat melahirkan anak laki-laki bagi suami. Apalagi dalam budaya Batak sangat menginginkan anak laki-laki sebagai penerus marga, tapi hari ini aku belajar kalau kasih Tuhan yang terpenting. 
✅ Aku mau bersyukur telah memiliki kedua anak perempuan yang manis dan memberikan sukacita bagi keluarga kami setiap hari. 
✅ Akhir-akhir ini suami terlihat sudah gak terlalu menginginkan anak laki-laki. Bahkan dia pernah berucap, dua anak ini saja cukup. Puji Tuhan. Padahal aku gak pernah berucap apa-apa 😁 Bukannya aku keberatan melahirkan lagi tapi aku realistis kalau dengan keadaan kami seperti sekarang punya anak lagi cukup berat. 

Prayer
Terima kasih Tuhan, Tuhan ingatkan aku lagi untuk bersyukur dan belajar lagi dari kehidupan Lea. Aku bersyukur buat kasih Tuhan di dalam hidupku, buat segala hal baik yang sudah Tuhan berikan. Amin.
Gratitude Journal 
6 Juli 2020 

1. Bersyukur suamiku bisa nitip beli kabel HDMI sama adekku.
2. Bersyukur bisa antar hekeng pesanan teman-temanku.
3. Bersyukur bisa ke pasar dan beli bahan-bahan buat bumbu dasar.
4. Bersyukur bisa makan Mie Ayam bareng Fani. 
5. Bersyukur dapat jatah nasi Padang buat lembur.
6. Bersyukur sudah upload bahan-bahan audit di Google Drive.
7. Bersyukur suamiku tetap digaji sama bosnya walaupun gak full.
8. Bersyukur malam bisa makan mie dan bakso bareng bocah.

Palangka Raya, 6 Juli 2020
-Mega Menulis-

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah mampir, silakan tinggalkan komentar ya.

30 Hal yang Orang Lain Tidak Ketahui tentang Saya

Tulisan ini dibuat dalam rangka memenuhi tantangan 30 hari menulis dari LIKE (Komunitas di FB yang saya ikuti). Tapi sayang sekali saya gaga...