.....apa saja yang terpikirkan,yang jadi perhatianku, kehidupanku, pengalaman(ku dan orang lain), apa yang kusukai, apa yang tidak kusuka,apa yang ingin kubagikan, apa yang menyentuhku,apa yang tidak ingin aku lupakan, yang menginspirasiku, yang menolongku, menguatkanku, dan berarti buatku.

Dan di atas segalanya, perjalananku bersama Yesusku, saat-saat aku belajar berjalan bersama-Nya, bergantung sepenuhnya kepada-Nya,menikmati pemeliharaan dan kasih-Nya yang sempurna atas hidupku.

Sunday, April 11, 2021

Sacred Influence (Chapter 10)



Mustahil bagi anda untuk hidup dengan seorang pria pemarah tanpa membuatnya marah.

Di bab ini diceritakan tentang seorang isteri yang bingung karena setelah berusaha melakukan apapun, suaminya selalu punya alasan untuk marah, sepertinya yang dilakukannya tidak pernah benar. Saat dia mengira sudah melakukan yang benar, eh suaminya marah karena hal lain. Melelahkan pastinya hidup bersama pria semacam ini. Pria ini selalu menganggap orang lain tidak bisa memenuhi standarnya. Setiap orang bisa marah, tapi kalau selalu marah? Pasti ada yang tidak benar. 



Ekspresi kemarahan suami yang tidak benar bukan menjadi alasan bagi anda untuk melakukan hal yang sama.
Jadi, wajar dong kalau sang isteri balas dengan marah si suami pemarah? Wajar sih, tapi apa itu menyelesaikan masalah? Reminder! Berespon dengan lebih keras tidak membawa kemana-mana. Lebih mudah membalas bentakan dengan bentakan, atau perkataan kasar dengan teriakan. Tapi Alkitab berkata:Jawaban yang lemah lembut meredakan kegeraman, tetapi perkataan yang pedas membangkitkan marah.(Amsal 15:1). 

Pria bisa sangat kejam dengan perkataannya yang tajam. Jika anda tidak menerima peneguhan dan kasih sayang dari Bapa Surgawi, anda akan merasa hampa dan tidak berharga-dan hal itu akan mendukung respons suami anda semakin buruk dan anda menjadi semakin direndahkan.
Seorang isteri tidak boleh membiarkan perkataan suami menghancurkan dirinya. Dia harus ingat kalau dirinya berharga, tidak peduli apa yang dikatakan suaminya. Allah mengasihinya apapun yang terjadi. Seorang wanita yang dikasihi dan menyadari dirinya berharga tidak perlu mencari penghargaan dari orang lain. Ia dapat datang ke suaminya dengan leher terangkat dan berbicara dengan kelembutan dan pengendalian diri, ada kekuatan yang tak terlihat namun nyata di dalam wanita seperti ini.


Kaum pria biasanya tidak berubah jika istri mereka tidak memberi alasan bagi mereka untuk berubah. Hal ini membutuhkan komunikasi yang spesifik, terus terang, lemah lembut dan menghargai diri sendiri. 
Berkomunikasi tanpa menghakimi, hal yang sangat sulit, apalagi saat seseorang merasa dirinya benar. Perlu ketenangan dan kesadaran diri penuh kalau yang terpenting adalah membuat yang lain merasa berharga dan dikasihi. Jangan biarkan semangat menghakimi muncul, ini hanya membuat pihak lain tidak mau mendengarkan pihak lain. 

Yang penting bukanlah apa yang anda katakan, melainkan bagaimana cara anda mengatakannya.


Palangka Raya, 4 April 2021
-Mega Menulis-

Kisah Para Rasul 11, Amsal 15

Kisah Para Rasul 11

Scripture
Kisah Para Rasul 11:28-29 (TB)  Seorang dari mereka yang bernama Agabus bangkit dan oleh kuasa Roh ia mengatakan, bahwa seluruh dunia akan ditimpa bahaya kelaparan yang besar. Hal itu terjadi juga pada zaman Klaudius. 
Lalu murid-murid memutuskan untuk mengumpulkan suatu sumbangan, sesuai dengan kemampuan mereka masing-masing dan mengirimkannya kepada saudara-saudara yang diam di Yudea.

Observation
Setelah mendengar nubuat, murid-murid melakukan tindakan. Suara Tuhan disampaikan dan mereka berespon, bukan cuma mendengar tapi segera melakukan sesuatu. Ini menunjukkan kalau mereka bersegera berespon pada suara Tuhan dan memiliki kasih pada saudara-saudara mereka. 

Aplication 
Saat aku tahu Tuhan beerbicara padaku melalui firmanNya, aku harus berespon dengan benar. Segera. Jangan sampai aku kehilangan momen untuk meresponi Tuhan.

Prayer
Tuhan, tolong aku untuk berespon seperti yang Tuhan mau saat aku mendengar suaraMu. Amin.

Amsal 15

Scripture
Amsal 15:15 (TB)  Hari orang berkesusahan buruk semuanya, tetapi orang yang gembira hatinya selalu berpesta. 

Observation
Hati kita menentukan respon kita dalam menghadapi segala sesuatu. Saat hati kita tenang, maka badai di sekeliling kita pun tidak dapat merusak hari kita. Makanya firman Tuhan juga berkata tentang menjaga hati.

Semalam aku lembur dan pulang malam, sampai di rumah aku kaget anak-anak belum mandi dan makan. Seketika suasana hatiku langsung memburuk. Anak-anak jadi kena semprot dan ada rasa kesal ke suami. Suasana rumah langsung gak nyaman. Puji Tuhan, gak lama aku sadar dan berusaha membangun mood lagi. Aku bacakan buku cerita dengan mindful ke anak dan mereka senang.

Aplication
Aku harus menjaga hatiku setiap saat dengan segala kewaspadaan, terutama saat capek. Jangan biarkan hariku rusak karena tidak bisa menjaga hati.

Prayer
Tuhan, mampukan aku menjaga hatiku supaya terus memancarkan kehidupan. Amin.
Gratitude Journal
10 April 2021

1. Bersyukur jalan pagi bareng bocah walaupun agak telat.
2. Bersyukur bisa makan mie sagu buatan sendiri.
3. Bersyukur semua paket pesananku sampai.
4. Bersyukur bisa mengikuti e-conference Pearl dan diberkati dengan firman dan sharing di sana.
5. Bersyukur bertahun-tahun melayani di Pearl lewat tulisan, sungguh sukacita dan kehormatan buatku.
6. Bersyukur bisa sepakat dengan suami tentang sesuatu.
7. Bersyukur Sara mau makan apa yang aku masak meskipun aku tahu dia gak terlalu suka.
8. Bersyukur bisa jalan keliling-keliling sore bareng keluarga.

Palangka Raya, 10 April 2021
-Mega Menulis-

Saturday, April 10, 2021

Sofia Sukses Toilet Training. Yay!

Kebiasaan pertama yang kami latihkan dalam Habit Training Plan adalah toilet training untuk Sara (4, 5 tahun) dan Sofia (3 tahun). Loh, Sara dah 4 tahun lebih kok baru toilet training? Aslinya, dia sudah lepas popok dari umur 3 tahunan, tapi akhir-akhir ini kami menyadari kalau dia suka menunda buang air kecil. Akibatnya begitu kebelet, heboh ke toiletnya pakai acara nangis, dan pernah bak sebelum sempat sampai toilet. Sudah berkali-kali diingatkan tapi masih saja dia menunda-nunda. Akhirnya kami latihkan ulang untuk ke toilet.

Kami memberikan petunjuk sebagai berikut : Alarm HP Papa akan berbunyi setiap 2 jam mengingatkan ke toilet untuk BAK dan BAB. Dimulai setiap jam 5 pagi-9 malam. Kenapa jam 5? Karena kami ingin membiasakan anak-anak bangun pagi, begitu bangun pagi maka dia ke toilet. Kami memberi tahu kalau alarm itu hanya sebagai pengingat, jadi jika dia ingin ke toilet sebelum alarm berbunyi, itu lebih baik. Kalau dia berhasil ke toilet sebelm bunyi alarm dan bak/bab maka kami memberikan sebuuah stiker yang bisa diwarnai dan ditempel ke dinding. Kami briefing Sara sebelum memulai sistem alarm tersebut, kami pastikan dia mengerti dengan bertanya apa instruksi yang baru disampaikan.

Ternyata cara ini menyenangkan bagi Sara, dianggapnya seperti permainan, dan kami tidak perlu mencereweti dia untuk ke toilet. Hari keempat dia sudah mau ke toilet tanpa harus mendengar bunyi alarm. Sampai sekarang, sudah sebulan kami menggunakan pengingat ini. Gak ada lagi cerita kebelet bak dan bab, tanpa alarm pun dia sudah ke toilet. Melepas sendiri celana dan mengambil sendiri air untuk membersihkan. Bahkan terkadang, dia kami minta mengambilkan air di gayung untuk adeknya Sofia.

Nah, untuk Sofia (2 tahun 10 bulan), aslinya dia gak masuk pelatihan toilet training, bonus banget pencapaiannya. Dia masih full pakai popok siang malam waktu bareng Sara  menggunakan pengingat alarm. Melihat kakaknya ke toilet tiap alarm berbunyi, dia ikutan dong. Target kami awalnya hanya dia gak pakai popok siang hari. Malam masih pakai. Kami belum berani kalau malam gak pakai popok, sempat bablas, nangis kon, hahaha. Bisa sih pakai perlak, tapi waktu itu kami memantapkan gak pakai popok siang dulu.


HARI 1 (8 Maret 2021)

Sofia belum mengenali kapan mau bak. Untuk bab sebenarnya dia sudah tahu kapan, karena kalau mau bab dia akan menjauh dari orang lain. Tapi karena biasa pakai popok dia tidak memberi tahu dan saat luput dari pengawasan keburu bab di celana

Sebagai orang tua kami menyadari kalau kami perlu didisiplin juga untuk:

- memperhatikan kebiasaan minum Sofia, supaya bisa memperkirakan kapan mengajak dia ke WC karena dia belum bisa menahan bak  seperti Sara. Jadi alarm belum terlalu ngefek. Waktu dua jam terlalu lama untuk dia, akhirnya kami revisi alarm Sofia setiap 1 jam.

- memperhatikan jam bab Sofia sebenarnya memang sekitaran setiap habis makan, tapi kami lupa menawarkan ke WC padahal dia sudah tidak pakai popok waktu siang, bablas deh.


HARI 2 (9 Maret 2021)

Sofia sudah mengenali keinginan untuk bak dan kami pikir itu kemajuan yang sangat besar. Tapi sempat bak dan bab di celana hari ini. Melepas popok malam akan ditunda karena kalau malam harus dibangunkan paling tidak dua kali untuk bak. Sudah beberapa hari ini memang jam bangun anak maju menjadi jam 5 pagi, biasanya jam 5.30.Kami bangun pagi karena sekalian mau jalan bareng tiap pagi. Jadi sementara mau fokus supaya dia mengenali kapan pipisnya dulu di siang hari. Kasihan pula rasanya kalau tidurnya terganggu.

Saat pagi sebelum alarm berbunyi, Sofia sudah mulai bisa minta ke WC untuk BAK. Rencananya setelah siang aman beberapa hari, baru lanjut lepas popok untuk malam.

Sofia biasanya ngedot sebelum tidur, tapi hari ini dia mau minum susu malam sebelum tidur pakai gelas, karena ingin sama dengan kakaknya. Kami mempertimbangkan untuk memindahkan jam minum susu sebelum tidurnya ke pagi/siang hari. Logikanya, kalau ngedot sebelum tidur ya pasti malam bakal pipis kan ya.


HARI 3 (10 Maret 2021)

Sofia masih BAK di celana, dan perlu diperhatikan saat cuaca lebih dingin dia lebih sering bak dibandingkan biasanya, kami mengabaikan faktor cuaca. Ke depannya saat dingin kami harus lebih sering mengingatkan/mengajak Sofia ke WC.

Untuk mengurangi bak di malam hari sekaligus membuat kebiasaan baru sikat gigi sebelum tidur maka jam minum susu Sara dan Sf mulai hari ini diganti siang, tadi malam sudah kami infokan kalau mulai sekarang sebelum tidur kita sikat gigi. Kalau sebelum tidur minum susu nanti ketiduran dan gak sikat gigi, padahal masih ada sisa makanan dan minuman di gigi bisa membuat gigi sakit.


HARI 4 (11 Maret 2021)

Sofia dan Sara tidak minum susu sebelum tidur malam lagi tapi diganti dengan siang hari, pagi ini popok Sofia kering. Sepertinya ini hasil tidak minum susu sebelum tidur malam. Sofia tadi malam dijanjikan stiker yang bisa diwarnai kalau bangun pagi popoknya kering.  Karena libur hari ini kami banyak beraktivitas di luar rumah tetapi anak-anak tetap bak pada saat alarm berbunyi dan jika ingin bak,  tanpa perlu menggunakan alarm. Hari ini celana kering, bak dan bab sukses di toilet.


HARI 5 (12 Maret 2021)

Ini hari kedua popok Sofia kering, jadi malam ini popoknya akan dilepas. Sebenarnya saya dan papanya masih was-was, tapi dia mau pakai celana di malam hari. Mungkin karena sudah nyaman tiap siang pakai celana. Sofia hari ini bab dan bak di WC, tidak ada bak di celana. Beberapa kali minta diantar ke WC walaupun belum ada bunyi alarm, setelah diantar kadang gak ada bak maupun bab, hahaha. YES. HARI INI CLEAR juga.


HARI 6 (13 Maret 2021)

Sofia malam tadi tidak pakai popok dan paginya celananya kering. Sofia hari ini bab dan bak di WC, tidak ada bak di celana. Dia minta bak dan bab di WC. Beberapa kali minta diantar ke WC walaupun belum ada bunyi alarm. Yang menarik, waktu alarm berbunyi, dia berteriak, "Dedek belum mau pipis".LOL. Sore ini sehabis mandi saya tanya mau pakai popok atau ngga, dia bilang gak mau. Jadi dia gak pakai popok  malam ini.

 

Hari ke-7 dst-nya Sofia sudah gak pakai popok lagi. Yay. Thank God. Emak bisa berhemat duit popok, ups. Eh, beli celana dalam baru deng jadinya, akakakak.

 

Kunci keberhasilan toilet training Sofia menurut kami adalah :

-       Sistem alarm yang seperti permainan, jadi dia gak perlu dipaksa ke toilet untuk siang hari.

-       Sofia sudah bisa melepas sendiri celananya, jadi begitu ingin, bisa segera ke toilet.

-       Mengenali tanda-tanda air mukanya yang ingin bak/bab, jadi segera diajak ke toilet walaupun alarm belum berbunyi.

-       Sebelum tidur, anak harus diajak bak di toilet.

-       Jam minum susu yang berubah menjadi siang. Karena kalau minum susu sebelum tidur dilakukan sudah bisa dipastikan untuk bak malam hari kami harus membangunkan dia tengah malam.

Bagian menyenangkan selain sukses toilet training-ini bagian yang mengharukan, hahaha, karena jam minum susunya berubah menjadi siang maka sering terlewat sekarang, hahaha. Nampaknya sebentar lagi emak gak perlu beli susu. Yes. Hemat lagi. Buahahhaa. Eh beneran, sekarang mereka jarang banget minta minum susu. Kasian ya? Nggaklah, anak di atas 2 tahun sebenarnya dah gak terlalu memerlukan susu, kan mereka sudah mendapatkan sumber protein yang lain. Selamat berjuang buat mamak-mamak yang sedang toilet training anaknya!!

 

Palangka Raya, 7 April 2021

-Mega Menulis-

Kisah Para Rasul 10, Amsal 15

Kisah Para Rasul 10

Scripture
Kisah Para Rasul 10:24 (TB)  Dan pada hari berikutnya sampailah mereka di Kaisarea. Kornelius sedang menantikan mereka dan ia telah memanggil sanak saudaranya dan sahabat-sahabatnya berkumpul.

Observation
Kornelius sungguh seseorang yang tulus hati. Saat mendapat kesempatan mendengarkan firman Tuhan, dia memanggil sanak saudara dan sahabatnya untuk berbagi hal tersebut. Mengundang orang lain ke rumah kita untuk mendapatkan firman Tuhan menurutku adalah hal yang luar biasa. Gak mudah lo. Sebagai tuan rumah ia menyediakan rumahnya sebagai tempat pemberitaan Injil. Wow. 

Aku kebayang repotnya 'mengundang' orang lain, harus membersihkan rumah, menyiapkan tempat, menyediakan makanan minuman dan membereskannya setelah mereka pulang. Ini pasti mengganggu rutinitas di keluarga. Buat aku yang introvert, membayangkannya saja sudah melelahkan. Tapi Kornelius gak memperhitungkan untung rugi hal tersebut dan dengan sukacita melakukannya.

Aplication
Aku mau belajar bertindak dan punya hati yang tulus seperti Kornelius.

Prayer 
Tuhan, Tuhan tahu hatiku. Tidak mudah melakukan yang Kornelius lakukan, tapi aku mau melakukannya. Mampukan aku berbagi dan mengundang orang lain masuk dalam kehidupanku dengan ketulusan yang sama seperti Kornelius. Amin.

Amsal 15

Scripture
Amsal 15:12 (TB)  Si pencemooh tidak suka ditegur orang; ia tidak mau pergi kepada orang bijak. 

Observation
Pencemooh dan orang bijak. Ada 2 jenis orang di ayat ini. Aku berpikir, kalau Pencemooh tidak suka ditegur orang dan tidak mau pergi kepada orang bijak lalu bagaimana dia akan mendapat masukan? Tentu saja tidak akan! Wong dia gak mau ditegur dan hidup dekat dengan orang bijak kok. Padahal menegur itu bukan hal yang mudah, ada resiko yang akan diambil, hubungan bisa menjadi renggang. Pendeknya, butuh keberanian dan kasih yang besar untuk menegur. 

Aplication 
Aku diingatkan supaya menjadi orang yang bersedia menerima teguran. Sebaliknya, menegur butuh keberanian, hikmat dan kasih yang besar. 

Prayer 
Tuhan, mampukan aku menerima teguran dengan hati yang lapang dang kesediaan untuk berubah. Berikan aku keberanian, hikmat dan kasih saat menegur seseorang. Amin.
Gratitude Journal
9 April 2021

1. Bersyukur jalan pagi bareng bocah mereka senang karena bisa lihat monyet dan bebek.
2. Bersyukur bisa senam bareng di kantor.
3. Bersyukur dapat blessing kue dari istrinya temanku.
4. Bersyukur hari ini tinggal masak sayur doang.
5. Bersyukur bisa nulis dan posting di blog.
6. Bersyukur tunkin bulan ini masuk.
7. Bersyukur menamatkan satu kursus lagi di Unparplus.id.
8. Bersyukur walaupun lembur, berarti aku masih punya pekerjaan. 
9. Sempat merepet dan nyemprot anak-anak, bersyukur nyadar, lalu bertekad untuk mindful dan gak mengikuti mood. Mulai baca buku cerita buat bocah dan mereka hepi banget.

Palangka Raya, 9 April 2021
-Mega Menulis-

Friday, April 9, 2021

Anak Susah Tidur Siang?

Kali ini aku sharing pengalaman keluarga kami tentang tidur siang anak. Anak kami yang pertama-Sara, juga susah tidur siang lo dulu. Jadi setelah kami amati, kalau dulu gak mau tidur siang, analisa saya dan papanya: 
1.kemungkinan karena tidurnya kemalaman jadi bangun siang, energinya full (makanya gak ngantuk dan gak mau tidur siang lagi)
2. dia ingin sekali main jadi siang ga mau tidur (kalau main dia lupa ngantuknya).

Yang kami lakukan kemudian adalah :

1. Satu jam sebelum  jam yang kami inginkan mereka sudah tidur di waktu malam, kami ajak masuk kamar, lampu dimatikan. Jadi cuma bisa beraktivitas di tempat tidur, cerita, mendongeng, doa bareng, lompat-lompat. Pokoknya lampu mati. Kalau jam 9 belum tidur, kami tinggal mereka tidur.  Kami ingatkan kalau pagi mau jalan, nah yang gak bisa bangun pagi gak bisa ikut, jadi malam harus tidur cepat. Kalau dia belum mau tidur juga, kami kasih tahu kalau papa mama sudah mengantuk dan mau tidur duluan. Pintu kamar sudah ditutup memastikan mereka aman sebelum kami tidur. Biasanya sih karena gak ada temannya, mereka bengong sendiri atau cerita sendiri, lama-lama tidur sendiri. 

2. Pagi setelah jalan bareng, sarapan dan mandi maka anak-anak bebas beraktivitas. Sudah hampir dua bulan, tidak ada screen time jadi mereka memainkan mainannya. Saat banyak gerak di pagi hari, siang mereka kelelahan dan tidur. Well, kemungkinan juga karena bangun kepagian untuk jalan kaki, siang tidur deh membalas kurang tidur di malamnya, akakakak. 

3. Kalau siang masih tidak mau tidur, kami ingatkan kalau sore mau jalan-jalan (kami jalan keliling kompleks pagi dan sore). Kalau belum tidur nanti gak bisa ikut karena kan bakal mengantuk. Kalau pas sore waktunya jalan ternyata ada yang baru tidur, aku dan suami sepakat, salah satu dari kami akan menemani di rumah, yang lain menemani jalan. Durasi tidur siang sebaiknya 1-2 jam saja. 

4. Anak kalau tidak ngantuk memang susah dipaksa tidur. Jadi kami pakai teknik "tes capek" yang diajarkan Mbak Ellen Kristi untuk memastikan anak memang masih boleh dibiarkan melek. Tes capek ini sangat berguna untuk anak yang tidak mau tidur siang (padahal sebetulnya sudah capek). 

TES CAPEK
- Beritahu anak bahwa kadang tubuh sudah capek tapi karena dia bersemangat, dia tidak sadar
- Kalau tubuh sudah capek, harus diberi istirahat
- Tapi kalau tubuh belum capek, dia boleh melanjutkan main
- Untuk mengetes dia betulan belum capek maka:
• Dia harus berbaring gak bergerak, gak bersuara, tarik napas teratur, tutup mata
• Papa/Mama akan hitung 1-100
• Selama papa/mama menghitung, anak gak boleh bergerak-gerak, bersuara, membuka mata. 
•Kalau anak masih bergerak-gerak, bersuara, membuka mata di hitungan 50 ke atas, hitungan dimulai lagi dari angka 1. 
• Kalau sampai hitungan ke-100, anak tidak tertidur, berarti dia boleh tetap main/berkegiatan/keluar kamar. 

Sara kadang minta menghitungnya dalam bahasa Inggris, tapi setelah diamati dia malah susah tidur, karena asyik mendengarkan dan menghapal angka dalam bahasa Inggris, akakakak. Kacau deh. Tapi sisi baiknya, dia jadi tahu angka dalam bahasa Inggris. LOL.

Jangan lupa perhatikan durasi kebutuhan tidur anak dalam sehari. Kalau kebutuhan tidurnya dalam sehari sudah tercukupi malam, wajar saja kalau dia susah tidur siang. O, iya usahakan tidur siang 1-2 jam saja. Untuk Sofia (3 tahun) dia tidur siang dua kali, sedangkan Sara hanya sekali.


Berhasilkah kami mengajak anak tidur siang? Kadang berhasil, kadang nggak. Tapi lebih sering berhasil kok sekarang, akakak.Yang jelas inilah yang kami lakukan di rumah kami. Selamat mencoba. Semoga berhasil ya teman-teman. Lumayan lo kalau bocah tidur siang, kita juga bisa ikut tidur siang #eh. 

Palangka Raya, 8 April 2021 
-Mega Menulis-

Kisah Para Rasul 9, Amsal 15

Amsal 15

Scripture
Amsal 15:4 (TB)  Lidah lembut adalah pohon kehidupan, tetapi lidah curang melukai hati. 

Observation
Siapa yang gak senang ada kedamaian di rumah? Belakangan ini kami serumah mulai berlatih untuk berbicara lembut. Kepada anak-anak kami bilang, mulai sekarang kalau bicara harus sopan tanpa nada tinggi, teriakan dan tangisan. Kalau merengek atau gak sopan, jangan harap diladeni. Saya dan papanya juga minta tolong diingatkan kalau kami berbicara keras (membentak). Lumayan sekarang, suasana di rumah gak seheboh dulu. Berbicara lembut memang susah kalau gak dibiasakan, terkadang tergoda deh untuk cerewet waktu anak gak mau dengar. Tapi kami mau memberi contoh dan beriman kalau anak bisa juga kok gak rusuh sepanjang hari.

Aplication
Aku mau kalem, tenang, tegas dan konsisten apapun yang dilakukan anak.

Prayer
Tuhan, tolong aku supaya bisa mengendalikan lidahku setiap hari. Waktu aku gagal, tolong aku untuk bangkit lagi. Amin.

Kisah Para Rasul 9

Scripture
Kisah Para Rasul 9:21 (TB)  Semua orang yang mendengar hal itu heran dan berkata: "Bukankah dia ini yang di Yerusalem mau membinasakan barangsiapa yang memanggil nama Yesus ini? Dan bukankah ia datang ke sini dengan maksud untuk menangkap dan membawa mereka ke hadapan imam-imam kepala?" 

Observation
Hidup Saulus berubah 100% dan membuat orang lain terheran-heran. Tuhan melakukan hal ajaib dan hati Saulus berubah. Kalau dipikir proses perubahan Saulus sangat cepat. Tuhan bekerja luar biasa di hatinya.

Aplication
Tuhan sanggup mengubah hati seseorang, jadi kalau aku merasa gak bisa berubah,tetap tekun berdoa dan nantikan Tuhan bekerja. Kalau ada seseorang yang perlu mengalami perjumlaan dengan Tuhan. Doakan. 

Prayer
Tuhan, aku percaya Engkau sanggup mengubah hati siapapun yang Tuhan mau. Tolong aku Tuhan, kalau ada yang gak berkenan di hidupku, Tuhan campur tangan dan bereskan. Amin.
Gratitude Journal
8 April 2021

1. Bersyukur hari ini banyak jalan, 11.000 langkah. Yay.
2. Bersyukur bisa mengakses kursus gratis lagi di Unparplus.id.
3. Bersyukur rapat dapat kotakan kue yang disukai anak-anak.
4. Bersyukur rute jalan sore kami hari ini melewati penjual buah, pas banget buah di rumah habis.
5. Bersyukur bisa mengatur jadwal postingan di blog.
6. Bersyukur kulzoom hari ini berefleksi dan dapat banyak hal.

Palangka Raya, 8 April 2021
-Mega Menulis-

Kisah Para Rasul 8, Amsal 15

Kisah Para Rasul 8

Scripture
Kisah Para Rasul 8:31 (TB)  Jawabnya: "Bagaimanakah aku dapat mengerti, kalau tidak ada yang membimbing aku?" Lalu ia meminta Filipus naik dan duduk di sampingnya.

Observation
Sida-sisa Etiopia itu terbuka hatinya sehingga dapat menerima pengajaran dari Filipus. Kalau aku ingin diajar, aku harus punya hati yang lembut dan bersedia diajar, jangan sok tahu.

Aplication
Aku mau menjalani setiap hari dengan mindful dan punya hati yang siap diajar.

Prayer
Tuhan, tolong aku supaya punya hati yang lembut dan mau diajar. Amin.

Amsal 15

Scripture
Amsal 15:31 (TB)  Orang yang mengarahkan telinga kepada teguran yang membawa kepada kehidupan akan tinggal di tengah-tengah orang bijak. 

Observation
Kebanyakan orang tidak suka ditegur, mereka menjadi defense dan menjauhi yang menegur. Karena tidak semua orang suka ditunjukkan apa kesalahannya akibatnya adalah banyak orang yang mau menegur pun takut, takut membuat orang lain tersinggung.

Aplication
Aku mau belajar menerima teguran dengan hati yang bersyukur karena ada orang yang cukup mengasihiku dan bersedia menegur.

Prayer
Tuhan, tolong aku menerima teguran dengan sukacita dan meresponi dengan perubahan. Amin.
Gratitude Journal
7 April 2021

1. Bersyukur anak-anak bangun dengan tersenyum dan pagi ini kami jalan bersama lagi.
2. Bersyukur ditraktir makan siang temanku nasi Padang.
3. Bersyukur ada temanku yang pesan tiket.
4. Bersyukur pesanan di Shopee mulai datang.
5. Bersyukur anak-anak suka makan sawi putih, perdana masak ini buat mereka 🤣
6. Bersyukur bisa bangun pagi dan baca beberapa bab buku Sacred Influence.

Palangka Raya, 7 April 2021
-Mega Menulis-

Thursday, April 8, 2021

Melatih Anak Membereskan Mainannya

Anak-anakku, Sofia (3 tahun) dan Sara (4 tahun 7 bulan) baru saja dilatih dua mingguan ini untuk membereskan mainannya sendiri. Hahahaha. Telat banget ya? Gak papa lah ya, daripada gak dilatih sama sekali. Akakakak. 

Jadi, sebelum khusus melatihkan kebiasaan membereskan mainan, semua mainan mereka diletakkan di ruang keluarga, bukan di ruang khusus.  Kebayang lah ya, mereka disajikan pemandangan mainan begitu di atas meja SETIAP SAAT, apa gak tergoda tuh memainkan dan menghamburkan semua. Sekarang lumayan, gak berserakan kesana-kemari. Kalau pun berhambur, mereka main di kamar main yang tertutup, jadi ga sesusah sebelumnya membereskannya. 

Untuk mempermudah mendisiplin mereka dan gak menghabiskan banyak energi, yang kami lakukan:

- Mainan kami simpan di dalam boks khusus yang tertutup. Supaya tidak dihambur semua.  Kebetulan ada satu ruangan khusus tempat bermain mereka. Jadi di situ kami letakkan. Setalah makan dan mandi pagi, baru mereka boleh masuk ke ruangan ini dan memilih mainannya. Capek sih awalnya, semua mainan dikelompokkan dan ditaruh di toples atau kotak kecil sesuai jenisnya, baru semuanya kami masukkan ke satu boks besar di kamar tertutup. Mereka tidak bisa mengakses tempat mainnya setiap saat. Hanya pada waktu bermain mereka bisa ke situ.

Bagaimana kalau tidak ada ruangan khusus? Paling nggak ada boks atau lemari khusus tempat mainan lah ya, jadi anak-anak tahu kalau di situlah seharusnya tempat mainan mereka kalau gak dimainkan. 

- Saat waktunya bermain, mereka bisa memilih satu atau dua jenis mainan dalam boks. Setelah itu kami tutup boksnya. Tapi beberapa mainan yang gampang dibereskan seperti boneka, ada di luar boks. Kalau mau ganti permainan lain maka mainan yang sebelumnya harus dikumpulkan dahulu. Kenapa kami tidak memberikan semua mainan kepada mereka? Supaya mereka belajar fokus pada satu atau dua jenis mainan dulu dan gak mudah teralihkan fokusnya. Selain itu, karena tiap anak hanya boleh memilih mainan tertentu, mau tidak mau mereka harus bermain bersama, belajar berbagi , bergantian bermain, meminta dengan  sopan dan menolak dengan sopan. 


- Mainan di boks dilarang keras dibawa ke :dapur, kamar tidur, ruang tamu.  Kalau  main di ruang keluarga masih diizinkan karena di situ kami bisa bermain bersama. Hanya boneka yang boleh dibawa ke kamar tidur, tapi dibatasi maksimal tiga.
- Ada satu meja khusus yang di atasnya ada alat-alat menggambar dan mewarnai : spidol, pensil warna, crayon, papan gambar, dll. Berhubung ini gak susah membereskannya dan anak-anak senang menggambar, jadi kami letakkan ini di ruang keluarga. Khusus ini, harus dibereskan setiap mau makan. Karena waktu makan dilarang melakukan kegiatan lain selain makan. Setelah makan, monggo main lagi di sini. 

- Anak-anak setiap pagi dan sore kami ajak jalan kaki atau beraktivitas di luar rumah. Jadi kalau sebelum jalan sore bocah gak tidur siang dan mainan tidak dibereskan, maka gak boleh ikut jalan. Berhubung anak-anak senang aktivitas jalan ini, maka mereka mau deh membereskan mainannya. 


- Sepulang jalan sore, rutinitas anak-anak adalah:mandi, makan. Setelah itu tidak boleh bermain di ruang bermain, capek bo liat mainan berhamburan kalau sudah malam. Jadi aktivitas pasca makan malam yang selow aja antara menggambar, naik sepeda kecil (di dalam rumah), menulis atau membaca buku. O, iya buku-buku juga di lemari tertutup, jadi mereka tidak bisa seenaknya menghambur. Harus minta dulu ke kami kalau mau baca buku.
Semua 'aturan' main di atas kami sosialisasikan ke anak-anak jadi mereka tahu aturan main baru yang berlaku sekarang. Awal-awal heboh karena baru pegang satu mainan sebentar eh minta ganti, hahaha. Akhirnya sekarang diminta main dulu beberapa saat, baru ganti. So far sih Sara sudah mulai tertib dan mau membereskan mainannya, Sofia yang sekarang malah asyik nontonin kakaknya membereskan mainan dan harus diingatkan. Yang jelas sekarang untuk urusan main sudah gak seheboh dulu.

Bagaimana kalau anak tidak mau membereskan mainannya? Diajak aja terus membereskan bersama. Namanya bukan hal yang biasa dilakukan, pasti sulit di awalnya. Tapi lama kelamaan mereka pasti terbiasa.  Kalau gak mau membereskan mainan maka konsekuensi di rumah kami, tidak boleh ikut jalan sore. Kalau peralatan gambar dan menulis tidak dibereskan sebelum tidur malam, maka kami persilakan tidur di ruang keluarga, gak boleh masuk kamar. Akakakak. Kejam? Nggak lah ya, kan kami tidak meminta mereka melakukan apa yang tidak bisa mereka lakukan. Mereka bisa hanya belum terbiasa.

Palangka Raya, 7 April 2021
-Mega Menulis-

Wednesday, April 7, 2021

Kisah Para Rasul 7, Amsal 15

Kisah Para Rasul 7

Scripture
Kisah Para Rasul 7:60 (TB)  Sambil berlutut ia berseru dengan suara nyaring: "Tuhan, janganlah tanggungkan dosa ini kepada mereka!" Dan dengan perkataan itu meninggallah ia.

Observation
Stefanus sebelum meninggalnya berdoa memohon pengampunan bagi mereka yang menganiaya dia. Jadi ingat kalau Yesus pun melakukan yang sama. Menjadi murid Kristus bukan hanya namanya saja tapi sungguh-sungguh menjadikan Dia teladan atas hidupku. Melakukan apa yang Yesus lakukan jika Ia berada di tempat istimewa kita. 

Aplication 
Aku mau melakukan yang Yesus lakukan jika berada di posisiku. 

Prayer 
Tuhan, tolong aku sungguh menjadikan Yesus sebagai teladan atas seluruh kehidupanku. Mampukan aku melakukan yang Dia lakukan jika berada di tempat istimewaku. Amin.

Amsal 15

Scripture
Amsal 15:18 (TB)  Si pemarah membangkitkan pertengkaran, tetapi orang yang sabar memadamkan perbantahan. 

Observation & Aplication 
Aku diingatkan banget untuk menjadi pembawa damai. Daripada berbantah-bantahan, lebih baik aku diam sejenak hingga tenang dan mengucapkan kata-kata yang menyejukkan. Jangan suka membangkitkan pertengkaran dengan kata-kataku yang diucapkan tanpa pikir. Pemarah membuat orang lain gak bisa mendekat karena takut menginjak ranjau setiap saat. Salah ucap, ledakan terjadi. 

Prayer 
Tuhan, aku mau jadi pembawa damai dan bukan pemarah. Tolong aku yang lemah ini. Amin.
Gratitude Journal
6 April 2021

1. Bersyukur Sara bangun pagi sekali jadi aku bacakan Alkitab anak buat dia dan dia senang sekali.
2. Bersyukur jalan bareng sekeluarga dan ketemu temanku yang jalan juga.
3. Bersyukur pagi-pagi Mama ke rumah dan bawakan nasi kuning untuk bocah-bocah. Bersyukur mama sehat dan bisa kesana kemari naik motor sendiri.
4. Bersyukur dapat blessing makanan sampai dua kalibdi kantor.
5. Bersyukur acara rapat hari ini di kantor lancar walaupun ada beberapa kehebohan.
6. Bersyukur Unparplus.id buka lagi kursus free. Yay. Bisa dapat ilmu gratis lagi.
7. Bersyukur sore jalan bareng dan belanja bareng keluarga.
8. Bersyukur dapat blessing dari sepupuku, beberapa macam snack dan makanan.
9. Bersyukur barang yang kami pesan di Shopee sudah dikirim.

Palangka Raya, 6 April 2021
-Mega Menulis-

Atomic Habits

 

Beberapa bulan yang lalu diajak @lydia.sidarta baca buku ini di grup karena di grup PIC BRG @komunitas_brg juga lagi baca. Cuma waktu itu belum punya bukunya dan lagi baca buku lain. Lah, ikut kursus online Unparplus.id pas ikut kelas Manajemen Waktu dengar tentang buku ini juga, penasaran dong dan akhirnya pesan bukunya di olshop. Udah datang tapi belum juga dibaca. Kebiasaan suka nimbun buku. Plak. Eh, ikut Habit Trainernya Mbak Ellen Kristi diwajibkan baca setiap hari buku atau artikel tentang habit dan menarasikannya, lagi-lagi buku ini jadi salah satu yang direkomendasikan. Semacam gak bisa lari kan dari buku ini. Akhirnya baca 1 bab tiap hari dan menarasikannya. Bisa dilihat di postingan-postinganku sebelumnya tuh isinya. Well, sebaik-baiknya buku, yang baik yang dipraktekkan lah ya. 

Yang jelas, buku ini bagus banget untuk mereka yang ingin membentuk kebiasaan baru. Banyak insight yang aku dapat dan hal-hal praktis yang bisa diterapkan dalam membentuk kebiasaan.

Kalau ada teman-teman yang punya rekomendasi buku yang menarik, silakan tinggalkan komen ya. Terima kasih 😘

Palangka Raya, 2 April 2021
-Mega Menulis-

Tuesday, April 6, 2021

Atomic Habits (Bab 20)


Sisi positif kebiasaan adalah kita dapat melakukan sesuatu tanpa berpikir, sisi negatifnya adalah kita mengabaikan peluang terjadinya kesalahan-kesalahan kecil.

Penting mengevaluasi setiap kebiasaan yang telah terbentuk, agar kita dapat meningkatkan kualitas dari kebiasaan tersebut. Jika awalnya fokus kita adalah yang penting kebiasaan terbentuk maka diperlukan evaluasi, refleksi dan perbaikan untuk meningkatkan kualitas kebiasaan tersebut. 


Kebiasaan + Praktik disengaja = Penguasaan 
Kalimat yang berkata practices makes perfect sebenarnya tidak sepenuhnya tepat. Sekedar melakukan tanpa ada perbaikan dan peningkatan tidak akan membuatnya sempurna. Aku suka kutipan dari Vince Lombardi : Practice does not make perfect, only perfect practices make perfect. 

Mungkin gak sih pertama kali melakukan sesuatu dengan sempurna, atau kedua kali, ketiga kali langsung sempurna? Tidak mungkin bukan? Pasti ada usaha yang ditambahkan dari yang sebelumnya, usaha yang ini jika dilakukan terus menerus yang akan menjadikannya sempurna. 


Tidak memiliki kesadaran diri adalah racun. Refleksi dan peninjauan ulang adalah obatnya. 
Perlu berefleksi, apakah apa yang kita lakukan sudah menjadi yang terbaik atau ada hal-hal lain yang bisa kita lakukan untuk menjadikannya semakin baik. Ingat, perbaikan 1% yang terus-menerus akan menghasilkan perubahan signifikan. Ada kerja keras dan usaha yang harus dilakukan supaya suatu kebiasaan bisa kita kuasai. Evaluasi, refleksi, beraksi! 

Palangka Raya, 31 Maret 2021
-Mega Menulis-

Monday, April 5, 2021

Atomic Habits (Bab 19)


Aturan Goldilocks : Setiap manusia mengalami motivasi puncak ketika sedang mengerjakan tugas-tugas yang tepat berada di tepi terluar kemampuannya saat ini. Tidak terlalu sulit. Tidak terlalu mudah. Tapi pas.

Dongeng Goldilocks dan tiga beruang menceritakan bagaimana Goldilocks mencoba berbagai macam bubur, kursi dan tempat tidur milik tiga beruang hingga menemukan yang pas bagi dirinya. Demikian juga jika kaitannya dengan tindakan yang kita lakukan, kita perlu mencoba hingga mendapatkan rumusan tindakan yang pas dan sesuai bagi kita masing-masing, tidak terlalu mudah namun juga tidak terlalu sulit. 


Ancaman terbesar dari kesuksesan bukanlah kegagalan, melainkan menjadi bosan.
Konsistensi adalah tantangan bagi setiap orang dalam memulai kebiasaan. Tapi saat telah menjadi kebiasaan maka kebosanan mungkin terjadi. Aku teringat sebuah kutipan yang pernah aku dengar tentang kebiasaan membaca Alkitab, rasanya tepat juga diterapkan pada kebiasaan baru. Kutipannya seperti ini : Jangan melewatkan kesempatan membaca Alkitab saat kita merasakan gairah untuk membacanya, karena alangkah sayangnya jika kita melewatkan momen tersebut. Tetapi saat kita tidak ingin membaca Alkitab, janganlah biarkan diri tinggal dalam keadaan demikian, karena berbahaya tinggal dalam keadaan demikian terus-menerus. Demikian pula, saat kita tahu sedang melakukan kebiasaan baik, tetap lakukan sekalipun bosan. Berinovasilah. Tetap lakukan. Kebosanan bukanlah alarm kebiasaan dihentikan tapi tanda untuk berinovasi. 


Siapa pun dapat bekerja keras ketika merasa termotivasi. Kemampuan untuk terus berusaha meskipun hal itu tidak menggairahkan adalah hal yang menjadikan orang berbeda.
Motivasi mungkin akan membuat kita memulai melakukan sesuatu tapi konsistensi membuat kita bertahan melakukannya. Mudah melakukan sesuatu saat berapi-api, tapi saat api itu mengecil, apakah kita akan membiarkannya padam? Atau menjaga nyalanya dan membuatnya berkobar kembali? 


Profesional bertahan pada jadwal yang sudah dibuat, amatir melewatkannya.
Sedang gak mood. Malas. Capek. Bosan. Ada halangan. Banyak sekali alasan untuk tidak melakukan sesuatu. Tapi seorang profesional tidak melakukan sesuatu bergantung pada perasaan dan situasi, dia berusaha memenuhi komitmennya apapun yang terjadi. 



Palangka Raya, 31 Maret 2021
-Mega Menulis-

Kisah Para Rasul 5, Amsal 15

Amsal 15

Scripture
Amsal 15:1 (TB)  Jawaban yang lemah lembut meredakan kegeraman, tetapi perkataan yang pedas membangkitkan marah. 

Observation
Kemarin aku sempat membaca Sacred Influence tentang menghadapi seorang suami yang pemarah. Seorang yang pemarah selalu punya alasan untuk marah, dan ini biasanya memancing istri untuk membalas dengan perkataan kasar. Saat anak marah karena tidak mendapat yang diinginkan terkadang aku juga ingin membentak. Tapi kemarahan tidak perlu dibalas dengan kemarahan. Menjawab lemah lembut perlu dilatih terus-menerus untuk menghadapi perilaku orang yang pemarah sehingga meredakan sifat pemarahnya.

Aplication
Tetap lemah lembut menghadapi amarah. 

Prayer
Tuhan, tolong aku tetap lemah lembut menghadapi kemarahan supaya bisa meredakan amarah. Amin.

Kisah Para Rasul 5

Scripture
Kisah Para Rasul 5:29 (TB)  Tetapi Petrus dan rasul-rasul itu menjawab, katanya: "Kita harus lebih taat kepada Allah dari pada kepada manusia.

Observation
Menghadapi larangan Imam Besar, jawaban Petrus dan para rasul lain singkat, padat dan jelas:Kita harus lebih taat kepada Allah dari pada kepada manusia.Saat dihadapkan pilihan, menaati Allah atau manusia, maka aku harus menaati Allah. Tidak perlu berkompromi dengan dosa.

Aplication
Aku mau menaati Allah dalam segala hal.

Prayer
Tuhan, tolong aku menaati Engkau setiap hari. Amin.
Gratitude Journal
5 April 2021

1. Bersyukur bisa jalan pagi bareng sekeluarga ke TK dekat rumah mamaku.
2. Bersyukur sebelum kami berangkat dibekali mamaku nasi goreng, jadi berasa piknik.
3. Bersyukur bisa belanja untuk aksi Paskah di kantor.
4. Bersyukur pulang ke rumah sempat masak gulai ayam dan goreng kentang wortel.
5. Bersyukur bisa berbelanja di Shopee dan dapat potongan ongkir.
6. Bersyukur bisa tidur cepat.

Palangka Raya, 5 April 2021
-Mega Menulis-

Sunday, April 4, 2021

Atomic Habits (Bab 18)


Ambil kebiasaan yang tepat, maka kemajuan menjadi mudah. Ambil kebiasaan yang keliru, maka hidup menjadi sulit.

Setiap orang memiliki gen dan kecenderungannya masing-masing. Tidak perlu memaksakan satu kebiasaan. Apa yang cocok bagi orang lain belum tentu cocok bagi kita, demikian pula sebaliknya. Perlu trial dan error. Lakukan, evaluasi dan refleksi, mana yang membuat kebiasaan menjadi mudah dan sulit. Modifikasilah. 

Bulan lalu waktu aku mulai berkomitmen berjalan 10.000 langkah setiap hari, seorang kawan mengomentari kalau itu susah dilakukannya. Sudah berjalan berkilo-kilo tapi belum juga dia mencapai 10.000 langkah dan itu momen AHA buatku. Aku jalan 10.000 langkah itu setara dengan 7 km, sementara kawanku dah 5 km 'hanya' 5000an langkah, nyesek ga tu.Perbedaan tinggi badan berpengaruh rupanya, bersyukurlah aku yang pendek ini, langkahnya banyak walaupun kilonya sedikit. Mungkin kalau aku jadi temanku, aku akan revisi target 10.000 langkah itu jadi berjalan sekian menit, atau sekian kilometer. Untuk mempermudah membangun kebiasaan. 


Kebiasaan menjadi lebih mudah ketika selaras dengan kemampuan alami. Pilihlah kebiasaan yang sesuai dengan anda.
Kebiasaan yang sesuai dengan kemampuan alami lebih mudah dilakukan. Kalau diberi target olahraga lari, tampaknya aku akan menyerah. Terlalu berat beban hidup yang harus aku bawa saat berlari .Tapi aku dapati ternyata berjalan olahraga yang lebih sesuai. Disuruh basket? NO! Tapi senam? Hayuk. Ingin punya kebiasaan membaca? Jangan mulai dengan buku setebal bantal jika belum biasa membaca, mulailah satu bab sehari pun baik asal konsisten. Seiring waktu, boleh tuh ditambah jadi dua bab per hari. Memaksa melakukan kebiasaan tanpa mengenali kemampuan akan menyebabkan kekecewaan dan kegagalan. 


Cara terbaik untuk memastikan kebiasaan-kebiasaan anda tetap memuaskan dalam jangka panjang adalah memilih perilaku-perilaku yang selaras dengan kepribadian dan keterampilan anda. Bekerja keraslah pada hal-hal yang ternyata mudah.
Lebih baik melakukan hal yang mudah secara konsisten sehingga kebiasaan baik berlangsung jangka panjang dibandingkan hal sulit namun hanya sesaat. Jalan 10.000 langkah bisa kupaksakan dalam sebulan. Kemudian ini terasa tidak realistis saat aku sadar setiap hari harus bangun pukul empat pagi demi mengejar target 10.000 langkah. Padahal morning routineku selain berjalan pun ada, saat teduh, membaca minimal 1 bab, memasak, dll. Akhirnya aku merevisi target berjalanku dengan berjalan minimal 30 menit bersama keluarga, aku jalan kaki ke kantor, dan tiap ada kesempatan aku memilih berjalan dibandingkan duduk santai. Hidup terasa lebih mudah dan menyenangkan. 

Palangka Raya, 31 Maret 2021
-Mega Menulis-

60 Horrible Questions You Can Ask

Lupa, copy dari mana list pertanyaan ini. Sekarang pengen lihat seberapa mengerikannya dengan coba jawab. 

1.Do you have a good relationship with your parents?
I love them. Tapi dari dulu entah kenapa gak terbiasa cerita apa saja sama ortu, cenderung pilih-pilih apa yang mau diceritakan. Akibatnya sampai sekarang juga gitu. 

2.Who did you last say "I love you"?
Sara, tadi pagi bangunin bocah-bocah terbiasa Sara yang paling akhir. Tiap pagi bilang I love you ke bocah, nah berhubung Sara yang terakhir bangun jadi bilangnya sama dia. 

3.Do you regret anything?
Kemarin berasa gagal validasi emosi bocah yang tantrum lama, iya sih pada akhirnya dia diam. Tapi berasa masih sering gagal validasi emosi. Gak tuntas. 

4.Are you insecure? 
Yes, sometimes. 

5.What's the status of your relationship?
Marriage lah. 

6.How do you want to die?
Mati pas lagi tidur dalam keadaan sehat enak kali ya, gak ngerepotin keluarga 😬

7.What did you eat for the last time?
Gak tahu namanya, dikasih adekku semalam. Gorengan gitu deh.

8.Did you play any sports?
Aku bisa renang dikit, terakhir berenang minggu ini. Bisa masuk hitungankah? Terus aku jalan kaki tiap pagi dan sore sekarang sekeluarga 😁 

9.Do you bite your nails?
No lah. 

10.When was your last physical fight?
Lupa. Kayaknya ga pernah deh main fisik berantem gitu. 

11.Do you like someone?
Yes, I do. 

12.Have you ever stayed up 48 hours?
Nggak. Ogah. Ngapain? 

13.Do you hate anyone right now?
Nope. Untuk apa membenci kalau bisa mengasihi? Plak! Gayamu Meg! 

14.Do you miss someone?
Yes. Kangen sama.... Ish, mau tau aja! 

15.Do you have any pets?
Nggak. Pengen pelihara binatang tapi nyadar kalau aku gak telaten, kasian ntar. Lah, kaktus aja mati di tanganku, parah banget kan. 

16.How exactly are you feeling right now?
Bosan sekaligus penasaran. Bertanya-tanya kapan pertanyaan ini berakhir, tapi juga penasaran apa lagi nih pertanyaan berikutnya. 

17.Have you ever kissed in the bathroom?
Pernah dong

18.Are you afraid of spiders?
Nggak lah... 

19.Would you go back in time if you were given the chance?
Nggak. Ngapain? Ntar ngubah masa depan pulak kayak di film-film, hahaha. Masa lalu menjadikanku ada sebagaimana aku ada sekarang. 

20.Where was the last place you kissed someone?
Tempat tidur 😁 Hayooo... Mikir macam-macam kan? 

21.What are your plans for this weekend?
Tidur. Baca buku. Nonton film India. 

22.Want to have kids? How many?
Yes. Dua. Lah, dah gak mungkin kok nambah. Lol. 

23.Do you have piercings? How many?
Dua, kuping kanan dan kiri. 

24.What is / are / were your best topics?Love, buku, anak-anak, parenting, homeschooling. 

25.Do you miss someone from your past?
Yes. Kangen Papah. 

26.What do you crave now?
Money. Hahahaha. 

27.Have you ever broken someone's heart?
Gak tahu. Kayaknya gak pernah deh. 

28.Have you ever been cheated on?
Pernah. Sering. Eh, kok mesake banget ya. Nggak sesering itu ah Meg. Jangan lebay. 

29.Have you made a boyfriend / girlfriend cry?
Pernah dong. #Eh, kok bangga. 

30.What irritates you now?
Orang yang sok tahu. 

31.Anyone love you?
Ada dong. 

32.What's your favorite color?
Hitam,merah dan biru. 

33.Do you have trust issues? 
Maksudnya? 

34.Who / what was your last dream with?
Gak ingat. Lama gak mimpi, tidur nyenyak sampai pagi melulu ni dah beberapa minggu. 

35.Who was the last person you cried with?
Fani. 

36.Do you give second chances too easily?
Yes. 

37.Is it easier to forgive or forget?
Forgive. 

38.Is this year the best year of your life?
Yes. 

39.How old were you when you had your first kiss?
30.

40.Have you ever come out completely naked?
Gila. Nggaklah. 

41.Favorite food?
Sate. 

42.Do you think everything happens for a reason?
Pasti. 

43.What was the last thing you did before bed last night?
Naruh HP di tas. 

44.Is it ok to cheat sometime?
Errr....🙄

45.Are you bad? 
Kadang. 

46.How many people have you fought with?
Ngitung dulu 😅

47.Do you believe in true love? 
Yes. 

48.Favorite weather status?
Hujan. 

49.Do you like snow?
Yes. Walaupun gak pernah ngerasain langsung 🤣 Aneh kan? Tapi dulu waktu kecil ngayal naruh salju di mangkok dan kasih sirup kayaknya enak deh. Sekarang baru mikir, jorok ih 😅

50.Want to get married? 
Ya iya lah, kalau ngga ngapain aku merit. 

51.Is it cute when a boy / girl calls you baby?
Ih, kok geli ya. Merinding ngebayanginnya,hahaha.

52.What makes you happy?
Happy kids. 

53.Would you change your name?
Ngga. Ngapain? 

54.Would it be hard to kiss the last person you kissed?
No. 

55.Your best friend from opposite sex loves you, what do you do?
Hah? Siapa? 

56.Do you have a friend of the opposite sex you can act with altogether?
Ada. Dulu banget. Sekarang ma ga ada, mau dicincang suami apa? 

57.Who was the last person of the opposite sex you talked to?
Suamiku. 

58.Who was the last person he had a deep conversation with?
Suamiku lagi. 

59.Do you believe in soul mates?
Yes. 

60.Is there someone you would die for?
Ada.

Eh, dah habis pertanyaannya. Awal-awal kok berat banget jawabnya, tahu-tahu dah habis. Tapi aku bingung kok judulnya pertanyaan mengerikan sih ini. Mengerikannya di mana coba? 🙄🤔 Ya sudahlah.

Palangka Raya, 4 April 2021
-Mega Menulis-

Kisah Para Rasul 4

Kisah Para Rasul 4

Scripture
Kisah Para Rasul 4:20 (TB)  Sebab tidak mungkin bagi kami untuk tidak berkata-kata tentang apa yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar."

Observation
Sekalipun diancam, Yohanes dan Petrus tidak gentar malahan mengucapkan kalimat tersebut. Reminder buatku bahwa bersaksi tentang Kristus adalah kehormatan. Tidak semua orang mengalami Kristus dan bagian kita yang mengalami Dia adalah bersaksi.

Aplication
Sediakan waktu untuk bersaksi, ambil setiap kesempatan yang ada untuk mejadi saksi Kristus Meg! Jangan mencuri kemuliaanNya.

Prayer
Tuhan, hidupku adalah bagi kemuliaanMu. Jangan biarkan aku melewatkan setiap kesempatan untuk bersaksi. Amin.
Gratitude Journal
3 April 2021

1. Bersyukur bisa dapat e-book dari adekku. 
2. Bersyukur pagi-pagi tertawa gara-gara mendengar percakapan mamahku dan adekku.
3. Bersyukur jalan pagi lagi bareng keluarga ke TK dan dapat 10.000 langkah lagi hari ini.
4. Bersyukur makan sate B2 yang enak banget.
5. Bersyukur bisa jalan ke Hypermart bareng Mama.
6. Bersyukur ada beberapa acara zoom yang aku ikuti hari ini.

Palangka Raya, 3 April 2021
-Mega Menulis-

Saturday, April 3, 2021

Atomic Habits (Bab 17)


Mitra akuntabilitas sangat menolong karena ada seseorang yang akan mengawasi setiap komitmen kita.

Jika ada kebiasaan yang sangat sulit kita lakukan atau tinggalkan, miliki mitra akuntabilitas yang tidak segan menegur kita. Orang ini harus bersedia menegur tanpa berkompromi pada apa yang telah menjadi komitmen kita, demikian pula kita harus bersedia menerima teguran dengan hati terbuka. 

Aku telah merasakan sendiri manfaat mitra akuntabilitas ini. Bertahun-tahun yang lalu aku menyambut ajakan seorang teman bergabung di WA grup akuntabilitas membaca Alkitab setiap hari. Setiap hari setiap anggota grup tersebut wajib menuliskan rhema dari pasal Alkitab yang dibaca, lalu absen nama di WA grup. Jika sehari saja tidak share rhema tanpa pemberitahuan alasan yang bisa diterima maka hari berikutnya harus double share dan dapat peringatan. Tiga kali peringatan dalam sebulan maka dianggap belum dapat berkomitmen dan harus keluar sementara dari grup. Sekarang, setiap hari bangun pagi maka yang pertama kali aku lakukan adalah membaca Alkitab. Ini sudah menjadi kebiasaan. 



Kontrak yang membuat kita harus membayar setiap pelanggaran komitmen memang menyakitkan tetapi efektif menjaga komitmen kita.
Seandainya kita harus membayar berat setiap pelanggaran komitmen yang telah kita buat maka kemungkinan kita akan berpikir ulang untuk melanggarnya. Sama seperti tilang yang harus dibayar mahal, membuat seseorang mau tidak mau, suka atau tidak suka, berusaha memenuhi aturan berlalu lintas. 

Baru saja aku mengobrol dengan suami dan berkata, seandainya aku harus membayar lima puluh ribu rupiah ke dia setiap aku membuat Indomie di rumah, mungkin aku gak akan kecanduan Indomie lagi. Dan disambutnya dengan berkata, asal gak makan di kantor juga ya. O iya ya, hahahaha. Kontrak apapun memerlukan komitmen dan kejujuran kita. Tanpa itu, kontrak tidak akan efektif. 

Palangka Raya, 31 Maret 2021
-Mega Menulis-

Friday, April 2, 2021

Kisah Para Rasul 3, Amsal 14

Kisah Para Rasul 3

Scripture
Kisah Para Rasul 3:13 (TB)  Allah Abraham, Ishak dan Yakub, Allah nenek moyang kita telah memuliakan Hamba-Nya, yaitu Yesus yang kamu serahkan dan tolak di depan Pilatus, walaupun Pilatus berpendapat, bahwa Ia harus dilepaskan. 

Observation
Petrus tidak mau mencuri kemuliaan Allah, Dia bersaksi tentang Yesus setelah melihat banyak orang yang mengagumi mereka setelah ia menyembuhkan orang lumpuh. Reminder bahwa segala hal baik yang terjadi di dalamku dan melaluiku adalah pekerjaan Tuhan, jadi tidak perlu memegahkan diri. Jadikan ini kesempatan memuliakan Tuhan.

Aplication
Allahlah yang mengerjakan segala hal baik di dalamku menurut kemauan dan kerelaannya. Aku harus memuliakan Dia dalam segala lakuku.

Prayer
Tuhan, segala hormat dan kemuliaan hanya bagiMu atas segala hal baik yang terjadi dalam hidupku. Terima kasih Tuhan. Amin.

Amsal 14

Scripture
Amsal 14:3 (TB)  Di dalam mulut orang bodoh ada rotan untuk punggungnya, tetapi orang bijak dipelihara oleh bibirnya. 

Observation
Mulut seseorang bisa menyakiti dirinya sendiri namun bisa juga mendatangkan hal baik baginya. Bagaimana itu terjadi, tergantung cara kita menggunakan mulut kita. Apa yang dikeluarkan akan berbalik kepada kita dengan berlipat ganda. Saat kita mengatakan berbagai hal baik dan memberkati banyak orang, itu yang akan terjadi juga pada kita.

Aplication
Perkatakan yang baik, dan jangan sampai mulutku medatangkan derita bagi seluruh anggota tubuhku.

Prayer
Tuhan, tolong aku supaya mulutku ini hanya memperkatakan hal-hal yang membangun. Amin.
Gratitude Journal
2 April 2021

1. Bersyukur bisa jalan 10.000 langkah hari ini. Yay!
2. Bersyukur bisa ke rumah Mamahku. 
3. Bersyukur ikut perjamuan kudus. 
4. Bersyukur bisa tidur siang lama banget.
5. Bersyukur bisa makan masakan mamaku.
6. Bersyukur anak-anak senang diajak main di TK dekat tempat eyangnya.
7. Bersyukur malam ditraktir adekku mie goreng langganan kami.
8. Bersyukur bisa koordinasi untuk persiapan Paskah, hari Senin nanti.

Palangka Raya, 2 April 2021
-Mega Menulis-

Kisah Para Rasul 2, Amsal 14

Amsal 14

Scripture
Amsal 14:1 (TB)  Perempuan yang bijak mendirikan rumahnya, tetapi yang bodoh meruntuhkannya dengan tangannya sendiri. 

Observation & Aplication 
Ada dua perempuan, yang satu bijak, yang satu bodoh. Yang satu mendirikan rumahnya, yang satu meruntuhkan rumahnya. Aku bebas memilih mau jadi yang mana. Setiap perempuan pasti berkata ingin menjadi perempuan bijak, tapi hanya sedikit yang mengusahakannya. 

Setiap menghadapi situasi apapun, aku perlu berpikir dan membayangkan, apakah yang akan dilakukan perempuan bijak? Lalu lakukan! Masalah utama perempuan adalah sebelum berpikir, emosi mengambil alih pikiran rasionalnya. Aku tidak boleh membiarkan itu terjadi. Aku harus berusaha untuk tetap tenang supaya bisa berpikir jenih dan tidak dikuasai emosi.

Prayer
Tuhan, tolong aku mengelola emosiku dengan baik supaya ga meruntuhkan rumahku sendiri. Amin.

Kisah Para Rasul 2

Scripture
Kisah Para Rasul 2:46 (TB)  Dengan bertekun dan dengan sehati mereka berkumpul tiap-tiap hari dalam Bait Allah. Mereka memecahkan roti di rumah masing-masing secara bergilir dan makan bersama-sama dengan gembira dan dengan tulus hati,

Observation
Bertekun adalah kata yang mungkin tidak disukai tapi inj adalah salah satu ciri jemaat mula-mula. Sebenarnya aku bukan orang yang tekun, tapi aku diingatkan kembali mengerjakan dengan tekun apapun yamg dipercayakan padaku. Belakangan juga aku dengar hukum 10.000 jam, pekerjaan yang dilakukan 10.000 jam akan menjadikan seseorang lihai.

Aplication
Aku mau tekun mengerjakan tanggung jawabku dan semakin dipercaya.

Prayer
Tuhan tolong aku supaya tekun dalam mengerjakan segala sesuatu sehingga nama Tuhan yang dimuliakan. Amin.


Gratitude Journal
1 April 2021 

1. Bersyukur hari ini gajian dan langsung dipotong untuk bayar kredit rumah.
2. Bersyukur bisa datang ke nikahan tetangga.
3. Bersyukur sudah beberapa hari ini berjalan kaki ke kantor.
4. Bersyukur bisa rapat untuk kegiatan Paskah di kantor dan bertemu dengan teman-teman yang seiman.
5. Bersyukur untuk keputusan blessing orang-orang yang sakit jiwa di sebuah panti.
6. Bersyukur usulan kenaikan pangkatku di BKN sudah disetujui, tinggal tunggu SK. 
7. Bersyukur anak-anak bisa terima walaupun gak jadi ke rumah eyangnya.

Palangka Raya, 1 April 2021
-Mega Menulis-

Sacred Influence (Chapter 10)

Mustahil bagi anda untuk hidup dengan seorang pria pemarah tanpa membuatnya marah. Di bab ini diceritakan tentang seorang isteri yang bingun...