.....apa saja yang terpikirkan,yang jadi perhatianku, kehidupanku, pengalaman(ku dan orang lain), apa yang kusukai, apa yang tidak kusuka,apa yang ingin kubagikan, apa yang menyentuhku,apa yang tidak ingin aku lupakan, yang menginspirasiku, yang menolongku, menguatkanku, dan berarti buatku.

Dan di atas segalanya, perjalananku bersama Yesusku, saat-saat aku belajar berjalan bersama-Nya, bergantung sepenuhnya kepada-Nya,menikmati pemeliharaan dan kasih-Nya yang sempurna atas hidupku.
google.com, pub-1767695080484840, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Friday, March 12, 2021

Atomic Habits (Bab 4)


Makin otomatis suatu perilaku, makin kecil kemungkinan kita memikirkannya secara sadar. Jika suatu kebiasaan tetap otomatis anda tidak bisa berharap memperbaikinya. Begitu kebiasaan menjadi otomatis, kita berhenti memberikan perhatian pada apa yang sedang kita lakukan.

Walaupun banyak hal sudah berjalan otomatis di dalam hidup, kita perlu tetap mempertahankan kesadaran tentang apa yang kita lakukan sehingga dapat tetap melakukan perbaikan terus-menerus. Perlu ada suatu sistem yang menolong memonitor dan mengevaluasi tindakan kita. Jangan sampai, saking otomatisnya sehingga kita terlena. Hal ini terutama berkaitan dengan kebiasaan buruk yang kita lakukan. 



Proses perubahan perilaku selalu dimulai dengan kesadaran. Anda perlu menyadari kebiasaan-kebiasaan anda sebelum dapat mengubahnya.

Bagaimana mengubah kebiasaan bahkan saat kita tidak sadar kita memilikinya?Kita perlu menyadari kalau sakit, baru bisa berobat untuk mencari pertolongan sehingga dokter bisa mendiagnosa penyakit dan memberikan terapi yang sesuai. Banyak hal yang otomatis kita lakukan, hal ini terbentuk tahunan. Kita tidak menyadarinya sampai saya bersinggungan dengan kebiasaan orang lain, misal kebiasaan buruk saya yang gak rapi dengan kebiasaan suami yang sangat pembersih. Dia memprotes saya yang cuek, ya bagaimana lagi, saya terbiasa cuek dan tidak peduli dengan detail. Begitu sadar, baru saya berusaha berubah.

Cara lain sebelum kita bersinggungan dengan orang lain adalah dengan membuat kartu skor kebiasaan untuk menolong mengenali kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan. Caranya, buat daftar kebiasaan sayalalu berikan tanda – (untuk kebiasaan baik), + (untuk kebiasaan baik), = (netral). Untuk lebih mudah mengidentifikasinya, kebiasaan baik adalah yang mendukung identitas yang kita inginkan.


Menunjuk dan mengumumkan meningkatkan kesadaran anda dari kebiasaan di bawah sadar ke tingkat lebih sadar dengan mengumumkan aksi-aksi anda.

Sistem yang dilakukan pada perkeretaapian Jepang sangat menginspirasi. Kondektur menunjuk dan mengumumkan apa yang diamatinya untuk mengurangi kesalahan . Ini supaya kondektur tidak melewatkan berbagai hal penting. Langkah yang perlu dilakukan untuk mengubah kebiasaan buruk adalah : TUNJUKKAN DAN UMUMKAN. Kita perlu mengatakan tindakan yang akan kita lakukan lalu mengatakan dengan keras konsekuensinya untuk mencegah kebiasaan buruk tersebut. Ini untuk menyadarkan diri supaya kemudian bisa membatalkan niat untuk melakukannya.




Palangka Raya, 11 Maret 2021

-Mega Menulis-

No comments:

Kisah Para Rasul 28, Amsal 27

Kisah Para Rasul 28 Scripture        Kisah Para Rasul 28:24 (TB)  Ada yang dapat diyakinkan oleh perkataannya, ada yang tetap tidak percaya....