.....apa saja yang terpikirkan,yang jadi perhatianku, kehidupanku, pengalaman(ku dan orang lain), apa yang kusukai, apa yang tidak kusuka,apa yang ingin kubagikan, apa yang menyentuhku,apa yang tidak ingin aku lupakan, yang menginspirasiku, yang menolongku, menguatkanku, dan berarti buatku.

Dan di atas segalanya, perjalananku bersama Yesusku, saat-saat aku belajar berjalan bersama-Nya, bergantung sepenuhnya kepada-Nya,menikmati pemeliharaan dan kasih-Nya yang sempurna atas hidupku.

Friday, April 30, 2021

1 Tesalonika 2, Amsal 18

1 Tesalonika 2 

Scripture
1 Tesalonika 2:2 (TB)  Tetapi sungguhpun kami sebelumnya, seperti kamu tahu, telah dianiaya dan dihina di Filipi, namun dengan pertolongan Allah kita, kami beroleh keberanian untuk memberitakan Injil Allah kepada kamu dalam perjuangan yang berat.  

Observation
Paulus sama sekali gak mencuri kemuliaan Allah. Mudah buat orang berpikir Paulus dkk hebat, karena bahkan setelah dianiaya dan dihina, mereka tetap berani memberitakan Injil meski dengan perjuangan. Aku pun berpikir demikian. Tapi Paulus mengingatkan kalau SEMUA ADALAH PERTOLONGAN ALLAH. Segala kemuliaan adalah bagi Tuhan. Tuhan yang menngerjakan segala sesuatunya. Tuhan yang menolong. Tuhan yang memampukan. Semua bukan karena kuat dan gagahnya.

Membaca kesaksian ini aku jadi berpikir, syukurlah Paulus menulis demikian. Jadi kita yang membaca dikuatkan dan memiliki keyakinan kalau Allah saja yang berkarya di dalamku dan melaluiku. Dengan kemampuanku, dengan karakterku, aku gak akan sanggup seperti Paulus. Ya memang gak akan sanggup kalau bukan Tuhan yang mengerjakan.

Aplication
Setiap karya baik dan kemampuan menanggung apa yang kutanggung dalam hidup adalah karya Tuhan. Aku mau kembalikan semua bagi kemuliaanNya.

Prayer
Tuhan, aku bersyukur hidupku ada sebagaimana ada aku sekarang. Jangan biarkan aku mencuri kemuliaanMu Tuhan. Biarlah aku selalu mengingat kalau Engkau lah yang mengerjakan dan gak pernah terlambat menolongku. Amin.

Amsal 18

Scripture 
Amsal 18:7 (TB)  Orang bebal dibinasakan oleh mulutnya, bibirnya adalah jerat bagi nyawanya. 

Observation
Kemarin karena capek dan tekanan pekerjaan, keluarlah aslinya mulutku yang pedes. Saat seorang teman mengatakan sesuatu yang membuatku kesal, otomatis aku langsung mengeluarkan 'kata mutiara'. Duh, menyesal sekali karena aku jadi bebal saat itu. Bodoh sekali aku kok bisa mengeluarkan pernyataan seperti itu.

Aplication
Aku harus lebih menjaga mulutku supaya gak terus bodoh. Lebih baik diam daripada berkata-kata saat sedang emosi.

Prayer
Tuhan, tolong aku supaya terus berjaga-jaga atas lidahku. Amin.
Gratitude Journal
29 April 2021

1. Bersyukur pagi ini jalan dan aku menyadari anak-anak gak banyak mengeluh capek atau panas, mereka mulai menikmati acara jalan kaki kami.
2. Bersyukur Sara bangun dengan tersenyum, biasanya dia uring-uringan kalau bangun pagi.
3. Bersyukur walaupun hectic di kantor karena deadline pekerjaan bisa tetap tenang dan menyelesaikannya.
4. Bersyukur pekerjaanku memberi kontribusi dalam evaluasi ZI.
5. Bersyukur siang dapat pinjaman motor jadi bisa pulang sebentar untuk makan.
6. Bersyukur pulang kantor dijemput suami dan anak-anak jadi bisa jalan bareng dan belanja lauk.

Palangka Raya, 29 April 2021
-Mega Menulis-

No comments:

1 Korintus 5, Amsal 20

1 Korintus 5 Scripture 1 Korintus 5:12 (TB)  Sebab dengan wewenang apakah aku menghakimi mereka, yang berada di luar jemaat? Bukankah kamu h...