.....apa saja yang terpikirkan,yang jadi perhatianku, kehidupanku, pengalaman(ku dan orang lain), apa yang kusukai, apa yang tidak kusuka,apa yang ingin kubagikan, apa yang menyentuhku,apa yang tidak ingin aku lupakan, yang menginspirasiku, yang menolongku, menguatkanku, dan berarti buatku.

Dan di atas segalanya, perjalananku bersama Yesusku, saat-saat aku belajar berjalan bersama-Nya, bergantung sepenuhnya kepada-Nya,menikmati pemeliharaan dan kasih-Nya yang sempurna atas hidupku.
google.com, pub-1767695080484840, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Saturday, April 10, 2021

Kisah Para Rasul 10, Amsal 15

Kisah Para Rasul 10

Scripture
Kisah Para Rasul 10:24 (TB)  Dan pada hari berikutnya sampailah mereka di Kaisarea. Kornelius sedang menantikan mereka dan ia telah memanggil sanak saudaranya dan sahabat-sahabatnya berkumpul.

Observation
Kornelius sungguh seseorang yang tulus hati. Saat mendapat kesempatan mendengarkan firman Tuhan, dia memanggil sanak saudara dan sahabatnya untuk berbagi hal tersebut. Mengundang orang lain ke rumah kita untuk mendapatkan firman Tuhan menurutku adalah hal yang luar biasa. Gak mudah lo. Sebagai tuan rumah ia menyediakan rumahnya sebagai tempat pemberitaan Injil. Wow. 

Aku kebayang repotnya 'mengundang' orang lain, harus membersihkan rumah, menyiapkan tempat, menyediakan makanan minuman dan membereskannya setelah mereka pulang. Ini pasti mengganggu rutinitas di keluarga. Buat aku yang introvert, membayangkannya saja sudah melelahkan. Tapi Kornelius gak memperhitungkan untung rugi hal tersebut dan dengan sukacita melakukannya.

Aplication
Aku mau belajar bertindak dan punya hati yang tulus seperti Kornelius.

Prayer 
Tuhan, Tuhan tahu hatiku. Tidak mudah melakukan yang Kornelius lakukan, tapi aku mau melakukannya. Mampukan aku berbagi dan mengundang orang lain masuk dalam kehidupanku dengan ketulusan yang sama seperti Kornelius. Amin.

Amsal 15

Scripture
Amsal 15:12 (TB)  Si pencemooh tidak suka ditegur orang; ia tidak mau pergi kepada orang bijak. 

Observation
Pencemooh dan orang bijak. Ada 2 jenis orang di ayat ini. Aku berpikir, kalau Pencemooh tidak suka ditegur orang dan tidak mau pergi kepada orang bijak lalu bagaimana dia akan mendapat masukan? Tentu saja tidak akan! Wong dia gak mau ditegur dan hidup dekat dengan orang bijak kok. Padahal menegur itu bukan hal yang mudah, ada resiko yang akan diambil, hubungan bisa menjadi renggang. Pendeknya, butuh keberanian dan kasih yang besar untuk menegur. 

Aplication 
Aku diingatkan supaya menjadi orang yang bersedia menerima teguran. Sebaliknya, menegur butuh keberanian, hikmat dan kasih yang besar. 

Prayer 
Tuhan, mampukan aku menerima teguran dengan hati yang lapang dang kesediaan untuk berubah. Berikan aku keberanian, hikmat dan kasih saat menegur seseorang. Amin.
Gratitude Journal
9 April 2021

1. Bersyukur jalan pagi bareng bocah mereka senang karena bisa lihat monyet dan bebek.
2. Bersyukur bisa senam bareng di kantor.
3. Bersyukur dapat blessing kue dari istrinya temanku.
4. Bersyukur hari ini tinggal masak sayur doang.
5. Bersyukur bisa nulis dan posting di blog.
6. Bersyukur tunkin bulan ini masuk.
7. Bersyukur menamatkan satu kursus lagi di Unparplus.id.
8. Bersyukur walaupun lembur, berarti aku masih punya pekerjaan. 
9. Sempat merepet dan nyemprot anak-anak, bersyukur nyadar, lalu bertekad untuk mindful dan gak mengikuti mood. Mulai baca buku cerita buat bocah dan mereka hepi banget.

Palangka Raya, 9 April 2021
-Mega Menulis-

No comments:

Roma 10, Amsal 25

Roma 10 Scripture Roma 10:17 (TB)  Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.  Observation Apa yang aku dengar...