.....apa saja yang terpikirkan,yang jadi perhatianku, kehidupanku, pengalaman(ku dan orang lain), apa yang kusukai, apa yang tidak kusuka,apa yang ingin kubagikan, apa yang menyentuhku,apa yang tidak ingin aku lupakan, yang menginspirasiku, yang menolongku, menguatkanku, dan berarti buatku.

Dan di atas segalanya, perjalananku bersama Yesusku, saat-saat aku belajar berjalan bersama-Nya, bergantung sepenuhnya kepada-Nya,menikmati pemeliharaan dan kasih-Nya yang sempurna atas hidupku.

Wednesday, April 21, 2021

New Habit : Jalan Kaki

Beberapa waktu yang lalu, aku memenuhi tantangan #30DaysLovingMyselfLIKE #MegaRambangJalanKakiBarengLIKE Jadi selama 30 hari aku jalan kaki dengan target 10.000 langkah setiap hari. Lumayan tuh kalau dikonversikan kurang lebih 7 km. Akakakakak. Ternyata aku sanggup lo, walaupun gak full 30 hari berjalan 10.000 langkah, tapi sempat beberapa kali dapat 10.000 langkahnya, hehehe. Bangga deh dengan diri sendiri, ternyata aku cukup konsisten. Ecieee... 

Aku mengajak suami dan bocah-bocah jalan juga. Gayung bersambut. Mereka mau dan senang. Masalahnya adalah, mereka baru bangun jam 5-5.30 pagi. Jadi kalau aku mau mencapai 10.000 langkah aku harus mulai berjalan paling nggak jam 4,lalu lanjut jalan bareng mereka. Karena jalan sama bocah, paling cuma bisa dapat 2000-3000 langkah. Lah, padahal sebelum jalan aku saat teduh dulu, buat jurnal, dll. Mau bangun jam berapa? Mulailah aku mengeluh ke suamiku. Lalu dia bilang, "Emang harus 10.000 langkah itu selesai pagi? Kan itu totalan jalan sehari?" Hatiku gak terima awalnya, kapan lagi aku jalan selain pagi? Pulang kantor jam 4 dah tepar. Ya kan bisa jalan-jalan di kantor, kata suamiku lagi. Bo,aku di kantor kan kerja, bukan jalan. PLAK. Alasan. Padahal aslinya mager kalau dah di kantor. Hihihi. 
Lalu, aku mikir dong, sebenarnya bagus nih jalan kaki bareng keluarga. Ada kesempatan memperkuat bonding sama anak dan suami, bisa ngobrol bareng mereka, untuk kesehatan juga, terus pola kegiatan anak jadi terjadwal (Pulang jalan, gak lama pasti makan. Terus karena jalan kaki pagi, siangnya mereka tidur siang. Belum lagi bisa membangun kebiasaan bangun pagi anak). Kalau 10.000 langkah sendiri aku cuma ngeluh-ngeluh ujung-ujungnya, ngapain kan? 

Akhirnya aku gak memaksakan diri menargetkan 10.000 langkah setiap hari. Aku bisa berjalan setiap hari dengan konsisten pun sudah bagus, targetku yang penting bergerak. Aku mulai realistis, ngapain jalan rutin 10.000 langkah kalau aku cuma kecapekan, kurang tidur dan gak punya quality time bareng keluarga. Morning routineku sendiri sudah padat (sate, baca buku, membuat narasi, masak, dll) 😅 Targetku minimal 6000 langkah saja sekarang. Kalau gak tercapai ya sudah, hehehehe. Biasanya kalau pagi bisa dapat 3000 langkah pas jalan bareng keluarga atau jalan bareng keluarga pagi sore, lalu 2x pp ke kantor jalan kaki udah tembus tu 6000 langkah (dengan catatan ). Nah, Kalau libur baru bisa tuh dapat 10.000🤭

Sekarang terasa lebih mudah untuk jalan kaki tiap hari karena sudah aku sertakan pada aktivitas rutin tiap hari:
-Pagi dan sore jalan bareng sekeluarga keliling-keliling kompleks. Ini kalau gak aku lakukan, suami dan bocah-bocah yang nagih, hahaha. Jadi komitmen lumayan terjagalah. Kecuali kalau sore jalannya pakai motor, akakakak. Kadang bocah pengen jalan pakai motor. 
-Ke kantor aku jalan kaki (pagi ke kantor, jam makan siang pulang ke rumah, habis makan siang ke kantor lagi, pulang kantor jalan lagi). Lumayan 4 kali perjalanan. Sepuluh menitan sekali jalan, sambil mendengarkan podcast. Gak terasa lo. 
-Kalau lagi gak males gerak, aku mengambil minum di kantor ke galon di lantai satu. Sesekali buang air kecil si lantai satu (ruanganku di lantai 2). Kalau gak males yaaaa... Akakakak. 

Dengan begini jadi gak berasa harus mengalokasikan waktu khusus. Kan aku memang harus ke kantor, cuma yang biasanya naik motor jadi jalan kaki. Berat? Di awal doang sih. Sama paa siang-siang tu kan naujubilah panasnya, hahahaha. Tapi lumayan dah terbiasa kok. 

Aku harus terus ingat. Start small aja, yang penting rutin. Manfaatnya sih jalan buat aku lumayan jadi habit sekarang. Aslinya kan aku mageran banget 😂 Sekarang  malah senang tiap ada momen bisa jalan, bisa nambah pencapaian di aplikasi, akakakak. Teutep ya, senang sesuatu yang terukur 😁

Kalau pun gak sempat jalan bareng keluarga ya minimal ke kantor pasti jalan. Mosok gak ngantor? Kalau hujan? Pernah seharian hujan, akhirnya aku jalan mondar-mandir di dalam rumah, hahahaha. Dari WC, dapur, ruang keluarga, ruang tamu, teras, bolak-balik entah berapa puluh atau ratus kali. Sambil dengerin podcast atau hapalin ayat, mondar mandir setengah jam lebih, demi jalan. Biar gak stop aja habit yang sudah dibangun 😅 Sayang rasanya berhenti setelah memulai sejauh ini. Kalau lagi males jalan, aku 'memaksa diri' dengan bilang:dua menit aja jalan Meg. Pas dimulai pasti lebih kok dari dua menit 😂😅 Manfaat jalan pagi buat anak-anak lebih banyak lagi. Lain kali deh aku share.

Palangka Raya, 20 April 2021
-Mega Menulis-

No comments:

1 Korintus 5, Amsal 20

1 Korintus 5 Scripture 1 Korintus 5:12 (TB)  Sebab dengan wewenang apakah aku menghakimi mereka, yang berada di luar jemaat? Bukankah kamu h...