.....apa saja yang terpikirkan,yang jadi perhatianku, kehidupanku, pengalaman(ku dan orang lain), apa yang kusukai, apa yang tidak kusuka,apa yang ingin kubagikan, apa yang menyentuhku,apa yang tidak ingin aku lupakan, yang menginspirasiku, yang menolongku, menguatkanku, dan berarti buatku.

Dan di atas segalanya, perjalananku bersama Yesusku, saat-saat aku belajar berjalan bersama-Nya, bergantung sepenuhnya kepada-Nya,menikmati pemeliharaan dan kasih-Nya yang sempurna atas hidupku.
google.com, pub-1767695080484840, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Thursday, May 20, 2021

Cerita Aesop untuk Anak-anak

Ilustrasi di dalam buku ini ada walaupun gak terlalu banyak. Buatku yang suka membaca atau mendengar dongeng-dongeng di masa kecil, rasanya seperti nostalgia saat membacanya, ada beberapa yang sering kudengar, ada banyak juga yang baru. Ya iya lah, ada 147 cerita pendek dengan aneka tema dan tokoh di sini, kebanyakan binatang sih. 
Beberapa kata terasa asing, mungkin karena jarang didengar sehari-hari. Lah, tapi karena anak-anak memang baru mengenal kata, ini malahan kesempatan memperkenalkan kata-kata tersebut kan? Mereka gak akan bingung karena memang gak pernah mendengar kata-kata itu. Semua kata kan seperti baru bagi mereka di usia dini. Berbekal pemikiran seperti itu, aku mulai bacakan buat mereka. Walaupun sejujurnya tetap ada pemikiran, mereka ngerti gak ya. Wakakakak. Beriman sajalah mereka mengerti. 
Hasilnya, Sara dan Sofia sama, saat mendengar kata yang baru, mereka mengulangnya berkali-kali sambil tertawa. Lucu mungkin bunyinya bagi mereka. Biasanya kalau sudah begitu, aku tanyakan ke mereka tentang kata tersebut, lalu aku jelaskan. 

Sara suka dan sering berkata mau baca buku ini. Dia belum bisa membaca, ujung-ujungnya dia menceritakan karangan bebasnya beerdasarkan ilustrasi dan ingatannya saat dibacakan. Puji Tuhan. Sofia? Dia lebih memilih dibacakan Totto-chan, aneh kan ya? Padahal kan di sini lebih singkat ceritanya. Ya sudahlah, seleranya beda dengan kakaknya. Yang jelas, aku dan suami suka juga baca buku ini dan bergantian membacakannya untuk anak-anak.

Cerita di buku ini gak jelas sebenarnya pendekatan moralnya menurutku, gak ada tokoh yang benar-benar antagonis atau sebaliknya. Setiap kisah ada hikmahnya masing-masing. 
Walaupun di setiap akhir ceritanya ada pesan moral yang tertulis, aku merasa, pesan moral tersebut terkadang beda dengan yang aku dapat dalam ceritanya. Penulis membebaskan setiap pembaca berimajinasi tentang apa yang ingin disampaikan melalui cerita tersebut. Jadi, aku juga mulai membiarkan benak anak-anak mencerna sendiri maksud ceritanya, aku gak membacakan pesan moral yang tertulis tersebut. Terkadang waktu aku yang membacakan, aku tanya ke suami menurut dia apa sih yang disampaikan di cerita ini. Bisa beda lo dengan yang aku dapat. Seru kan? 

#bacaanMega #bukurekomendasi #nenekhebatdarisaga #bukufavorit #reccomendedbook #bukuanak

⭐⭐⭐⭐⭐

Palangka Raya, 20 Mei 2021
-Mega Menulis-

No comments:

Roma 10, Amsal 25

Roma 10 Scripture Roma 10:17 (TB)  Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.  Observation Apa yang aku dengar...